Anda di halaman 1dari 51

Terapi Inhalasi

Theopilus O Lay
Agus Dwi Susanto
JF. Palilingan

SMF PARU RSUD DOK 2 JAYAPURA


SEJARAH TERAPI INHALASI

Terapi inhalasi sudah sejak lama digunakan di


permukaan bumi
Di China (2600 SM) uap Ma Huang efedrin
Di Mesir (1554 SM) uap black henbane
Di Yunani , Hipocrates ( 460-377 SM) uap dari
stramomium antikolinergik
Amerika selatan dan pusat 2000 th yl uap
tembakau

Primary Care Respiratory Journal 2007; 16(2): 71-81


Respir Care 2005;50(10):13761383.
Where we were
Where we are now
Metered-Dose Inhaler

Handihaler
Aerolizer Twisthaler
Turbuhaler

Autohaler
Spacer Devices Small Volume
Diskus Nebulizer
DEFINISI

Terapi inhalasi adalah


bagian dari sistem
penghantaran obat yang
memasukkan aerosol ke
saluran napas sebagai organ
target
Sal.
obat aerosol napas

Tempat lewat
AKSI obat: insulin,
furosemid
PRINSIP DASAR

Sifat Deposisi di
Aerosol INHALASI
komponen saluran napas
aerosol

Kelarutan Karakteristik Pola napas Anatomi


Higroskopis partikel Flow rate Lokasi deposisi
Struktur Volume tidal Mekanisem klirens
Penyakit
AEROSOL

a suspension of solid or liquid particles in gas

Merupakan suspensi dari cairan atau partikel padat


dengan ukuran 0,001 100 um pada gas

Pada diagnostik dan terapi di bidang paru, ukuran


partikel antara 1- 10 mikron
Indikasi aerosol

Diagnostik Ventilation scan


Uji provokasi bronkus
Uji bronkodilator
Dosimetri

Terapi Terapi penyakit saluran napas


(obstruksi, inflamasi dll)
Terapi penyakit paru (al. infeksi)
Terapi sistemik
Mekanisme
Pengendapan/deposisi

Benturan inersial
Sedimentasi gravitasi
Difusi gerak Brown
A

A. Impaksi/benturan inersial (partikel besar, > 8 u)


B. Sedimentasi (partikel kecil 1-8 u)
C. Difusi (partikel kecil (partikel sangat kecil < 0,5 u)
Pengaruh Ukuran Partikel

Pritchard JN, J Aerosol Med 2001; 14, S19-26


Pola napas
Farmakokinetik obat inhalasi
Metered Delivered dose Pulmonary
dose to patient availability

Liver
At inhalation, Portal
systemic availability vein
is the sum of the
pulmonary and the
oral component

GUT Systemic
availability
Metabolism

Pedersen & OByrne, 1997


Perbandingan terapi
Inhalasi versus Oral

Inhalasi Oral
Dosis Kecil Besar
Efek samping Sedikit Banyak
Mula kerja obat Cepat Lambat Keuntungan

Tempat kerja obat Langsung Tidak


Lama kerja obat Sama Sama
Peralatan/device perlu tidak perlu Kerugian
Cara Pakai (koordinasi) Perlu Tidak perlu
Obat-obat inhalasi

Golongan obat Contoh

Anti inflamasi Budesonid, flixonase, kromolin

Bronkodilator - 2 agonist (salbutamol,


procaterol, fenoterol,
salmeterol, formoterol)
- antikolinergik (ipatropium,
tiotropium)

Mukolitik Asetilsistein, bromheksin


Golongan obat Contoh
Antimikroba Tobramisin, gentamisin, pentamidin,
ribavirin,Amfoterisin

Imun-modulator Siklosporin, interferon gamma

Vasoaktif Prostasiklin, nitrit oksid

Anestesi Lidokain

Lain-lain Surfaktan, interleukin, GMCSF


BRONKODILATOR

Gol agonis 2 paling banyak digunakan


Short-acting (3~6hr)
Salbutamol / Albuterol
Fenoterol
Long-acting (>12hr) LABA
Salmeterol
Formoterol

Antikolinergik (ipatropium bromide, tiotropium)


Antikolinergik + agonis 2
ANTI INFLAMASI Kortikosteroid

Kortikosteroid

- Budesonid

- Beclomethason

- Flutikasone

- Kombinasi dengan LABA


Alat-alat
dalam Terapi Inhalasi
Jenis-jenis alat dalam
terapi Inhalasi

Inhaler Dosis Inhaler Bubuk Nebuliser


Terukur Kering
(IDT / MDI) (DPI)

Jet Ultrasound
nebuliser nebuliser
1. Metered Dose Inhaler (MDI)
Inhaler Dosis Terukur (IDT)

Jumlah dosis yang dilepaskan untuk setiap


semprotan adalah terukur
Dengan propelant pendorong
Propelant IDT

Propelant adalah cairan pendorong yang membantu


membawa partikel obat kedalam saluran napas
Kecepatan arus tinggi 30 m/dtk
Partikel 14
>80% mengendap di Orofaring
10% masuk paru
Dahulu : propelant adalah CFC (Chlorfluoro Carbon)
Sekarang : HFC 134a (Hydrofluoro Carbon)
Ramah lingkungan
SPACER

Volumatic
Babyhaler
Nebuhaler
Aerochamber
Kenapa membutuhkan spacer ?

Kecepatan aerosol berkurang


Terdapat katup pengaman
Tidak membutuhkan Koordinasi
Efek samping minimal
Deposisi di orofaring menurun
80.9% => 16.5% (p<0.001)
Deposisi di paru meningkat
8.7% => 20.9%
Sisa obat dalam spacer 56%

Newman SP, et al. Thorax 1984; 39: 935-941.


Hassanally D, Ganderton D. J Pharm Pharmacol 1987; 39 (Suppl.): 75P
Kesalahan yang Sering pada
Pemakaian IDT

Kurang koordinasi
Terlalu cepat inspirasi
Tidak berhenti sesaat
Tidak mengocok kanister sebelum memakai
Tidak cuci mulut (kumur)
Terbalik pemakaiannya
2. Dry Powder Inhaler (DPI)
Menggunakan serbuk kering
Tidak memerlukan propelan
Hanya memerlukan tenaga inspirasi
pasien sendiri untuk mendapat aerosol
(menghirup)
Serbuk akan terdistribusi dalam saluran
napas apabila pasien menghirupnya
Sulit pada anak kecil
Perlu penghisapan yang kuat
Deposisi di paru lebih besar
Tidak perlu spacer
Mudah dan praktis untuk dibawa
MACAM-MACAM DPI Easyhaler

Turbuhaler

Diskhaler/diskus Rotahaler

Clickhaler

Aerosol
capsul inhaler (cyclohaler)

Swinghaler
Auto inhaler
Handihaler
Aerosolization of DPI
Turbuhaler
Diskus
Swinghaler

Handihaler
3. NEBULISER

Alat yang
mengubah obat
larutan aerosol

Partikel aerosol
2 5
Sistem Nebuliser
Alat bantu nebuliser
Chamber
Jenis Nebuliser

Nebuliser jet
Udara tekanan tinggi (High pressure)
Oksigen tekanan tinggi (kompresor
oksigen)

Ultrasonik

Mesh
NEBULISER JET

Teknik pertama
Aliran gas dari kompresor / central air
supply
Gas melalui lubang kecil: mengubah
cairan bercak2 besar & kecil

Baffle bagian penting


Bercak besar diarahkan ke dinding
kembali ke reservoir (90%)
Bercak kecil didorong gas pasien
Mampu membentuk aerosol semua cairan :
Solusio
Suspensi
Minyak
Aerosol dingin
Massa residu: ~ 50%
Mudah dibawa & diganti
Bising & besar
Kompresor Oksigen

Larutan aerosol oleh karena


tekanan tinggi udara (tekanan +
10 l / mnt)
Relatif lebih murah
NEBULISER ULTRASONIK

Ultrasonik nebuliser merubah larutan aerosol oleh karena energi


gelombang ultrasonik dengan frekuensi tinggi 0,5 3 MHz

HANYA UNTUK LARUTAN SOLUSIO

Kelebihan
- Suara mesin lebih rendah
- Partikel aerosol lebih kecil

Kekurangan
- tdk mampu utk suspensi, viskositas tinggi
NEBULISER ULTRASONIK

aerosol

Vibrasi Kristal
1,2-2,4 MHz Piezo-electric

Cairan
obat
TERIMA KASIH
Semoga bermanfaat