Anda di halaman 1dari 9

Kelompok 3

Bayu Dwi P.
Ditta Fazriati
Hendrik Sanjaya
Gumilar Yoga W.
Kiki Holilah
M. Rifky Al-Ghifari
Sepsis sering didefinisakan sebagai
adanya mikroorganisme patogenik
atau toksinnya berada di dalam aliran
darah. (Hudak&Gallo, 1996)

Sepsis adalah suatu keadaan ketika mikroorganisme


menginvasi tubuh dan menyebabkan respon inflamasi
sitemik. Respon yang ditimbulkan sering
menyebabkan penurunan perfusi organ dan disfungsi
organ. Jika disertai dengan hipotensi maka dinamakan
Syok sepsis. ( Linda D.U, 2006)
Sepsis bisa disebabkan oleh mikroorganisme yang sangat
bervariasi, meliputi bakteri aerobik, anareobik, gram positif,
gram negatif, jamur, dan virus (Linda D.U, 2006)
Bakteri gram negative yang sering menyebabkan sepsis
adalah E. Coli, Klebsiella Sp. Pseudomonas Sp, Bakteriodes
Sp, dan Proteus Sp.
Menurut buku pedoman Integrated Management of Childhood Illnesses
tahun 2000 mengemukakan bahwa kriteria klinis Sepsis Neonatorum
Berat bila ditemukan satu atau lebih dari gejala-gejala berikut ini:
1. Suhu tubuh yang tidak stabil
2. Laju nadi > 180 x/mnt atau < 100 x/mnt
3. Laju nafas > 60 x/mnt dengan retraksi/desaturasi oksigen
4. Letargi
5. Intoleransi glukosa (plama glukosa > 10 mmd/L)
6. Intoleransi minum
7. Tekanan darah sistolik < 50 mmHg (bayi usia 1 hari)
8. Tekanan darah sistolik < 65 mmHg (bayi usia < 1 bulan)
9. Pengisian kembali kapiler/capilary refill > 3 detik
1. Kultur (luka, sputum, urin, darah) yaitu untuk
mengidentifikasi organisme penyebab sepsis
2. SDP : Ht Mungkin meningkat pada status
hipovolemik karena hemokonsentrasi
3. Trombosit : penurunan kadar dapat terjadi karena
agegrasi trombosit
4. GDA : Alkalosis respiratosi dan hipoksemia dapat
terjadi sebelumnya.
5. EKG : dapat menunjukkan segmen ST dan
gelombang T dan distritmia menyerupai infark
miokard
1. Resusitasi
2. Eliminasi sumber infeksi
3. Terapi antimikroba
4. Terapi suportif
5. Modifikasi respons inflamasi
1. ARDS
2. Koagulasi intravaskular diseminata
3. Acute Renal Failure (Chronic Kidney Disease)
4. Perdarahan usus
5. Gagal hati
6. Disfungsi sistem saraf pusat
7. Gagal jantung
8. Kematian