Anda di halaman 1dari 87

KEBUTUHAN NUTRISI

Anatomi & Fisiologi Sistem Pencernaan


PENGERTIAN
 Nutrisi
Segala sesuatu yg dimakan sso
dan bgm tub menggunakannya.
 Nutrient
Zat kimia organik / anorganik
yang ditemukan dlm makanan
dan diperlukan u/berfungsinya
tubuh.
Bila intake/ masukan adekuat
(cukup) = Nutrient essensial
Dampak nutrisi pada tumbuh-
kembang
anak
• Dampak psikologis,
mencakup 3 aspek:
1. Psikodinamik
2. Psikososial
3. Maturasi organik
• Dampak fisiologis
Dampak Psikologis
1. Psikodinamik (Freud)
 Pada usia bayi, 2. Psikososial (Erikson)
pemenuhan kebutuhan
a) Dampak psikososial yang
yang utama adalah diperoleh adalah tercapainya rasa
kebutuhan dasar melalui percaya dan tidak percaya
oral. sebagai kegagalan dalam
 Fase oral berhasil dilalui pemenuhan kebutuhan tersebut.
apabila anak mendapat
b) Makanan dapat merupakan
kepuasan dalam stimulus yang dapat meringankan
pemenuhan kebutuhan rasa lapar anak, dan pemuasan
oral saat makan yang konsisten terhadap rasa lapar
 Dampak psikodinamik dapat mempengaruhi kepercayaan
anak pada lingkungannya,
yang diperoleh bayi
terutama keluarga.
adalah kepuasan.
Dampak Psikologis
3. Maturasi Organik (Piaget)

 Perkembangan organik yang Asupan nutrisi yang


dialami anak melalui makanan tepat untuk bayi, todler,
adalah pengalaman mendapatkan prasekolah, usia
beberapa sensoris, spt rasa atau sekolah dan remaja
pengecapan, penciuman,
pergerakan, perabaan.
akan sangat berdampak
 Dengan makanan anak akan dapat pada pertumbuhan
meningkatkan keterampilan, spt fisik, yaitu anak akan
memegang botol susu, memegang bertambah berat dan
cangkir, sendok; dan keterampilan
bertambah tinggi.
koordinasi gerak, spt: menyuap dan
menyendok makanan.
Perkembangan yg dihubungkan dengan
pemberian makan
USIA PERKEMBANGAN
(BULA
N)
LAHIR  mempunyai reflek menghisap, rooting, dan menelan
 Merasa lapar dan menunjukkan keinginan untuk makan dgn mengais,
mengekpresikan kepuasan dgn tidur
1-2 Mempunyai reflek ektrusi yang kuat
3-4  Reflek ekstrusi mulai berkurang
 Mulai mengembangkan koordinasi tangan-mata
4-5 Dapat mendekatkan bibir ke tepi cangkir
5-6 Dapat menggunakan jari untuk makan crackes sendiri
6-7 Mengunyah dan menggigit
Dapat memegang botol sendiri ttp tidak dapat minum dari botol
Menolak makan dengan menutup bibir; mempunyai kesuakaan rasa
7-9 Memegang sendok dan bermain dengan sendok selama makan
Dapat minum dari sedotan
Perkembangan yg dihubungkan dengan
pemberian makan
USIA PERKEMBANGAN
(BULA
N)
48  Jarang menumpahkan makanan bila menggunakan sendok
 Memakai sendiri finger foods
 Makan dengan garpu yang dipegang dengan jari
54  Menggunakan garpu sama seperti sendok
72  Memotong dengan pisau
84  Memotong makanan lunak dengan pisau
Fungsi Pemberian Makan

 Fungsi Fisiologis
yaitu memberikan nutrisi sesuai kebutuhan agar
tercapai tumbuh kembang yang optimal

 Fungsi psikologis
yaitu penting dalam pengembangan hubungan
emosional ibu dan bayi sejak awal

 Fungsi Sosial/edukasi
yaitu melatih anak mengenal makanan,
keterampilan makan.
NUTRIENT ESSENSIAL
Karbohidrat
Protein
Lemak
Vitamin
Mineral
1. KARBOHIDRAT
• 1 gr = 4 kkal, sumber energi utama
• Monosakarida : glukosa(dekstrosa),
fruktosa
• Disakarida : Sukrosa, laktosa,
maltosa
• Polisakarida : glikogen  serat
(pektin, gum, hemiselulosa, getah)
• Glikogen : sumber energi utama
saat puasa
• Metabolisme KH :
a.Glikogenolisis : glikogen  glukosa, CO2,
dan H2O
b.Glikogenesis : glukosa  glikogen
c.Glukoneogenesis : as.amino + gliserol 
glukosa
• Asupan : 45-50% dr total kalori
• BEE (Basal Expenditure Energy)
P : 655 + (9,6 x BB dlm kg) + (1,7 x TB dlm
cm) – (4,7 x umur dlm tahun)
L : 66 + (13,7 x BB dlm kg) + (5 x TB dlm cm) –
(6,8 x umur dlm tahun)
2. Protein
• Fungsi : u/pertumbuhan, pemeliharaan
dan perbaikan jar.tubuh
• 1 gr = 4 kkal
• Bentuk sederhana : as.amino yg disimpan
dlm jaringan berbentuk hormon dan
enzim
• As amino esensial tdk dpt disintesis dlm
tubuh tapi harus di dapat dr makanan
• Sumber : daging, hewan ternak, susu,
dan telur
• Asupan : 10-15%
3. Lemak
• Sumber energi paling besar
• 1 gr = 9 kkal
• Lipid : lemak yg dpt membeku pd suhu
ruangan tertentu
• Lipid : trigliserid + as lemak
• Lipogenesis : proses sintesis as lemak
• As lemak esensial : as lemak linoleat
• As lemak non esensial : as lemak
linolenat, arakidonat
• Asupan : 35-40%
4. AIR
• Komponen kritis dlm tubuh
• Air menyusun 60-70% dr seluruh BB
• Sumber : konsumsi cairan, buah2an
segar, sayuran, dan air yg diproduksi
selama oksidasi makanan
• Pd org sehat : intake cairan = output
melalui eliminasi, respirasi, dan
berkeringat
5. Vitamin
• Vitamin larut air : Vit C dan B
• Vitamin larut lemak : Vit A, D, E, dan K

6. Mineral
• Elemen esensial nonorganik sebagai
katalis dlm reaksi biokimia
• Kalsium, Magnesium, Fosfor, dll
Metabolisme

• Semua Perubahan Yang Terjadi terus


menerus didalam tubuh sebagai hasil
aktifitas jaringan
P ROSES SUPLAY MAKANAN
A
KE SEL TUBUH MANUSIA
Intake makanan dari
1.Ingesti
lingk ke dlm tubuh
 Proses
1.Pemasukkan makanan ke dalam mulut
(koord antara otot rangka & sistem saraf)
2.Pengunyahan
3.Menelan (koordinasi antara lidah, refleks
pharing & esophagus serta saraf cranial)
 waktu : 5 – 15 detik
2.DIGESTI

 perubahan fisik & kimia makanan untuk


dapat diabsorbsi dengan bantuan enzim
dan coenzim (diatur oleh hormon dan
saraf) sehingga menjadi chyme

 PROSES
Nasi (karbohidrat )  monosacharida
Tahu (protein)  asam amino
Keju (lemak)  asam lemak

 Waktu : 1 – 4 jam
3. Absorbsi

proses masuknya partikel zat


makanan dari saluran pencernaan
ke dlm pembuluh darah dan limphe

 Proses
1. Mayoritas terjadi di usus halus
2. Gaster : berupa alkohol &aspirin
3. Sistem limpatik : zat makanan
yg larut dalam lemak
4. Kapiler darah : zat makanan yg
larut dalam air
4. Transportasi

proses masuknya zat makanan yang larut


dlm lemak maupun air ke dlm sel

 Proses
1. Zat yang larut dalam air
Vaskuler  vena porta hepatica hepar
 sel
2. Zat yang larut dalam lemak
Kapiler limpatik  pembulun limpe besar
 ductus thoracsicus  vena subclavia
sinistra / vena jugularis interna sinistra 
vena cava  jantung  arteri hepatica
 hepar  sel
 Proses tubuh , bila terjadi peningkatan
kebutuhan energi

Glycogenolisis
1. Glycogenolisis : glycogen glukosa
2. Glukoneogenesis
a. Lipid  gliserol  glukosa
b. Asam lemak benda keton
c. Protein  asam amino  glukosa

Lipolisis ? Lipogenesis ? Glicolisis ?

Glicogenesis ?Glucolisis?
Glucogenesis ?
 Alat bantu untuk mencapai sel
a. Insulin : transfor glukosa dan asam
amino melewati membran sel
b. Growth hormon : memfasilitasi
asam amino ke intrasel
 Penggunaan makanan oleh sel hepar
1. Karbohidrat  glilkogen / fat
2. Lemak  jaringan lipid (pada hepar
dibuat fibrinogen, albumin dan globulin)
3. Protein dikirim ke sel tt untuk
membangun dan memperbaiki jaringan
dan bila >>> dibentuk glycogen dan fat
Faktor yg mempengaruhi Pola Diet :
1. Status Kesehatan : fungsi sistem pencernaan,
proses penyakit, dll
2. Kultur dan Agama
3. Usia
4. Jenis kelamin
5. Pekerjaan
6. Status Sosioekonomi
7. Pilihan Pribadi
8. Faktor Psikologis
9. Alkohol dan Obat
10. Kesalahan Informasi & Keyakinan thd
makanan
KEBUTUHAN NUTRISI
• Kebutuhan Kalori
• Kebutuhan Protein
• Kebutuhan Lemak
• Kebutuhan Vitamin & mineral
• Kebutuhan Cairan

Komposisi Diet :
KH : 45-50%
Lemak : 35-40%
Protein : 10-15%
Kebutuhan Nutrisi Pada Bayi

• Bayi 0-12 bulan memerlukan jenis makanan ASI, susu


formula dan makanan padat.
• Kebutuhan kalori bayi antara 100-200 kkal/kgBB.
• Pada 6 bulan pertama lebih baik bayi mendapat ASI tanpa
diberikan susu formula.
Kebutuhan Nutrisi Pada Bayi

• Pada Usia 6 bulan mulai diperkenalkan dengan nasi tim


saring dgn bahan makanan yang lebih bervariasi dgn jenis
protein hewani, protein nabati, kandungan serat yang kaya
akan vitamin dan mineral. Diberikan 1x/hr.
• Pada usia 8 atau 9 bulan nasi tim tdk lagi
disaring tapi dibuat dgn tekstur agak
kasar. Diberikan 3x/hr.
Kandungan zat gizi ASI (setiap 100 gram)

Kalori : 68 kalori
Protein : 1,4 gram
Lemak : 3,7 gram
Karbohidrat : 7,2 gram
Zat kapur : 30 gram
Fosfor : 20 gram
Vitamin A : 60 gram
Tiamin : 30 gram
Zat kekebalan yang terdapat dalam ASI

• Immunoglobulin yang berfungsi untuk


melindungi tubuh dari infeksi
• Lisozim yang dapat menghancurkan dinding sel
bakteri
• Laktoperoksidase yang dapat membunuh
Streptococcus
• Laktoferin yang dapat membunuh beberapa jenis
organisme
• Sel darah putih yang dapat berfungsisebagai
fagositosis
• Zat anti Staphylococcus
Kebutuhan Nutrisi usia 4-6 bulan

1. Nutrisi utama tetap asi ditambah bubur susu dan


sari buah, pemenuhan kebutuhan nutrisi anak
terdapat tambahan seiring perkembangan fungsi
sistem pencernaan
Kebutuhan Nutrisi usia 6-9 bulan

Usia 6 bln mulai diperkenalkan dengan nasi tim


saring dgn bahan makanan yg lebih bervariasi yg
mengandung protein hewani, protein nabati,
kandungan serat yg kaya akan vitamin dan
mineral. Diberikan 1x/hr
Mengingat perkembangan gigi sudah ada  bayi
mulai mengunyah dapat diberikan makanan
lebih padat dari sebelumnya
Kebutuhan Nutrisi usia 10-12 bulan

= 6-9 bulan, namun lebih padat dan posrsinya


ditambah, karena pertumbuhan gigi dan
pencernaan sudah bertambah. Diberikan 3x/hr
Kebutuhan nutrisi usia toddler

Usia 12-18 bulan pertumbuhan sedikit lambat sehingga


kebutuhan nutrisi dan kalori menurun (102 kkal/KgBB)
Karakteristik:
Anak sukar makan
Nafsu makan anak sering kali berubah
Biasanya anak menyukai jenis makanan tertentu
Anak cepat bosan dan tidak tahan makan sambil duduk
dalam waktu lama
Kebutuhan nutrisi usia preschool

Pertumbuhan sedikit lambat, kebutuhan kalori 90


kkal/kgBB
Karakteristik:
Nafsu makan kurang
Anak lebih tertarik dengan aktivitas bermain
Anak mulai senang mencoba jenis makanan baru
Waktu makan merupakan kesempatan yg baik
bagi anak untuk belajar dan bersosialisasi dengan
keluarga
Kebutuhan Nutrisi usia sekolah

Pertumbuhan anak tidak banyak perubahan. Keb kalori: 70


Kkal/KgBB
Karakteristik:
Anak dapat mengatur pola makan sendiri
Pengaruh teman atau jajan di sekolah/lingkungan rumah
atau iklan makanan tertentu mempengaruhi pola
makan
Kebiasaan menyukai 1 jenis makanan tertentu
Aaktivitas bermain > makan
Kebutuhan Nutrisi usia sekolah

Anjuran untuk orang tua:


1) Membiasakan anak dengan pola makan yg baik
2) Motivasi anak untuk menyukai makanan baru
3) Jelaskan pada anak bahwa waktu makan bersama
keluarga lebih baik
4) Tidak membiasakan jajan di sekolah/rumah dan
bekali anak dengan makanan kecil untuk di sekolah
Kebutuhan Nutrisi usia remaja
Kebutuhan kalori dipengaruhi oleh waktu pencapaian anak
untuk masuk prapubertas, ♀ 50 kkal/KgBB, ♂ 60 kkal/kgBB
Karakteristik:
1) Besarnya pengaruh kelompok/geng akan
mempengaruhi pola kebiasaan makan
2) Anak sering kali tidak sempat makan karena sibuk
dengan aktivitas di luar rumah
3) Perubahan aktivitas yg banyak diluar rumah, anak
lebih menyukai makanan ringan
4) Anak mulai masuk fase pubertas mulai
Kebutuhan Nutrisi usia remaja

Anjuran untuk orang tua:


Motivasi anak remaja untuk mempunyai pola makan yg
teratur
Fasilitasi anak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bila
aktivitas di luar rumah
Karakteristik terkait dgn pemenuhan
kebutuhan nutrisi

1. Pada anak usia todler


• Anak sukar atau kurang makan
• Nafsu makan anak seringkali berubah;
hari ini makan banyak tetapi besok makan
sedikit
• Biasanya anak menyukai jenis makanan
tertentu
• Anak cepat bosan dan tidak tahan makan
sambil duduk dalam waktu lama
Karakteristik terkait dgn pemenuhan
kebutuhan nutrisi

2. Pada anak usia prasekolah


• Nafsu makan berkurang
• Anak lebih tertarik pada aktivitas bermain dengan teman atau
lingkungannya daripada makan
• Anak mulai senang mencoba jenis makanan baru
• Waktu makan merupakan kesempatan yang baik bagi anak
untuk belajar dan bersosialisasi dengan keluarga
Karakteristik terkait dgn pemenuhan
kebutuhan nutrisi

