Anda di halaman 1dari 21

Kelompok 5

DEFENISI

Sexual harassment adalah segala


sesuatu hal yang berkonotasi
atau mengarah pada hal-hal
seksual yang dilakukan secara
sepihak dan tidak di inginkan
oleh pihak lain yang menjadi
sasaran
Main mata atau pandangan yang menyapu
tubuh, biasanya dari atas kebawah bak
mata keranjang penuh nafsu.
Siulan nakal dari orang yang dikenal atau
tidak dikenal.
Bahasa tubuh yang dirasakan melecehkan,
merendahkan dan menghina.
Komentar yang berkonotasi seks. Atau
kata-kata yang melecehkan harga diri,
nama baik, reputasi atau pencemaran nama
baik.
Mengungkapkan gurauan-gurauan bernada
porno (humor porno) atau lelucon-lelucon
cabul.
Bisikan bernada seksual
Menggoda dengan ungkapan-ungkapan bernada penuh hasrat.
Komentar/perlakuan negatif yang berdasar pada gender.
Perilaku meraba-raba tubuh korban dengan tujuan seksual:
a) Cubitan, colekan, tepukan atau sentuhan di bagian tubuh
tertentu.
b) Meraba tubuh atau bagian tubuh sensitif..
c) Menyentuh tangan ke paha.
d) Menyentuh tangan dengan nafsu seksual pada wanita
e) Memegang lutut tanpa alasan yang jelas
f) Menyenderkan tubuh ke wanita
g) Memegang tubuh, bagian tubuh lain dan dirasakan sangat
tidak nyaman bagi korban. h) Menepuk-nepuk bokong
perempuan
i) Berusaha mencium atau mengajak berhubungan seksual.
j) Mencuri cium dan kabur
k) Gerakan tertentu atau isyarat yang bersifat seksual
l) Ajakan berkencan dengan iming-iming
m) Ajakan melakukan hubungan seksual
10. Pemaksaan berhubungan seksual dengan iming-iming
atau ancaman kekerasan atau ancaman lainnya agar korban
bersedia melakukan hubungan seksual, dan
sebagainya.Perkosaan adalah pelecehan paling ekstrem
Penyimpangan Seksual
Mendapat kepuasan dengan
mengubah jenis kelamin
Mendapat kepuasan
bila melihat orang lain
berhubungan seksual
Merasa puas bila
memprtontonkan lat
kelaminnya kepada
lawan jenisnya
Merasa puas
bila dirinya
disiksa
Merasa puas bila
menyiksa orang
lain
Merasa puas bila
berhubungan
seksual dengan
anak anak
Mendapat
kepuasan bila ada
orang yang
melihatnya
berhubungan seks
Meras puas jika mengotori
simbol simbol yang menandai
wanita itu. Biasanya didasarkan
atas rasa benci
Merasa puas jika
mencuri benda benda
milik idolanya atau
milik lawan jenisnya
Laki-laki yang
menderita kelainan
frotteurism akan
mendapatkan kepuasan
seksualnya dengan cara
menggosok-gosokkan
alat kelaminnya ke
tubuh perempuan di
tempat umum seperti
di mobil atau kereta
tanpa persetujuan
perempuan tersebut.
ETIOLO
GI
Pengalaman pelecehan seksual dari
faktor biologik.
Peristiwa pelecehan seksual dari
faktor sosial budaya
Pengaruh pendidikan terhadap
pelecehan seksual
Keluarga dilihat dari faktor ekonomi
Timbulnya pelecehan seksual yang
diambil dari faktor pembelajaran
sosial dan motivasi.
PENATALAKSANAAN

Upaya pencegahan
Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum
dan minta maaf
Buat jurnal kejadian
Cari informasi tentang si peleceh dan orang-
orang sekitarnya
Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh,
bahwa anda tidak suka dengan perilakunya
Hubungi atasan atau pihak yang berwenang
atau yang mempunyai kedudukan, seperti
polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh
masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi.