Anda di halaman 1dari 50

SISTEM IMUN

GITA ADELIA

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts


Sistem kekebalan tubuh
Dikenal dengan istilah imunitas
Imunitas adalah kemampuan tubuh untuk
mengenali dan menghancurkan patogen spesifik
(bakteri dan virus), parasit, sel tumor penyebab
penyakit.
Kemampuan tubuh menahan atau mengeliminasi
benda asing atau sel abnormal yang berbahaya
bagi tubuh
Aktifitas IMUNITAS dalam tubuh
Kerja: Mengenali, menghancurkan atau menetralisir
benda-benda dalam tubuh yang dianggap asing oleh
tubuh
Pertahanan terhadap PATOGEN yg masuk
(mikroorganisme penghasil penyakit: Virus dan Bakteri)
Pengeluaran sel-sel yg sudah tua (sel darah merah
lansia) dan debris jaringan guna pertumbuhan
jaringan baru
Aktifitas IMUNITAS lanjt...

Identifikasi dan penghancuran sel abnormal yang


berasal dari tubuh sendiri (sel kanker)
Respon imun yang tidak sesuai yang menimbulkan
alergi (tubuh bereaksi terhadap zat kimia dr
lingkungan yang tidak berbahaya atau penyakit
autoimun (sistem pertahan salah menghasilkan
antibodi terhadap tubuh sendri)
Aktifitas IMUNITAS lanjt...

Penolakkan sel-sel jaringan asing (kendala


transplantasi organ)
SIFAT SISTEM IMUN

Sistem imun nonspesifik

Sistem imun spesifik


Sistem imun nonspesifik
Sistem Imun Nonspesifik: merupakan bentuk lini
pertama (pertama kali terpajan) pertahanan tubuh
terhadap berbagai faktor yang mengancam termasuk
agen infeksi, iritan kimia, dan cedera jaringan
Bentuk pertahanan nonspesifik: Peradangan,
interferon, sel natural killer, sistem komplemen
PERADANGAN
Respon nonspesifik terhadap cedera jaringan (spesialis
asi fagositik/neutrofil dan makrofag) dibantu oleh
sel-sel imun lain
Tujuan akhir peradangan: menarik protein plasma
dan fagosit ketempat cidera (mengisolasi, menghancur
kan, menginaktifkan kuman yg masuk, membersihkan
debris, dan mempersiapkan jaringan baru).
Dalam peradangan, tanda dan gejala yang dihasilkan
sangatlah mirip walaupun disebabkan oleh agen yang
berbeda (bakteri atau virus atau cedera kimiawi) dan
perbedaan terjadi pada faktor penyebab dan lokasi
Rangkaian respon peradangan: pertahan oleh jaringan
makrofag, vasodilatasi lokal, permeabilitas kapiler, ed
ema lokal, pembatasan daerah yg meradang, emigrasi
leukosit, proliferasi leukosit, destruksi/penghancuran ol
eh leukosit, perbaikan jaringan
INTERFERON
Sekelompok protein yang secara nonspesifik
mempertahankan tubuh terhadap infeksi
Interferon bekerja dengan cara mengganggu replikasi
virus, aktivitas fagositik makrofag, merangsang
produksi antibodi, kerja sel natural killer dan limfosi
t T, memperlambat pembelahan sel dan menekan
pertumbuhan sel tumor
SEL NATURAL KILLER

Mirip limfosit yang secara spontan melisiskan /


menyebabkan ruptur dan menghancurkan sel pejamu
yang terinfeksi virus dan sel kanker
Lanjt...
Sel NK juga mengeluarkan beberapa
sitokin.
Sitokin adalah protein yang berperan
sebagai utusan untuk membantu mengatur
beberapa fungsi limfosit dan makrofag
selama respon imun.
Sitokin

Interferon-alpha: digunakan untuk


mengobati kanker tertentu, seperti
hairy cell leukemia
Interferon-beta: diyakini bermanfaat
dalam multiple sclerosis
Interleukin-1: : diproduksi oleh
makrofag, memobilisasi limfosit T
Lanjt...

