Anda di halaman 1dari 12

STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL

PSAP 08 KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN

KELOMPOK :

ISMA DELITA / 14043030

NIA PERMATA SARI S / 14043032

WAHYU NINGSIH /14043142


Tujuan:
Mengatur perlakuan akuntansi untuk konstruksi dalam pengerjaan.

Identifikasi pekerjaan

Pernyataan
Standar ini
memberikan Penetapan basis pengakuan
panduan dan pengungkapan
untuk:

Penetapan besarnya
biaya
Ruang Lingkup

Pelaksanaan Aset Tetap

Jangka Panjang

Masalah utama yang diakui


Konstruksi Dalam Pengerjaan
Mencakup Tanah, Peralatan ,Mesin, Gedung
, Bangunan dan Lain-lain

Periode waktu perolehan bisa kurang


atau lebih dari satu periode akuntansi

Perolehan Aset dapat dilakukan dengan


membangun sendiri atau melalui pihak
ketiga
Perolehan jasa yang
Perolehan atau
berhubungan langsung
konstrukasi aset
dengan perencanaan.

KONTRAK KONSTRUKSI

Perolehan jasa
berhubungan langsung Membongkar Aset
dengan pengawasan
Penyatuan dan segmentasi kontrak konstruksi

Syarat kontrak konstruksi antara lain :

1. Proposal terpisah setiap aset;


2. Setiap aset telah dinegosiasikan
secara terpisah;
3. Biaya masing- masing aset dapat
diidentifikasikan.

Konstruksi tambahan
diperlakukan sebagai suatu
kontrak konstruksi terpisah jika :

1. Aset tambahan berbeda secara


signifikan;
2. Harga aset tambahan ditetapkan
tanpa memperhatikan harga
kontrak semula.
Pengakuan konstruksi dalam pengerjaan

Suatu benda berwujud harus diakui


sebagai Konstruksi Dalam Pengerjaan
jika:
1. besar kemungkinan bahwa manfaat
ekonomi masa yang akan datang
berkaitan dengan aset tersebut
akan diperoleh;
2. biaya perolehan tersebut dapat
diukur secara andal; dan
3. aset tersebut masih dalam proses
pengerjaan.

kriteria:
1. Konstruksi secara substansi telah
selesai dikerjakan; dan
2. Dapat memberikan manfaat/jasa
sesuai dengan tujuan perolehan;
Pengukuran
Konstruksi Dalam Pengerjaan dicatat
dengan biaya perolehan.

BIAYA KONSTRUKSI
Secara swakelola
1. Biaya-biaya yang berhubungan
langsung dengan suatu kegiatan;
2. Biaya-biaya yang dapat diatribusikan
ke kegiatan konstruksi;
3. Biaya yang secara khusus dibebankan
ke konstruksi.

Secara kontrak
1. Termin yang telah dibayarkan
2. Kewajiban yang masih harus dibayar
3. Pembayaran klaim kepada kontraktor
Biaya Pinjaman Selama
konstruksi

Jika konstruksi dibiaya dari pinjaman, maka biaya pinjaman:

Menambah biaya
konstruksi sepanjang
dikapitalisasi biaya tersebut dapat
diidentifikasi dan
ditetapkan secara andal
Syarat Kapitalisasi Biaya Pinjaman:

1. Tidak melebihi biaya jumlah biaya bunga


yang dibayarkan periode bersangkutan.

2. Jika pinjaman untuk bebarapa jenis aset


dialokasikan dengan metode rata-rata
tertimbang.

3. Jika konstruksi dihentikan sementara


bukan karena forse majeur, biaya
pinjaman dikapitalisasi.

4. Jika konstruksi dihentikan sementara


karena forse majeur biaya pinjaman tidak
dikapitalisasi.
Penyajian: Pengungkapan:
a) Rincian kontrak konstruksi
Konstruksi Dalam dalam pengerjaan berikut
Pengerjaan (KDP) tingkat penyelesaian dan
disajikan dalam Neraca jangka waktu
masuk kedalam penyelesaiannya;
kelompok Aset Tetap b) Nilai kontrak konstruksi dan
sumber pendanaannya.
c) Jumlah biaya yang telah
dikeluarkan dan yang masih
harus dibayar;
d) Uang muka kerja yang
diberikan
e) Retensi
By:
Isma Delita
Nia Permata sari S
Wahyu Ningsih