Anda di halaman 1dari 22

Rozi SP.,S.Psi.M.Psi.

Psikolog

1
Kita Tidak Mengobati Penyakit
Saja, Tetapi Kita Mengobati
Manusia Seutuhnya
(Maramis, 2006)
TUBUH & JIWA
Dualisme dan problem hubungan Tubuh-Jiwa

Pengalaman keseharian: banyak ungkapan yang


menyatakan bahwa manusia terdiri dari jasmani dan
rohani, tubuh dan jiwa.

Manusia

Tubuh Jiwa

Kalau hanya tubuh saja, atau jiwa saja,


maka bukan manusia?
Persoalan:
Bagaimana sesungguhnya hubungan antara tubuh
dan jiwa?
Apakah jiwa (aspek spiritualitas) lebih tinggi dari
tubuh (aspek materialitas)? Ataukah perkembangan
dan dinamika jiwa ditentukan oleh tubuh? Apabila
jiwa ditentukan oleh aspek materialitas, adakah
kebebasan kehendak ?
Apa pengaruh materialitas dan spiritualitas
manusia pada penglihatan tentang external
world ?
Adakah dan bagaimanakah kita tahu tentang jiwa-
jiwa yang lain (other minds) ?
Mungkinkah jiwa berubah ? Ataukah sesungguhnya
jiwa merupakan sesuatu yang tetap ?
Persoalan:
Consciousness.
Bagaimana pula dengan pengenalan diri
atas pengalaman-pengalaman kita
tentang proses internal yang ada
dalam kesadaran ?
Apakah kesadaran dapat dipahami
sebagai neurophysiological system
saja?
Apakah kesadaran sesungguhnya
bersifat intensional (kesadaran
tentang) ?
Atau adakah kesadaran murni yang
non intensional ?
Tahap Awal : tujuan

Menjalin hubungan kerjasama


SIMBOLIK INTERAKSIONISME[3]

Teman Keluarga

Orang
asing Anda Tetangga

Guru Orang
dekat

HOW THE SELF CONCEPt DEVELOPS


Model Sistem Ekologi dari
Bronfenbrenner
makrosistem

ekosistem

mesosistem

mikrosistem
Mikro
sistem individual

mikrosistem
Persepsi.ppt

Kesadaran juga mencakup persepsi dan


pemikiran yang secara samar-samar disadari
oleh individu hingga akhirnya perhatian
terpusat.
Fungsi dari atensi adalah untuk mengatasi
kemampuan mental kita yang terbatas. Dalam
merespon stimuli dari luar (sensasi) maupun
dari dalam (berpikir & memori) sehingga kita
dapat memfokuskan pikiran pada hal-hal yang
menarik bagi diri.
Dua fungsi utama proses presepsi:

Lokalisasi (menentukan dimana letak


suatu objek)

Pengenalan (menentukan apa objek


tersebut)
Do you see a musician or a girl's face?
KOGNISI

Kognitif adalah proses bagaimana


seseorang berpikir.
Psikologi Kognitif adalah ilmu yang
mempelajari bagaimana persepsi seseorang
balajar, mengingat, dan berpikir tentang
informasi.
Kognitif = kognitif psikologis yang
menitikberatkan pada proses berfikir yang
meliputi proses sensasi, atensi, persepsi
dan memori, belajar & problem solving.
Salah Satu Keutamaan Ilmu
Psikologi Bagi Dokter Gigi Sebagai
Dasar Membentuk Komunikasi yang
baik dengan Pasien
Dasar Interaksi Dengan Pasien
Komunikasi

Dalam bidang psikologi


lebih banyak menggunakan komunikasi
interpersonal.
Komunikasi yang dilakukan bersifat
teraputik: menumbuhkan hubungan yang
semakin baik
Berinteraksi Yang efektif:

Keterbukaan (openess)
Kemauan untuk mengungkapkan diri
Kemauan untuk bereaksi secara jujur
Perilaku merupakan ekspresi pikiran dan
perasaan yang sebenarnya
Empati: Merasakan perasaan yang sama
dengan oranglain
Suport (dukungan) yang memungkinkan
oranglain membuka diri
Sikap Positif terhadap diri sendiri dan
oranglain yang akan menimbulkan kepuasan
/ketidakpuasan dalam berkomunikasi
Hambatan Dalam Berinteraksi

Hambatan individu:
Kerangka berpikir yang bertentangan
Penggunaan kata-kata yang tidak tepat
Perbedaan standar penilaian
Keanekaragaman later belakang: budaya,
adat, agama
Non Verbal

Penyampaian pesan antar dua orang


atau lebih tanpa melalui
ekspresi wajah
intonasi suara
gesture
penampilan
Komunikasi non verbal menyertai
komunikasi verbal
Memahami Bahasa Non Verbal Anak
Memahami
Bahasa Non Verbal Dewasa
Mendengarkan aktif
Terjadi dalam komunikasi
interpersonal secara lisan
Proses mengirim kembali pesan yang
diterima
Menyampaikan kembali pesan secara
keseluruhan:
Verbal non verbal
Pengertian dan perasaan yang menyertai
Mendengarkan Aktif:
Teknik
Merefleksikan kembali
Memberikan perhatian lebih besar
Pengirim pesan termotivasi untuk berbicara lebih
banyak dan lebih dalam
Mengekspresikan perasaan
Menanyakan
Cara:
Berpikir terbuka
Fokus
Menahan diri
Mengontrol emosi