Anda di halaman 1dari 8

ASPEK ONTOLOGI, EPISTIMOLOGI DAN AKSIOLOGI DALAM TEORI

SOSIOLOGI PERILAKU (TEORI BEHAVIORISME SOCIOLOGY)

Kelompok 9 (Filsafat Ilmu Sosial)


Diah Dwi A. ( F1A016046 )
Alam Azizi ( F1A016057 )
Zainal Abidin ( F1A016058 )
Dinda Galih P. ( F1A016060 )
Fadhilla Larasati ( F1A016061 )
Nizam Farabi ( F1A016065 )
Devina Putriningtyas ( F1A016067)
Aldarizka Jihan N ( F1A016069 )
Muhamad Faqih ( F1A016070 )
Widi Mulia ( F1A016071 )
Gita Oktaviana ( F1A016072 )

Kelompok 9 (Filsafat Ilmu Sosial)


Burrhus Frederic Skinner (B.F.
Skinner) mengadakan pendekatan
behavioristik untuk menerangkan tingkah
laku, Perhatian behavioral sosiologi
adalah hubungan historis antara akibat
tingkah laku yang terjadi dalam
lingkungan aktor dengan tingkah laku
yang terjadi sekarang. Akibat dari tingkah
laku yang terjadi di masa lalu
mempengaruhi tingkah laku yang terjadi
di masa sekarang.

Burrhus Frederic Skinner (B.F. Skinner) The Behavior of Organism


Pembahasan Materi
Teori Behavioristik mempunyai objek
ontologi yaitu individu yang
berhubungan dengan sosial dan non
sosial, dan memusatkan perhatian
kepada proses interaksi.

Ontologi : Apa yang ingin kita ketahui?


Epistimologis dalam Teori Behavioristik yaitu
rasionalisme dan empiris. Rasionalisme
memilki pengertian yaitu dimengerti oleh
rasional manusia dan dapat dibuktikan
kerasionalisasinya dan Sedangkan empiris
yaitu bedasarkan pengalaman, pengalaman
tersebut benar-benar dirasakan dan
membuat perilaku seseorang memilki
sebuah perilaku baru akibat dari perilaku
masalalunya.
Teori Behavioristik bersifat rasionalisme dan
empiris dengan menggunakan metode yang
dipergunakan oleh paradigma yang lain
seperti kuesioner, interview dan observasi.

Epistemologi : Bagaimana cara kita mengetahui?


Makna nilai dalam teori behaviorisme
Skinner adalah orientasi pada perilaku
manusia berdasarkan kondisi eksternal
yakni pengontrolan dalam lingkungan.
Sehingga Aksiologi dalam teori
behaviorisme adalah pengontrolan dalam
lingkungan.

Aksiologi : Nilai kegunaan pengetahuan