Anda di halaman 1dari 8

LO 4

Pola Pembiayaan
Kesehatan
Pola Pembiayaan Kesehatan secara
Sistem umum
1. Penataan Terpadu (Managed Care)
Merupakan pengurusan pembiayaan
kesehatan sekaligus dengan pelayanan
kesehatan. Pada saat ini penataan terpadu telah
banyak dilakukan di masyarakat dengan
program Jaminan Pelayanan Kesehatan
Masyarakat atau JPKM. Managed care
membuat biaya pelayanan kesehatan yang
dikeluarkan bisa lebih efisien.
2. Reimbursement
Perusahaan membayar biaya pengobatan
berdasarkan fee for services. Sistem ini
memungkinkan terjadinya over utilization.
Penyelewengan biaya kesehatan yang
dikeluarkan pun dapat terjadi akibat pemalsuan
identitas dan jenis layanan oleh karyawan
maupun provider layanan kesehatan.
3. Asuransi
Perusahaan bisa menggunakan modal
asuransi kesehatan dalam upaya melaksanakan
pelayanan kesehatan bagi pekerjanya.
Dianjurkan agar asuransi yang diambil adalah
asuransi kesehatan yang mencakup seluruh
jenis pelayanan kesehatan (comprehensive),
yaitu kuratif dan preventif. Asuransi tersebut
menanggung seluruh biaya kesehatan, atau
group health insurance (namun kepada pekerja
dianjurkan agar tidak berobat secara
berlebihan).
4. Pemberian Tunjangan Kesehatan
Perusahaan yang enggan dengan kesukaran
biasanya memberikan tunjangan kesehatan
atau memberikan lumpsum biaya kesehatan
kepada pegawainya dalam bentuk uang. Sakit
maupun tidak sakit tunjangannya sama.
Sebaiknya tunjangan ini digunakan untuk
mengikuti asuransi kesehatan (family health
insurance). Tujuannya adalah menghindari
pembelanjaan biaya kesehatan untuk
kepentingan lain, misalnya untuk membeli
rokok, minuman beralkohol, dan hal hal lain
yang malah merugikan kesehatannya.
STRATEGI PEMBIAYAAN KESEHATAN
1. Kecukupan/adekuasi & kesinambungan
pembiayaan kesehatan pada tk pusat dan daerah dg
langkah:
Mobilisasi sumber2 pembiayaan baik sumber2
tradisional maupun non tradisional
Kesinambungan fiscal space dalam anggaran
kesehatan
Peningkatan kolaborasi intersektoral utk mendukung
pembiayaan kesehatan
2. Pengurangan pembiayaan kesh dg
Pembiayaan Out of Pocket & meniadakan
hambatan pembiayaan utk mendapatkan
pelayanan kesh bg kel miskin dan rentan
(pengembangan ASKES sosial)
Promosi pemerataan akses dan
pembiayaan & utilisasi pelayanan
Pencapaian universal coverage &
penguatan jaminan kesmas miskin &
rentan
3. Peningkatan efisiensi & efektifitas
pembiayaan kesehatan:
Kesesuaian tujuan nasional dg reformasi
pembiayaan yg diterjemahkan dalam
anggaran operasional & rencana pembiayaan
Penguatan kapasitas manajemen
perencanaan anggaran & pemberi yankes
(provider)
Pengembangan best practice