Anda di halaman 1dari 15

TEORI KONSEP KEPERAWATAN

VIRGINIA HUNDERSON

Disusun Oleh
Kelompok 4 :
Jean Fransisca Aurora
Muhammad Irwannor Saputra
M. Ridhani Mahli
Rara Wahdiana
Siti Rahmah
Subliyanor
Syahrida Agustina
Who is Virginia Henderson???....

Virginia Avenel Henderson lahir pada


tahun 1897, di Kansas City.
Sebagai tokoh keperawatan ia pun
banyak menulis buku, salah satunya The
Principles and Practice of Nursing
tahun 1978, buku ini telah di gunakan
dalam kurikulum dari berbagai sekolah
perawat.
Virginia Henderson telah disebut "ibu
keperawatan" dan "perawat pertama
benar-benar internasional.
Tulisannya, presentasi dan penelitiannya
dan kontak dengan perawat telah
mempengaruhi keperawatan dan
berdampak pada penerima perawatan
oleh perawat di seluruh dunia.
Manusia

Kesehatan
Konsep utama
dalam teori
Henderson
Lingkungan

Keperawatan
1. Manusia Menurut Henderson, kebutuhan dasar manusia terdiri atas 14
komponen yang merupakan komponen penanganan perawatan.
Ke 14 kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut:
1) Bernapas secara normal.
2) Makan dan minum dengan cukup.
3) Membuang kotoran tubuh.
4) Bergerak dan menjaga posisi yang diinginkan.
5) Tidur dan istirahat.
6) Memilih pakaian yang sesuai.
7) Menjaga suhu tubuh tetab dalam batas normal dengan menyesuaikan
pakaian dan mengubah lingkungan.
8) Menjaga tubuh tetap bersih dan terawat serta serta melindungi
integumen.
9) Menghindari bahaya lingkungan yang bisa melukai.
10) Berkomunikasi dengan orang lain dalam mengungkapkan emosi,
kebutuhan, rasa takut, atau pendapat.
11) Beribadah sesuai dengan keyakinan.
12) Bekerja dengan tata cara yang mengandung unsur prestasi.
13) Bermain atau terlibat dalam berbagai kegiatan rekreasi.
14) Belajar mengetahui atau memuaskan rasa penasaran yang menuntun
pada perkembangan normal dan kesehatan serta menggunakan fasilitas
kesehatan yang tersedia.

Ke empat belas kebutuhan dasar manudia di atas dapat di klarifikasikan


menjadi empat kategori, yaitu komponen kebutuhan biologis, psikologis,
sosiologis, dan spiritual.
Poin 1-9 termasuk komponen kebutuhan biologis
Poin 10 dan 14 termasuk komponen kebutuhan psikologis
Poin 11 termasuk kebutuhan spiritual
Dan poin 12 dan 13 termasuk komponen kebutuhan sosiologis.
Henderson memandang kesehatan sebagai kemampuan individu
2. Sehat dan
Kesehatan untuk memenuhi empat belas komponen kebutuhan dasar manusia
tanpa bantuan.

Henderson mengambil pengertian lingkungan dari Websters New


Collegiate Dictionary dimana yang dimaksud dengan lingkungan
adalah kumpulan semua kondisi eksternal dan pengaruh-
3. Lingkungan
pengaruhnya yang berdampak pada kehidupan dan perkembangan
organisme.

