Anda di halaman 1dari 13

SINTESIS GARAM MOHR

KELOMPOK 2 :
JOHAR MAHFUDS
RISKA NUR FIRDA ANNISA
ELSA OKTIANA
USWATUN KHASANAH
LANDASAN TEORI

Garam Mohr merupakan garam rangkap


yang memiliki rumus (NH4)2Fe(SO4)6H2O
dengan bentuk fisik kristal berwarna
kehijauan.
Terbentuk dari reaksi antara besi (II) dan
asam sulfat dengan larutan ammonium.
Garam Mohr (NH4)2Fe(SO4)6H2O cukup
stabil terhadap udara dan terhadap
hilangnya air, sehingga dapat dijadikan
sebagai zat pengkalibrasi dalam
pengukuran magnetik dan analisis
volumetrik.
ALAT DAN BAHAN

ALAT
Cawan Porselin, spistur, kaki
tiga, pengaduk, corong kaca,
kertas saring, dan beaker glass

BAHAN
Asam Sulfat 20%
Ammonia 25%
Serbuk besi (Fe)
Aquades
SITASI

Salah satu contoh penggunaan garam Mohr adalah untuk


analisa kuantitatif dalam menentukan kadar klorida
pada air isi ulang, karena argentometri Mohr dapat
digunakan untuk menentukan kadar bromida dan
klorida. Titrasi dengan metode ini harus dilakukan
dalam suasana netral atau sedikit alkalis, oleh karena itu
sebelum dilakukan titrasi sampel harus dinetralkan
terlebih dahulu untuk meminimalisasi
kesalahannnya(Renny, 2012).
CARA KERJA

Mulai

Larutan A Larutan B
(H2SO4+Ammonia ) (Fe + H2SO4 )

dicampurkan

Didiamkan 1 hari pada


lemari es

Disaring dan
dimurnikan dengan air
panas

Dikeringkan dan
ditimbang

Selesai
Data Pengamatan

Warna dan bentuk H2SO4: cair, tak berwarna


Warna dan bentuk serbuk besi: padat, abu-abu
Warna dan bentuk NH3: cair, tak berwarna
Reaksi-reaksi:
H2SO4 (aq) + 2NH4OH (aq) (NH4)2SO4 (aq) + 2H2O (l)
Fe (s) + H2SO4 (aq) FeSO4 (aq) + H2 (g)
6H2O (l) + FeSO4 (aq) + (NH4)2SO4 (aq) (NH4)2SO4 [Fe
(H2O)6]SO4 (s)
Perhitungan berat garam Mohr teoritis: 12,271 gr
Berat garam Mohr yang dihasilkan: 2,1835 gr
Warna dan bentuk kristal garam Mohr: kristal biru
kehijauan
Rendemen garam Mohr hasil praktikum: 17,794%
PEMBAHASAN

Padapraktikumsintesisgaram Mohr ini, proses


mereaksikandilakukan di dalamlemariasamkarenab
bahan yang digunakanmerupakanbahan-
bahandengankonsentrasipekat yang
mudahterhirupolehpraktikan.
Pembuatanlarutan A, yaitumereaksikanasamsulfatd
ammonia
bertujuanuntukmenetralkanasamsulfatsehinggadip
andengan pH netral.Reaksi yang terjadi
23 () + 2 4 () (4 )2 4 ()
Pembuatanlarutan B,
yaitudenganmereaksikanserbukbesikedalam2 4 .
Pencampuranbesidanasamsulfatinimenimbulkanad
yang terbentukdansedikitserbukbesi yang larut. Ole
diperlukannyapemanasandanpengadukansehingga
at proses larutnyabesi. Reaksi yang terjadi
() + 2 4 () Fe4 () + 2 ()
Larutandisaringdalamkeadaanpanas,
karenajikadalamkeadaandinginlarutan
Fe4 akanmengkristaldanakanmenyatudenankontam
beradapadadasarwadah.
Pada pencampuran larutan A dan B dalam keadaan
panas, menghasilkan larutan berwarna kehijauan.
Larutan didinginkan sehingga terbentuk hablur-
hablur berwarna hijau muda. Reaksi yang terjadi

FeSO4 + (NH4)2SO4 + 6H2O (NH4)2Fe(SO4)2.6H2O

Proses ini disebut kristalisasi. Pendinginan


dilanjutkan di dalam lemari es sehingga terbentuk
kristal garam mohr, kemudian kristal dicuci dengan
air panas. Tujuannya adalah untuk mendapatkan
garam mohr yang murni. Proses pencucian ini disebut
rekristalisasi.
Dari proses sintesis garam mohr terlihat
bahwa garam mohr terbentuk dari gabungan
garam yaitu garam besi sulfat dan ammonium
sulfat.
Garam mohr yang dihasilkan dalam
percobaan kali ini adalah 2,1835 gr, sedangkan
menurut hasil perhitungan teoritis seharusnya
mencapai 12,271 gr. Sehingga kemurnian
garam mohr yang didapatkan hanya
sebesar 17,794% %.
KESIMPULAN

Garam Mohr dapat disintesis dengan reaksi besi, asam


sulfat dan ammonia.
Kristal garam mohr berbentuk monoklin berwarna biru
kehijauan.
Garam Mohr yang dihasilkan dalam percobaan kali ini
sebanyak 2,1835 gram. Namun secara teoritis, garam
Mohr yang harusnya didapat yaitu sebesar 12,271 gram.
Rendemen garam Mohr yang dihasilkan dalam percobaan
kali ini sebanyak 17,794% %.
TERIMAKASIH :)