3. Anak usia sekolah


• Anak dapat mengatur pola makannya sendiri
• Adanya pengaruh teman atau jajanan di lingkungan sekolah
serta adanya reklame di televisi dapat mempengaruhi pola
makan untuk mencoba makanan yg belum dikenalnya
• Kesukaan menyukai satu makanan tertentu berangsur-angsur
hilang
• Pengaruh aktivitas bermain dapat menyebabkan keinginan
bermain lebih besar dari makan.
Karakteristik terkait dgn pemenuhan
kebutuhan nutrisi

4. Pada anak usia remaja


• Besarnya pengaruh kelompok atau geng akan mempengaruhi
pola kebiasaan makan
• Anak sering kali tidak sempat makan krn banyak aktivitas di
luar rumah: di klub olahraga, pramuka
• Krn perubahan aktivitas yg lebih banyak memakan waktu di
luar rumah, biasanya anak lebih menyukai makanan ringan
• Anak mulai memperhatikan bentuk badannya; takut
kegemukan.
MENGHITUNG KEBUTUHAN
NUTRISI
1. Kebutuhan Kalori Org Dewasa
(kkal/kgBB/hari)
BEE = BB x 1 x 24 jam (L)
BB x 0,9 x 24 jam (P)
REE = BB x 27 x AF (L)
BB x 25 x AF (P)
1 gr KH = 4 kkal
1 gr Protein = 4 kkal
1 gr Lemak = 9 kkal
AF (Activity Factor)
1. Sangat Ringan : banyak duduk,bedrest
L : 1,3 P : 1,3
2. Ringan : pekerja kantoran, IRT
L : 1,6 P : 1,5
3. Sedang : petani, mahasiswa aktif
L : 1,7 P : 1,6
4. Berat : atlet di TC, tentara yg berlatih
L : 2,1 P : 1,9
5. Sangat Berat : pandai besi, pekerja
konstruksi wanita
L : 2,4 P : 2,3
Kebutuhan Kalori pd Anak
Holliday Sugar

• 10 kg : 100 kkal/kgBB/hari
• 11-20 kg : + 50 kkal/kgBB/hari
• > 20 kg : + 20kkal/kgBB/hari

Neonatus
BBLR : 150 kkal/kgBB/hari
BBLN : 100 – 120 kkal/kgBB/hari
2. Kebutuhan Protein
• Dewasa : 1 gr/kgBB/hari
• Neonatus prematur : 3 gr/kgBB/hari
• 0-1 tahun : 2,5 gr/kgBB/hari
• 2-13 tahun : 1,5-2 gr/kgBB/hari
• Remaja : 1-1,5 gr/kgBB/hari
3. Kebutuhan Lemak
Rata- rata 35% dari total kalori
Untuk yg obesitas : 10% dr total kalori
(pelarut vitamin)

4. Kebutuhan Vitamin
RDA lihat referensi
5. Kebutuhan Cairan

• Dewasa : 35 ml/kgBB/hari

• Mineral2 penting :
Makro : Ca, P, Mg, S, Na, K, Cl
Mikro : Cr, Co, Cu, I, Fe, Mn, Zn, F,
Se, Mo
STATUS HIDRASI PADA ANAK

Komposisi Cairan Tubuh pada Anak:


Komposisi pada tubuh janin sebesar 90%, bayi prematur
sebesar 80%, bayi normal sebesar 70-75%, remaja sebesar
55-60% dan pada org dewasa …-…% dari BB.
Presentase cairan tubuh total (CTT) atau TOTAL BODY
WATER :
Bayi Umur 1-3 remaja
Prematur Neonatus tahun Laki-laki Perempuan Dewasa