Henderson mendefinisikan keperawatan dari sisi fungsional


sebagai suatu profesi yang mempunyai fungsi unik yaitu
4. Keperawatan
membantu klien baik sehat atau sakit.
Hubungan perawat-pasien-dokter menurut
Virginia Henderson

1. Hubungan Perawat dengan 2. Hubungan Perawat dengan Dokter


Pasien Henderson menekankan agar perawat
Tiga tingkatan hubungan perawat tidak mengikuti perintah dokter karena
pasien dapat di kenali: perawat memiliki tugas yang unik.
Perawat sebagai substitute Perawat harus membuat rencana
(pengganti) bagi pasien. keperawatan bersama klien lalu
Perawat sebagai helper mengusulkan kepada dokter untuk
(penolong). disesuaikan dengan program
Perawat sebagai partner pengobatannya. Lebih luas Henderson
(rekan) dengan pasien. menegaskan agar para perawat
membantu klien dengan manajemen
keperawatannya ketika dokter tidak
ada (Harmer dan Henderson, 1955).
Sistem aplikasi/ analisis teori Virginia Henderson dalam proses
keperawatan
Henderson memberikan 14 kerangka kerja dalam melakukan asuhan keperawatan.

1. Bernafas dengan normal membantu mengatur posisi klien dapat bernafas secara
normal (semi fowler) & memberikan fasilitas
oksigenasi jika pasien sesak nafas.
2. Kebutuhan akan nutrisi pemilihan dan penyediaan makanan untuk kebutuhan
nutrisi dengan tidak lupa memperhatikan latar belakang
apakah ada alergi atau tidak.
3. Kebutuhan eliminasi membantu pasien dalam hal BAB dan BAK.
4. Gerak dan keseimbangan tubuh mengetahui tentang prinsip-prinsip
keseimbangan tubuh, miring, dan bersandar.
5. Kebutuhan isthirahat dan tidur membantu pasien untuk mendapatkan posisi
tidur yang baik dan merubahnya agar tidak terjadi
lecet.
6. Kebutuhan berpakaian membantu klien memilihkan pakaian yang tepat dari
pakaian yang tersedia dan membantu untuk
memakainya.
7. Mempertahankan temperature tubuh atau sirkulasi mengubah temperature,
kelembapan atau pergerakan udara, atau dengan
memotivasi klien untuk meningkatkan atau
mengurangi aktifitasnya.
8. Kebutuhan akan personal hygiene memotivasi klien walaupun dalam
keadaan sakit agar bisa menjaga kebersihan bersih
baik fisik maupun jiwanya.
9. Kebutuhan rasa aman dan nyaman melindungi klien dari trauma dan bahaya
yang timbul yang mungkin banyak factor yang membuat klien
tidak merasa nyaman dan aman.
10. Berkomunikasi dengan orang lain dan mengekspresikan emosi, keinginan, rasa
takut dan pendapat. penterjemah dalam hubungan klien dengan tim kesehatan
lain dalam memajukan kesehatannya, dan membuat klien
mengerti akan dirinya sendiri, juga mampu menciptakan
lingkungan yang teraupeutik
11. Kebutuhan spiritual meyakinkan pasien bahwa kepercayaan, keyakinan dan
agama sangat berpengaruh terhadap upaya penyembuhan.
12. Kebutuhan bekerja penilaian terhadap interprestasi terhadap kebutuhan klien
sangat penting, dimana sakit bisa menjadi lebih ringan apabila
seseorang dapat terus bekerja.
13. Kebutuhan bermain dan rekreasi memilihkan aktifitas yang cocok sesuai
umur, kecerdasan, pengalaman dan selera klien, kondisi,
serta keadaan penyakitnya.
14. Kebutuhan belajar mendorong usaha penyembuhan dan meningkatkan
kesehatan, serta memperkuat dan mengikuti rencana terapi
yang diberikan
Tujuan dari Dari penjelasan tersebut tujuan
keperawatan keperawatan yang dikemukakan
menurut Virginia
oleh Handerson adalah untuk
Henderson
bekerja secara mandiri dengan
tenaga pemberi pelayanan kesehatan
dan membantu klien untuk
mendapatkan kembali
kemandiriannya secepat mungkin.
Dimana pasien merupakan mahluk
sempurna yang dipandang sebagai
komponen bio, psiko, cultural, dan
spiritual yang mempunyai empat
belas kebutuhan dasar.