Anda di halaman 1dari 14

Di susun Oleh :

Anaci Oratmangun
Kamaradin Sapsuha
Definisi Paradigma Sehat
Paradigma sehat adalah cara pandang, pola pikir,
atau model pembanguan kesehatan yang
memandang masalah kesehatan saling terkait dan
mempengaruhi banyak faktor yang bersifat lintas
sektoral dengan upaya yang lebih diarahkan pada
peningkatan, pemeliharaan, serta perlindungan
kesehatan, tidak hanya pada upaya penyembuhan
penyakit atau pemulihan kesehatan.
Lanjutan

Paradigma sehat mengubah cara pandang


terhadap masalah kesehatan baik secara
makro dan
mikro
Faktor yang mendorong perlu
adanya paradigma sehat
a. Pelayanan kesehatan yang berfokus pada
pelayanan orang sakit ternyata tidak efektif
b. Konsep sehat mengalami perubahan, dimana
dalam arti sehat dimasukkan unsur sehat produktif
sosial ekonomis.
c. Adanya transisi epidemiologi dari penyakit infeksi
ke penyakit kronik degeneratif
d. Adanya transisi demografi, meningkatnya Lansia
yang memerlukan penangan khusus
e. Makin jelasnya pemahaman tentang faktor yang
mempengaruhi kesehatan penduduk.
Strategi Pembangunan Kesehatan
Pembangunan di bidang kesehatan memiliki
strategi :
1. Pembangunan kesehatan berwawasan kesehatan.
Semua kebijakan nasional yang diselenggarakan
harus berwawasan kesehatan, setidak-tidaknya
harus memberi kontribusi positif terhadap
pengembangan lingkungan dan perilaku sehat.
2. Profesionalisme.
Pelayanan kesehatan yang bermutu perlu didukung
dengan penerapan berbagai kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi serta penerapan nilai-
nilai agama, moral, dan etika.
3. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
(JPKM).
Penataan sistem pembiayaan kesehatan yang
menjamin pemeliharaan kesehatan masyarakat luas.
4. Desentralisasi.
Penyelenggaraan upaya kesehatan harus
didasarkan pada masalah dan potensi spesifik
daerah tertentu, yaitu pengaturannya disesuaikan
dengan rumah tangga masing-masing daerah.
Tiga Pilar Indonesia Sehat
1. Lingkungan sehat, adalah lingkungan yang
kondusif untuk hidup yang sehat, yakni bebas
polusi, tersedia air bersih, lingkungan memadai,
perumahan-pemukiman sehat, perencanaan
kawasan sehat, terwujud kehidupan yang saling
tolong-menolong dengan tetap memelihara nilai-
nilai budaya bangsa.
2. Perilaku sehat,
Bersikap proaktif memelihara dan meningkatkan
kesehatan (contoh: aktifitas fisik, gizi seimbang)
Mencegah resiko terjadinya penyakit (contoh: tidak
merokok)
Melindungi diri dari ancaman penyakit (contoh:
memakai helm dan sabuk pengaman, JPKM)
Berperan aktif dalam gerakan kesehatan (contoh:
aktif di posyandu).
3. Pelayanan kesehatan yang bermutu, adil, dan
merata, yang menjangkau semua lapisan
masyarakat tanpa adanya hambatan ekonomi,
sesuai dengan standar dan etika profesi, tanggap
terhadap kebutuhan masyarakat, serta memberi
kepuasan kepada pengguna jasa.
Indikator Utama Indonesia Sehat
1. Lingkungan sehat: 80% rumah sehat, 90%
keluarga menggunakan air bersih, 85% keluarga
menggunakan jamban sehat, 80% sekolah sehat,
80% Kabupaten/kota sehat.
2. Perilaku sehat: 80% penduduk berperilaku
sehat (aktivitas fisik, makan dengan gizi baik, dan
tidak merokok); 80% tatanan keluarga sehat.
3. Pelayanan kesehatan yang bermutu, merata
dan terjangkau: Setiap kecamatan memiliki 1,5
puskesmas; pemanfaatan sarana yankes 80%;
pengunjung/pasien puas akan pelayanan
kesehatan; rasio desa terhadap posyandu adalah
1,5 (minimal salah satunya purnama/mandiri);
100% balita telah diimunisasi
Penutup
Paradigma sehat adalah cara pandang, pola pikir,
atau model pembanguan kesehatan yang
memandang masalah kesehatan saling terkait dan
mempengaruhi banyak faktor yang bersifat lintas
sektoral dengan upaya yang lebih diarahkan pada
peningkatan, pemeliharaan, serta perlindungan
kesehatan, tidak hanya pada upaya penyembuhan
penyakit atau pemulihan kesehatan.
SEKIAN DAN
TERIMAKASIH