CTT 85% 80% 65% 60-65% 55-58% 60-65%


CES 55% 45% 25% 20% 15-18% 20-25%
CIS 30% 35% 40% 40-45% 40% 40%
Dalam keadaan Normal, kehilangan air
pada anak terjadi melalui
• IWL, 45 mL/100 kal (Kulit:30mL/100kal,
dan pernafasan:15 mL/100kal dan
melalui tinja 4mL/100Kal
• Gangguan hidrasi pada anak dapat
berupa hipovolume dan overhidrasi
• Sebagian besar disebabkan oleh diare ,
muntah, kehilangan melalui keringat
KEBUTUHAN AIR PADA ANAK
Bayi dan anak memerlukan Lanjutan…
lebih banyak air untuk a) 175-200 mL per KgBB per hari
setiap kilogram BB nya dalam triwulan pertama
dibandingkan dewasa b) Menurun pada triwulan kedua
menjadi sekitar 150-175mL per
(frek. Berkemih dan nafas kgBB
meningkat ) c) Pada triwulan ketiga sebesar
Dalam keadaan normal 130-140mL per KgBB
konsumsi air pada bayi d) Pada triwulan keempat sebesar
sehat berkisar antara 10- 120-140 mL per KgBB
15% dari BB sedangkan e) Kebutuhan akan meningkat pd
untuk dewasa sekitar 2-4% keadaan tertentu seperti pada
kenaikan suhu tubuh (12%
BB. untuk 1 derajat Celcius
Untuk bayi menyusui, kenaikan suhu tubuh), bayi yg
masukan air rata-rata mendapat fototerapi (20%),
diare.
adalah :
KEBUTUHAN AIR PADA ANAK
Kebutuhan air pada bayi dan Lanjutan…
anak pada umumnya b) Kebutuhan air per hari berdasarkan
menggunakan 3 metode luas permukaan tubuh = 1.500
perhitungan kebutuhan air per mL/m² luas permukaan tubuh
hari, yaitu: c) Kebutuhan air per hari berdasarkan
jumlah cairan yang dikeluarkan
a) Kebutuhan air per hari tubuh = jumlah urin + IWL
berdasarkan rumus Holliday
dan Segar :
Kebutuhan air pd neonatus
 anak dgn BB<10
kg=100mL/kgBB Umur(hari) Kebutuhan
air(mL/kgBB/Hari
 Anak dgn BB 10-
2 50
20kg=1000mL + 50mL
untuk setiap kg kenaikan 3 60
BB diatas 10kg 4 80
 Anak dgn BB>20kg=1500 5- 100
mL 10- 130
KEBUTUHAN AIR PADA ANAK
Kebutuhan air pada anak Lanjutan…
berdasarkan Umur  Berdasarkan pengalaman klinik
jumlah urin per hari sekitar 1100
Umur Kebutuhan mL/m²/hari dan IWL kira-kira 500
air(mL/kgBB/hari)
mL/m²/hari.
0-4 50-80
 Dalam praktik sehari-hari secara
5-10 100-130 umum IWL = 20-30 mL/kg/BB
3 bulan 140-160  IWL dapat ditentukan berdasarkan
6 bulan 135-155 umur :
a) Neonatus = 50mL/kgBB
9 bulan 125-145
b) 0 sampai 1 th = 40mL/kgBB
1 tahun 120-135
c) 1 sampai 5 tahun = 30mL/kg BB
2 tahun 110-120
d) diatas 5 thn= 20mL/kg BB
4 tahun 100-110  Berbagai faktor yang
6 tahun 85-100 mempengaruhi IWL yaitu:
a) aktivitas meningkat
10 tahun 70-85 b) hipertermia
c) lingkungan suhu meningkat
14 tahun 50-60
d) hipotermia
18 tahun 40-50 e) udara yang lembab
f) keadaan sedasi
GGN. PEMENUHAN NUTRISI
• Ggn. Ingesti
• Ggn. Sekresi
• Ggn. Absorbsi
• Ggn. Transportasi/distribusi
• Ggn. Metabolisme
Dampak :
<< dr kebutuhan : KEP (marasmus,
kwasiorkor), Anemia
>> dr kebutuhan : Obesitas (>20% BB
ideal), Overweight (>10% BB ideal)
1. PENGUKURAN ANTROPOMETRI
1.BMI (Body Mass Index)
BMI = BB
(TB)²
< 20 : underweight
20-25 : normal
25-30 : overweight
> 30 : obese
2. BB Relatif
(TB (cm) – 100) – 10%
3. TSF (Triceps Skin fold) : tonjolan kulit di
suprailiaca,biceps, triceps&subscapicula
Normal : L  >= 12,5 mm
P  >= 16,5 mm
Obese : L  > 18, 6 mm
P  > 25,1 mm
Sangat Kurang : L  <= 2,5 mm
P  <= 3,0 mm
AMC (Arm Muscle Circumference) untuk
memperkirakan cadang protein tubuh
Formula : MUAC (mm) – (3,14 X TSF)
MUAC = Mid Upper Arm Circumference
4. Lingkar Lengan Atas (LLA)
LLA < 12 cm : Gizi Buruk
LLA 12 – 13,5 cm : Gizi Kurang
LLA > 13,5 cm : Normal
2. DATA BIOKIMIA
1. Hemoglogin dan hematokrit
(dipengaruhi oleh Fe, B12 dan protein)