Interleukin-2: diproduksi oleh sel T,


merangsang produksi interferon, untuk
mengobati banyak kanker padat, seperti
melanoma maligna dan kanker ginjal.
Interleukin-3: diperlukan untuk diferensiasi
sel T tertentu
Interleukin-8: memandu neutrofil ke
sumber antigen
Lanjt...
Interleukin-12: Merangsang sel
pembunuh alami
Granulocyte colony-stimulating
factor: digunakan untuk membantu
meningkatkan neutrofil pada pasien
yang sedang menjalani kemoterapi
SISTEM KOMPLEMEN
Mekanisme pertahan tubuh yang diaktifkan secara
nonspesifik sebagai respon terhadap serangan
mikroorganisme
Komplemen bersifat melengkapi (complement) kerja
antibodi
Komplemen mengaktifkan kemotaksin (menarik dan
mengarahkan makrofag ke tempat invasi
mikroorganisme
Lanjt... komplemen

Bekerja sebagai opsonin (berikatan dengan mikroba,


sehingga memudahkan fagositosis
vasodilatasi dan permeabilitas vaskuler: aliran
darah ketempat invasi
Merangsang pengeluaran histamin
Sistem Imun Spesifik
Sistem Imun Spesifik: secara selektif menyerang bend
a asing tertentu yang telah ditemui sebelumnya.
Mencakup:
Imunitas diperantarai antibodi (limfosit B)
Imunitas diperantarai sel (limfosit T)
Imunitas diperantarai antibodi
(Limfosit B)
Diproduksi dan dimatangkan di Stem cells
sum-sum tulang
Setelah dewasa, limfosit B baru bisa
menghasilkan antibodi dan beredar
dalam aliran darah (kekebalan humoral).
Limfosit B bertanggung jawab untuk
produksi antibodi.
Lanjt....

Limfosit B ditemukan terutama di jaringan


limfoid, seperti limpa.
Limfosit B hanya terbentuk sekitar
10%-20% di sirkulasi limfosit dalam darah.
Antigen and Antibodi
Antigen adalah zat asing atau molekul
yang masuk kedalam tubuh untuk
menstimulasi respon imun (aktivitas
limfosit B atau T).
Antibodi adalah zat protein yang
diproduksi tubuh sebagai respons
terhadap antigen.
Lanjt....

Semua antibodi yang terkandung dalam


sebagian plasma darah disebut fraksi gam
ma globulin atau immunoglobulin (Ig)
kelompok dasar imunoglobulin

IgM
IgG
IgA
IgE
IgD
IgM
Ditemukan didalam darah
Merangsang aktivitas komplemen
Merupakan antibodi yang diproduksi pada
saat bayi dan paparan awal terhadap
antigen (infeksi)
(Mis., setelah imunisasi tetanus pertama)
IgG
Ditemukan didarah dan cairan
ekstravaskular
Merupakan satu-satunya antibodi yang
ditransfer dari ibu ke janin melintasi
plasenta
Melindungi janin sebelum lahir melawan
antitoksin, virus, dan bakteri.
IgA
Melindungi permukaan mukosa.
Banyak ditemukan di air liur, air mata, dan
cairan bronkial
IgA diangkut melintasi selaput lendir
(pertahanan melawan invasi mikroba melalui
hidung, mata, paru-paru, dan usus)
IgA ditemukan dalam darah juga
seperti pada gastrointestinal (GI) dan sekresi
mukosa. Ini juga ditemukan di air susu ibu.
IgE
Banyak ditemukan di sel mast dan basofil
Bertanggung jawab atas reaksi alergi tipe
cepat, termasuk alergi lateks.
IgD
Banyak ditemukan di limfosit B
Diyakini berfungsi sebagai reseptor antigen
Terdapat dalam darah dalam jumlah sangat
kecil
Limfosit T
Limfosit T merupakan sel induk yang
belum matang diproduksi di sumsum
tulang bermigrasi ke kelenjar timus
menjadi sel T (thymusderived lymphocytes)
80% -90% limfosit T ditemukan dalam
sirkulasi darah
Lanjt...limfosit T

Pada timus, sel T berkembang biak dan


menjadi peka (mampu menggabungkan
dengan diri dengan antigen asing tertentu)
Limfosit T menghasilkan imunitas yang
disebut cell-mediated immunity
Lanjt...

Limfosit T umumnya bertanggung jawab


untuk memerangi sel kanker, virus, dan
parasit intraselular.
Limfosit T memungkinkan tubuh untuk
membedakan antara "diri" dan "non-diri."
Biasanya (membantu dalam melawan
patogen asing)
Jenis limfosit T

helper T cell

Killer T cells
(cytotoxic T cells)

Limfosit lainnya
Helper T cell
Helper T4: Menyerang benda asing
(antigen) secara langsung dan me
respon inflamasi
Helper T1: Meningkatkan aktivasi Killer T
cells (cytotoxic T cells)
Helper T2: Meningkatkan produksi
antibodi limfosit B
Killer T cells (cytotoxic T cells)

Sel-sel ini membunuh sel yang terinfeksi pat


ogen, namun selnya tidak rusak atau cacat
Killer T cells mencari sel dengan reseptor yg
memiliki antigen spesifik.
sel-sel ini melepaskan sitotoksin tertentu,
seperti perforin (memungkinkan pori-pori
terbentuk di membran plasma dari sel
target
Lanjt...

Killer T cells hanya mengenali antigen yang


dikombinasikan dengan molekul yang
disebut MHC I (major histocompatability
complex, class I) yang melapisi molekul
dengan antibodi.
PERTAHAN TUBUH EKTERNAL
Terdiri dari beberapa aspek:
pertahanan anatomi dan fisiologis
Fagositik
Sekresi dan reaksi kimia
Pertahanan anatomi dan fisiologis

Merupakan bagian tubuh (anatomi &


fisiologi) yang membantu tubuh melawan
infeksi
Stratum korneum epidermis mencegah
masuknya patogen dalam tubuh
Asam lemak dalam sebum membantu
membatasi pertumbuhan bakteri pada
kulit
Lanjt...
Sel epidermis menghasilkan defensin,
yaitu bahan kimia antimikroba
Membran mukosa pernafasan,
pencernaan, perkemihan, dan reproduksi
Epitel bersilia saluran pernapasan atas
Asam lambung (Hydrochloric acid)
menghancurkan sebagian besar patogen y
yang masuk melalui makanan dan
minuman
Lanjt...

Enzim Lysozyme ditemukan dalam air liur


dan air mata, menghambat pertumbuhan
bakteri di rongga mulut dan pada
permukaan mata
Jaringan subkutan berisi banyak sel darah
putih (sel darah putih)
Sel defensif / sel penjaga
Merupakan sel yang membantu tubuh
melawan infeksi
Terdiri atas: Makrofag, Hidrogen peroksida
(H2O2), Sel Langerhans, Natural killer cells /
sel pembunuh alami, Basofil dan Mast cells
/sel mast
Chemical Defenses / Penjaga kimia
Merupakan bahan kimia yang membantu
tubuh melawan infeksi
Meliputi: interferon, komplemen, dan
bahan kimia terlibat dalam peradangan
Interferon adalah protein yang diproduksi
oleh sel yang terinfeksi virus dan limfosit T
Lanjt....

Interferon berfungsi menghambat


reproduksi virus
Komplemen: kelompok yang terdiri > 20
protein plasma yang beredar dalam darah
sampai diaktifkan
Komplemen merangsang pelepasan
histamin dalam peradangan
Lanjt...

Inflamasi / peradangan merupakan respon


umum terhadap kerusakan jaringan akibat
mikroba, kimiawi, atau fisik
Semoga bermanfaat