Anda di halaman 1dari 32

ANALISIS FARMASI

KROMATOGRAFI GAS

OLEH :
KELOMPOK 2

AMALIA (O1A1
15 005)
DAYATRIANA MUTHALIB (O1A1 15 014)
DEWA GEDE OKA RAHANGGA (O1A1 15 015)
HARFINA (O1A1
15 024)
IIS AYU NISPAWATI (O1A1 15 029)

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HALU OLEO
Pokok Bahasan

Pengertian GC
Prinsip dan Mekanisme
Kerja GC
Komponen Peralatan GC

Jenis-Jenis GC

Keuntungan dan
Kerugian GC
Hasil Review
PENGERTIAN
KROMATOGRAFI GAS
Kromatografi Gas
merupakan teknik
pemisahan yang mana
solut-solut yang mudah
menguap dan stabil
terhadap panas
bermigrasi melalui
kolom yang
mengandung fase diam
dengan suatu kecepatan
yang tergantung pada
rasio distribusinya.
PRINSIP DAN MEKANISME KERJA
KROMATOGRAFI GAS
Prinsip GC

Prinsip kerja dari kromatografi gas yaitu solut


akan terelusi berdasarkan pada peningkatan titik
didihnya dan Fase gerak yang berupa gas akan
mengelusi solut dari ujung kolom lalu
menghantarkannya ke detektor.

Hanya dapat digunakan untuk mendeteksi


senyawa-senyawa yang mudah menguap
Mekanisme Kerja
KOMPONEN PERALATAN
KROMATOGRAFI GAS
1. Fase Gerak
(Gas Pembawa)
GAS PEMBAWA DETEKTOR
Hidrogen Hantar panas
Hantar panas
Ionisasi nyala
Helium
Fotometri nyala
Termoionik
Ionisasi nyala
Tangkap electron
Nitrogen
Fotometri nyala
Termoionik
Argon Ionisasi nyala
Argon + metana 5 % Tangkap Elektron
Karbon dioksida Hantar panas
2. Ruang Suntik
(Inlet)

Ruang suntik berfungsi


untuk menghantarkan
sampel ke dalam aliran
gas pembawa.
Penyuntikan sampel
dapat dilakukan secara
manual atau secara
otomatis.
3. Kolom

Kolom Kemas

Kolom Kapiler
4. Detektor

2. Detektor Ionisasi Nyala (Flame


Ionization Detektor = FID)

1. Detektor Hantar Panas (Thermal


conductivity Detector = TCD)

3.Detektor Tangkap Elektron


(Electron Capture Detector =ECD
4.Detektor Nitroge-Fosfor (Nitrogen
Phosphorous Detector = NPD)
5. Detektor Spektrometer Massa

6. Detektor Kondiktivitas Elektrolit

7. Detektor Foto-Ionisasi
5. Komputer

Komputer dalam sistem


peralatan GC berfungsi
sebagai digitalisasi sinyal
detektor.
JENIS - JENIS
KROMATOGRAFI GAS
Kromatografi Kromatografi
Gas Cair Gas Padat
Fase diam
yang
digunakan Fase diam yang
adalah cairan digunakan
yang diikatkan adalah padatan
pada suatu (kadang-kadang
polimerik),
pendukung mekanisme
sehingga solut penyerapannya
akan terlarut adalah adsorbsi
dalam fase
diam
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
KROMATOGRAFI GAS
Analisisnya cepat
Efisien dengan tingkat resolusi Sensitif
tinggi
Analisis kuantitatif yang sangat akurat
Keuntungan Untuk sampel beerukuran kecil
Relatif sederhana

Hanya bisa untuk bahan yang mudah menguap.


Tidak cocok untuk sampel labil termal
Cukup sulit untuk sampel preparatif yang besar
Kerugian Memerlukan spektroskopi, biasanya spektroskopi
massa, untuk konfirmasi Identitas puncak
REVIEW JURNAL
GC-MS Analysis Of Leaf, Fruits
and Latex of Croton
bonplandianum Baill
Tanaman Croton bonplandianum Baill berasal dari
family Euphorbiaceae yang tersebar di Negara-
negara seperti Paraguay, Bolivia, Brazil dan India
yang banyak digunakan sebagai tanaman obat
termasuk untuk insektisida, antibakteri, antijamur,
antioksidan, analgesik dan sebagainya.
Sistem Peralatan

GC-MS : Elmer Clarus 500


Kolom : kapiler elit5MS
Gas Pembawa : Helium
Volume Injeksi : 2 L
Suhu Injektor : 250C
Suhu S. Pengion : 200C
Suhu detektor : 280C
Program MS memiliki NIST versi basis data 2.0
Perpustakaan Institut Nasional Standar dan Teknologi yang
memiliki lebih dari 2.000.000 pola untuk indentifikasi
komponen kimia C. Bonplandianum dimana nama, berat
molekul dan struktur komponen dari bahan dapat diketahui
Prosedur Kerja

1. Pengambilan Sampel

Dicuci Dihaluskan dan disimpan


terpisah dan dalam wadah kedap udara
Daun dan disterilkan
buah

Getah disimpan ke
Ditekan
Disentrifugasi 5000 dalam wadah dan
dan
ppm selama 15 menit disimpan dalam
diremas
suhu 4C
Pucuk
daun
2. Preparasi Sampel

25 g bubuk daun
dan buah tanaman 10 mL Getah C.
C. Bonplandianum Bonplandianum

Direndam terpisah
dalam 60 mL etanol Dicampur dalam 90
mL etanol pada suhu
pada suhu kamar kamar dan disimpan
selama 12 jam dibotol selama 3 jam

Disaring dan terkonsentrasi secara terpisah


melalui pembilasan nitrogen untuk 1 mL.

2 L dari tiap sampel akan disuntikkan ke


dalam instrument GC-MS untuk dianalisis
Hasil Analisis
Hasil Analisis
Hasil Analisis
Kesimpulan

Kesimpulan menyeluruh dari jurnal yaitu


telah ditemukan 21 senyawa berbeda dari
berbagai bagian tanaman C. bonplandianum
yang dianalisis dimana 5 senyawa ditemukan
di daun, 1 senyawa ditemukan di getah dan
15 senyawa ditemukan di buah.