Anda di halaman 1dari 16

Spondylosis

Lumbalis
MR RSUH ( 1/11/17)
by Kelompok 1

Pembimbing :
dr. Rahayu
Identitas Pasien
Nama: Tn. M
Usia: 53 tahun
Jenis Kelamin: Pria
Klinis: Trauma Vertebra
Foto Lumbosacral AP+Lateral
Alignment Pembentuk
lumbosacral intak, tidak tampak L1
L1
listhesis
Tampak Fraktur avulsi osteofit
pada aspek inferolateral CV L2
Tampak osteofit pada aspek
superoinferoanterior CV T11-L5
Mineralisasi tulang baik
Discus Intervertebralis kesan
baik
Jaringan lunak paravertebralis
kesan baik
Kesan:
L1 L1
Fraktur avulsi
osteofit pada
aspek inferolateral
CV L2
Sponylosis
Thoracolumbalis
DEFINISI
spine osteoarthritis yang disebabkan oleh proses
degenerasi sehingga mengganggu fungsi dan struktur
tulang belakang.
Spondylosis dapat terjadi pada level leher (cervical),
punggung tengah (thoracal), maupun punggung bawah
(lumbal).
FAKTOR RESIKO

Usia
Jenis kelamin
Riwayat trauma
Genetik
Obesitas
Pekerjaan
ANATOMI
PATOFISIOLOGI

Disfun Degenerasi diskus


gsi

Perubahan progresif dari diskus


Instabil Degenerasi facet joint
itas

Diskus semakin menyempit


Stabilisa
si
Osteofit
GEJALA KLINIS
Seringkali
asimptomatik

Low Back
Mati Rasa
Pain

Kelemahan
Motorik
Klasifikasi Spondilosis
Cervical (neck)
Anatomi yang complex dan gerakan yang
besar di leher membuat area tubuh ini rentan
terhadap perubahan degeneratif. Nyeri leher
disebabkan oleh spondilosis biasa terjadi.
Rasa sakit biasanya menjalar ke bahu atau
bawah lengan.
Thoracic (mid back)
Ada bagian torakal jarang terkena
disebabkan oleh pergerakan yang minimal,
sekiranya terkena akan menjadi kyphosis
Lumbar (low back)
Paling sering terkena di tulang belakang
lumbar disebabkan terbebanya dengan berat
badan. Biasanya rasa sakit di pinggang dan
lama kelamaan penderita akan sulit untuk
berjalan.
Gambaran Radiologi
Tampak OSTEOFIT /Spur Formation pada tepi corpus
vertebra
Foto Kasus

L1 L1
Gambaran Radiologi
TATALAKSANA
a) Medikamentosa
-NSAID,Analgesik non opioid dan
Analgesik opioid
-Nyeri ringan: NSAID/ analgesik non
opioid(parasetamol,aspirin,ibuprofen)
-Nyeri sedang: analgesik opioid
ringan(kodein)
-Nyeri berat: opioid(morfin)
b)Terapi Pembedahan
-defisit motorik
-operasi dekompresi,operasi
stabilisasi segmen gerak
yang tidak stabil
- kombinasi keduanya
c)Terapi Fisik
-Edukasi,Tirah
Baring,Latihan,Mobilisasi
Prognosis
Pada pasien yang sudah mengalami
degeneratif pada lumbalnya,namun sudah
tidak merasakan nyeri pada daerah
punggung bawah dalam waktu satu
minggu,maka kondisi pasien akan
membaik dalam waktu 3 bulan.(Bonam)