Anda di halaman 1dari 22

PERBAIKAN DNA

Nining Puji Astuti 4401414063


Metty Oktari Andini 4401414084
Kerusakan DNA, Mutasi, dan
Mekanisme Mutasi
Perbaikan DNA pada Eukariotik
Perbaikan perubahan basa DNA

Directly reversal Base Excision Repair (BER)

Nucleotide Excision Repair


Mismatch Repair
(NER)
Directly reversal
1. Photolyases : membalikkan atau
membuang DNA yang
rusak akibat induksi sinar UV
2. Alkyltransferase : membalikan atau
membuang seperangkat
kerusakan DNA akibat
penambahan gugus alkil
pada atom O
3. Dioxygenase : membalikkan atau
membuang kerusakan DNA
akibat penambahan gugus
alkil pada atom N
Base Excision Repair (BER)
Terjadi eksisi (penghilangan/pemotongan) basa
dalam bentuk bebas

Diawali dengan hidrolisi ikatan N-glycocyclic yang


menghubungkan basa nitrogen dengan rantai
dioksi ribose fosfat (dikatalisis enzim DNA
glikosilase)

DNA glikosilase mengenal bentuk kerusakan


seperti basa yang tidak tepat atau terjadinya
salah pasang
Tahapan:
1. Pengenalan bagian
basa yang rusak
2. Eksisi
3. Sintesis perbaikan
4. ligasi
Tempat dimana basa lepas disebut situs
apurinic atau apirimidinic

Pemindahan atau pengeluaran apurinic site


(AP site) dilakukan oleh enzim AP
endonuklease yang dapat menghidrolisis
ikatan fosfodiester ujung 5 atau 3 dari setiap
AP site.
Nucleotide Excision Repair (NER)
Ditandai dengan adanya eksisi basa yang rusak
dalam fragmen oligonukleotida

Pemindahan nukleotida yang rusak sebagai


fragmen DNA mencapai 30 nukleotida

Enzim yang dapat menegenali kerusakan


akibat interaksi DNA dengan faktor lingkungan
adalah damage specific endonucleases
NER biasanya untuk memperbaiki kerusakan
yang dihasilkan oleh mutagen dan karsinogen
lingkungan yang dapat menyebabkan
perubahan struktur DNA yaitu helix-disorting
perturbation
Tahapan:
1. Pengenalan bagian basa
yang rusak dan
pembentukan 2 nick
pada sisi-sisi luka
2. Eksisi fragmen
oligonukleotida dan
terbentuk gap yang akan
diisi oleh repair
synthesis dengan
adanya aktivitas enzim
DNA polimerase
3. Ligasi
Mismatch Repair
Mismatch repair (Perbaikan yang tidak
berpasangan / ketidakcocokan)
Mismatch repair bertujuan untuk memperbaiki
kesalahan yang dibuat ketika replikasi.
Replicative errors dapat terjadi misal karena DNA
polimerase tidak mengkopi cetakan ( templete)
secara akurat.
Mekanisme perbaikan mismatch ini mendeteksi
terlebih dahulu pasangan basa yang tidak cocok
(matched) atau tidak berpasangan dengan
benar.
Model koreksi salah
pasangan DNA
setelah replikasi
Dikemukakan oleh
wagner-Meselson
Protein-protein yang
spesifik memindai
DNA yang baru
dibentuk
menggunakan
metilasi adenine di
dalam sekuens GATC
sebagai titik
referensi.
Jika ditemukan ketidakcocokan atau lengkung
kecil, suatu GATC endonuklease memotong
untai yang mengandung mutasi di tempat
yang berkorespondensi dengan GATC.
Suatu eksonuklease kemudianmencerna untai
ini dari GATC dan melalui mutasi sehingga
DNA yang cacat tersebut dapat dibuang.
Segmen DNA yang membawa basa yang salah
dibuang, sehingga terdapat celah (gap) di
dalam untai DNA.
Dengan bantuan enzim polymerase celah ini
akan diisi oleh segmen baru yang membawa
basa yang telah diperbaiki, yang kemudian
dilekatkan dengan bantuan enzim ligase.
Pengukuran terjadinya koreksi salah pasangan
basa dapat dilakukan dengan molekul
heterodupleks yang biasanya berasal dari fage.
Pada eukariotik sinyal untuk membedakan
pita DNA induk dengan pita DNA anakan
adalah oleh adanya nick atau gap single strand
pada DNA replikasi yang baru.
Defisiensi Repair dan Penyakit Pada
Manusia

Konsep bahwa kanker kolon berhubungan


dengan defisiensi mismatch repair sangat
didukung oleh adanya (GT)n yang tidak stabil.
Ekspansi dinukleotida, trinukleotida repeat
berhubungan dengan beberapa penyakit
misalnya Fragil X syndrom, Huntington
disease, Myotonic dystrophy, spinal dan
bulbar muscular atrophy dan spinocerebellar
ataxia
TERIMA KASIH