Anda di halaman 1dari 8

PENGERTIAN DAN RUANG

LINGKUP ANALISIS JABATAN

Muhammad Rahmani I1C114027


Nisa Ardina Wardah I1C114032
Zulfi Fahrin I1C114055
Mario Deonuel Mag M I1C114203
Rusmini Sugiarti I1C114222
Siti Rahmah I1C114223
PENGERTIAN ANALISIS JABATAN

Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 35


Tahun 2012 tentang Analisis Jabatan Di Lingkungan Kementerian Dalam
Negeri Dan Pemerintah Daerah, pada Bab I dalam pasal 1 ayat 2 menyatakan
bahwa :

Analisis Jabatan adalah proses, metode dan teknik untuk mendapatkan data
jabatan yang diolah menjadi informasi jabatan

Sedangkan menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur


Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor : 33 Tahun 2011 pada Pasal 1 yang
berbunyi :

Analisis Jabatan merupakan proses dan tata cara untuk memperoleh data
jabatan yang diolah menjadi informasi jabatan dan disajikan untuk
kepentingan program kelembagaan, ketatalaksanaan, kepegawaian dan
pengawasan
Analisa jabatan adalah proses mengumpulkan, menganalisa, dan
merancang informasi yang terkait dengan komponen-komponen
jabatan, karakteristik, dan syarat-syarat jabatan.

Harvey (dalam Qomariyah, 2014) mendefinisikan analisa


jabatan sebagai kumpulan data mengenai
(1) Perilaku yang mengarah pada jabatan yaitu tugas-tugas
jabatan dan prosedur kerja
(2) Perilaku yang mengarah pada pekerja seperti pengambilan
keputusan, pengawasan, dan pengolahan informasi,
(3) Perilaku yang berkaitan deng-an mesin-mesin, bahan-bahan,
dan peralatan
(4) Metode-metode evaluasi kinerja seperti produktivitas dan
tingkat kesalahan
(5) Konteks jabatan seperti kondisi pekerjaan dan sistem
kompensasi, dan
(6) Ciri-ciri orang yang dibutuhkan seperti keahlian,
kemampuan fisik, dan karakteristik pribadi.
Kesimpulan

analisa jabatan adalah dasar kegiatan MSDM yang dilakukan dengan


mengumpulkan, menganalisa, mensintesis informasi pekerjaan sebagai
landasan merencanakan dan merancang organisasional, MSDM dan fungsi
manajerial lainnya.

Mengumpulkan informasi didasarkan pada


metode dan prosedur yg telah ditetapkan
Dari analisis jabatan ini akan
Analisa informasi dilakukan dengan diperoleh suatu deskipsi yang
menguraikan, mengklasifikasikan dan lengkap mengenai jenis pekerjaan
mengevaluasi faktor-faktor pekerjaan yang yang dimaksud, antara lain kewajiban
dipelajari dan tanggung jawab si pekerja atau
Mensintesis informasi adalah perlengkapan-perlengkapan yang
mengintepretasikan, menterjemahkan dan dipergunakan.
mengorganisasi informasi dalam beberapa
kategori

Berdasarkan mengenai pekerjaan itu, job analystnya


dapat menentukan karakteristik-karakteristik apa yang
harus dimiliki oleh seseorang yang ingin memegang
jabatan tertentu.
RUANG LINGKUP ANALISIS JABATAN

makro mikro
Analisis Jabatan Lingkup Makro

Analisis Jabatan dalam lingkup makro diselenggarakan pada tingkat


daerah, nasional dan dapat pula meliputi beberapa negara. Analisis
jabatan diselenggarakan di berbagai instansi/perusahaan yang berada di
wilayah tersebut, dan bertujuan memperoleh informasi jabatan tingkat
daerah, nasional atau tingkat internasional. Informasi jabatan ini
diperlukan untuk program atau kegiatan sebagai berikut:
a. penyuluhan jabatan
b. survei ketenagakerjaan
c. laporan ketenagakerjaan
d. laporan statistik ketenagakerjaan
e. antar kerja umum/antar daerah/antar negara
f. latihan kejuruan

Dalam lingkup daerah, nasional maka analisis jabatan diselenggarakan


oleh Kementrian Tenaga Kerja, dan dalam lingkup internasional
diselenggarakan oleh Internasional Labour Organization (ILO)
(Suparjiyanta, 2014).
Analisis Jabatan Lingkup Mikro

Analisis Jabatan dalam lingkup mikro diselenggarakan pada


tingkat instansi/perusahaan, untuk kepentingan instansi/perusahaan
itu sendiri. Hasil-hasil analisis jabatan dipergunakan sebagai bahan
untuk program atau kegiatan sebagai berikut:

1. Penataan organisasi 9. Penggajian/pengupahan


2. Studi metode kerja 10.Penelitian prestasi kerja
3. Pengukuran kerja 11.Kebutuhan latihan
4. Analisis beban kerja 12.Promosi/mutasi
5. Analisis kebutuhan tenaga 13.Penataan jabatan
kerja 14.Penataan jenjang jabatan
6. Analisis persediaan tenaga 15.Bimbingan jabatan
kerja
7. Rekrutmen/seleksi/penempa
tan
8. Distribusi kerja
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai