Anda di halaman 1dari 4

Sequential Decision Making

Contoh 3:

Sebuah perusahaan akan melakukan ekspansi dengan membuat produk


baru yang memerlukan pembelian mesin baru. Ada dua alternatif mesin yaitu
M1 dan M2 dengan investasi awal masing-masing sebesar US$15.000 dan
US$35.000. Tentunya kapasitas produksi M1 lebih rendah dibandingkan M2.
Permintaan produk tersebut di tahun pertama terdiri dari 3 kemungkinan yaitu
rendah, sedang dan tinggi dengan peluang berturut-turut 0.3, 0.5, dan 0.2.
Jika permintaan di tahun pertama tergolong rendah, permintaan dii tahun
kedua akan rendah dengan peluang 0.8 atau tinggi dengan peluang 0.2.
Peluang tersebut merupakan peluang bersyarat (conditional
probability) dengan notasi sebagai berikut:

P(tahun ke-2 rendah | tahun ke-1 rendah) = 0.8


P(tahun ke-2 tinggi | tahun ke-1 rendah) = 0.2

Informasi peluang bersyarat lainnya adalah sebagai berikut:

P(tahun ke-2 rendah | tahun ke-1 sedang) = 0.3


P(tahun ke-2 tinggi | tahun ke-1 sedang) = 0.7
P(tahun ke-2 rendah | tahun ke-1 tinggi) = 0.1
P(tahun ke-2 tinggi | tahun ke-1 tinggi) = 0.9

Beberapa alternatif tindakan/keputusan yang harus dipilih pada tahun kedua


adalah sebagai berikut:
1. Jika di tahun pertama membeli M1 dan permintaan produk rendah maka
perusahaan akan melanjutkan penggunaan M1
2. Jika di tahun pertama membeli M1 dan permintaan sedang atau tinggi
maka perusahaan menghadapi dua alternatif berikutnya pada akhir
tahun pertama yaitu melanjutkan pengoperasin M1 atau melakukan
ekspansi dengan membeli peralatan baru sebagai pelengkap M1. Biaya
yang dibutuhbkan untuk ekspansi tersebut adalah US$ 13.000
3. Jika ditahun pertama membeli M2 dan permintaan rendah, maka pilihan
selanjutnya adalah mengurangi kapasitas produksi (cut-back) atau tidak
melakukan tindakan
4. Jika ditahun pertama membeli M2 dan permintaan sedang perusahaan
memutuskan untuk melanjutkan produksi dengan M2 tanpa modifikasi
untuk tahun kedua. Jika permintaan tinggi maka pilihannya adalah tidak
ada ekspansi atau menaikkan kapasitas produksi dengan biaya US$
5000.
Akhir tahun-1
31=0.8x30+0.2x35 31
60.95=0.3x(25+31)+0.5x(30+30.5) 30
+0.2x(35+34.5) 8
Node-4 35
Tdk Ekspansi = 30.5
Ekspansi = 42.5-13 30.5
20
=29.5
30.5 9
-> Pilih 30.5 60.95
sedang (30), 0.5 35
2 4 42.5
25
10
50
33.5
20
34.5 11
35
45.95 5 47.5
25
1 12
50
22.4
18
13
22
40
6 22
15
14
50
67.35 39.5
sedang (35), 0.5 15
2 15
50
46.5
15
50 16
50
7 55
10
17
60
Soal-Soal Latihan
Soal 1
Tentukan keputusan terbaik untuk soal contoh 3 sebelumnya
tetapi dengan beberapa perubahan, yaitu:
a. Biaya ekpansi pada node 4 berkurang dari 13.000 menjadi
5.000
b. Biaya pembelian mesin M2 berubah menjadi 29.000

Soal 2
Jika soal contoh 3 dimodifikasi yaitu dengan adanya alternatif
mesin M3 yang bisa dibeli pada awal dengan biaya
sebesar US$ 25.000. Keuntungan di akhir tahun pertama
berturut-turut untuk permintaan rendah, sedang, dan tinggi
adalah 20.000, 37.000, dan 40.000. Pada akhir tahun
pertama pilihan tindakan berikutnya adalah ekspansi
dengan biaya 10.000, atau hanya melanjutkan
pengoperasian M3 saja. Keuntungan pada tahun kedua
disajikan pada tabel berikut:

Keputusan pada akhir Permintaan tahun ke-2


tahun pertama Rendah Tinggi
Tidak ekspansi 19.000 38.000
Ekspansi 26.000 53.000
Soal 3

Sebuah Kota sedang merencanakan pembuatan jalan Tol dengan dua pilihan
bentuk jalannya, yaitu jalan lebar dengan 4 jalur yang memerlukan biaya US$ 2
Juta atau jalan yang lebih sempit dengan biaya US$1 Juta. Setelah 5 tahun
kota tersebut merencanakan untuk memperlebar jalan tergantung pada
kepadatan lalu lintas yaitu rendah (R1) atau tinggi (T1) dengan peluang
masing-masing sebesar 0.25 dan 0.75. Jika dibuat tol lebar, biaya perawatan
untuk 5 tahun pertama adalah US$ 5.000 atau 75.000 tergantung apakah
kepadatan lalulintas rendah atau tinggi. Jika dibuat jalan yang lebih sempit,
biaya perawatannya adalah 30.000 dan 150.000.
Misalkan dibangun jalan lebar. Pada akhir tahun ke-5 tidak akan dibuat
pelebaran jika tingkat kepadatan rendah. Jika tingkat kepadatan tinggi maka
ada 2 alternatif tindakan yaitu pelebaran kecil dengan biaya 150.000 atau
pelebaran besar dengan biaya 200.000.
Jika dibangun jalan yang lebih sempit dan pada akhir tahun ke-5 tingkat
kepadatannya rendah maka ada 2 pilihan keputusan pelebaran di akhir tahun
ke-5 yaitu pelebaran kecil dengan biaya 50.000 atau pelebaran besar dengan
biaya 100.000. Jika kepadatannya tinggi maka alternatifnya adalah melakukan
pelebaran besar dengan biaya 900.000.
Kepadatan lalu lintas pada 5 tahun berikutnya (tahun ke-6 sampai ke-10)
digolongkan rendah (R2) atau tinggi (T2). Peluang bersyaratnya adalah
sebagai berikut:
P(R2|R1) = 0.75 P(R2|T1) = 0.10
P(T2|R1) = 0.75 P(T2|T1) = 0.10
Biaya pemeliharaan untuk tahun ke-5 sampai 10 tergantung bentuk jalan yang
dibuat di tahun pertama, tipe pelebaran yang dibuat pada akhir tahun ke-5, dan
tingkat kepadatan lalu lintas pada tahun ke-5 sampai 10.

Jalan tahun 1 Pelebaran thn-5 Kepadatan thn-5-10 Biaya

Tdk dilebarkan Rendah (R2) 200.000


Tinggi (T2) 250.000
Kecil Rendah (R2) 150.000
Jalan Lebar
Tinggi (T2) 175.000
Besar Rendah (R2) 125.000
Tinggi (T2) 100.000
Kecil Rendah (R2) 200.000
Tinggi (T2) 250.000
Jalan Sempit
Besar Rendah (R2) 175.000
Tinggi (T2) 150.000