Anda di halaman 1dari 2

Faktor intrinsik dan ekstrinsik yang mempengaruhi perkembangan anak

a. Faktor Internal (genetik)


Soetjiningsih (1998) mengungkapakan bahwa faktor genetik merupakan modal dasar mencapai
hasil pertumbuhan. Melalui genetik yang berada di dalam sel telur yang telah dibuah, dapat
ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Faktor genetik antara lain termasuk berbagai
faktor bawaan yang normal dan patologis, jenis kelamin, ras atau suku bangsa. Apabila potensi
genetik ini dapat berinteraksi dalam lingkungan yang baik dan optimal maka akan menghasilkan
pertumbuhan yang optimal pula.

b. Faktor Eksternal (lingkungan)


Secara garis besar, faktor lingkungan dapat dibagi dua yaitu: lingkungan prenatal dan lingkungan
pascanatal. Faktor lingkungan pasacanatal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan anak yaitu:
lingkungan biologis, lingkungan fisik, faktor psikososial, faktor keluarga dan adat istiadat.
a) Lingkungan biologis, yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah ras, jenis kelamin,
umur, gizi, perawatan kesehatan, kepekaan terhadap penyakit, penyakit kronis, fungsi
metabolism yang saling terkait satu dengan yang lainnya.

b) Lingkungan fisik, dapat mempengaruhi pertumbuhan adalah cuaca, keadaan geografis,


sanitasi lingkungan, dan radiasi.

c) Faktor psikososial, stimulasi (ransangan), motivasi, ganjaran atau hukuman, stress, lingkungan
sekolah, cinta dan kasih sayang serta kualitas interaksi anak dan orang tua.

d) Faktor keluarga dan adat istiadat, pekerjaan atau pendapatan keluarga, stabilitas rumah
tangga, adat istiadat, norma dan tabu serta urbanisasi.

e) Faktor sosial ekonomi, pendidkan, pekerjaan, teknologi, budaya dan pendapatan keluarga.
Faktor tersebut berinteraksi satu dengan yang lainnya sehingga dapat mempengaruhi masukan
zat gizi dan infeksi pada anak pada akhirnya akan mengakibatkan pertumbuhan terganggu.