2. Albumin , merupakan indikator protein dalam


jangka waktu yang lama

3. Transferin
- Protein plasma yang berperan dalam
pembentukan iron binding (Fe)
- Lebih sensitif daripada albumin dalam
indikator malnutrisi protein

4. Jumlah limfosit, akan menurun bila intake protein


kurang
5. Balans nitrogen
- Penyimpanan protein dalam tubuh
- Test yang dilakukan :
a. BUN (Blood Urea Nitrogen) , bila
keadaan  maka intake protein
,dehidrasi berat, malnutrisi,
penurunan eksresi ureum di ginjal
dan terjadi starvasion/ kelaparan
b. UUN (Urea Urine Nitrogen)
- Dipengaruhi oleh intake protein
6. Ekskresi kreatinin
- Merefleksikan massa otot
- Produk akhir kreatinin adalah
kreatin
- Dikeluarkan pada waktu metab
otot rangka
Perhitungan Kebutuhan Energi

Dipengaruhi beberapa faktor:


Gambaran klinis, status gizi
Umur, jenis kelamin, aktivitas rutin
Hasil lab dan pemeriksaan lain
Status kesehatan
Riwayat makanan
Data antropometri
Company Logo www.themegallery.com
Contoh 1
KEBUTUHAN ENERGI SEHARI
 Keadaan metabolisme tubuh stabil  Kebutuhan Energi
Total (total energi requirement) = Total Energy Expenditure
(TEE)
 Meliputi : Kebutuhan energi basal , energi
pencernaan makanan, aktifitas.
 Kebutuhan energi meningkat pada keadaaan stres akibat
tindakan operasi / penyakit (faktor stres)
Basal Metabolic Rate

 BMR = BEE (Basal energy expenditure)


 Kebutuhan energi yang dibutuhkan untuk fungsi fisiologis
tubuh (jantung, paru dll) diukur dengan menggunakan
kalorimeter direk  diukur menjelang pagi ketika pasien
masih tidur nyenyak  sulit digunakan dalam klinik
 Faktor yg mempengaruhi:
 luas permukaaan tubuh
 Jenis kelamin
 Aktivitas
 umur : masa pertumbuhan meningkat 12 %
 usia > 30 tahun mengalami penurunan
 Kehamilan dan laktasi, mengalami peningkatan BMR 20 – 25 %
 Suhu tubuh : kenaikan 1o C meningkat BMR 13 %
 Tidur : BMR mengalami penurunan 10 %
 Status gizi
AKTIFITAS
 Pasien bed rest total kenaikan BMR naik 5 - 10 %

 Aktifitas ringan sekali atau pasien rawat jalan , BMR naik


30 %
 Aktifitas ringan (penjahit, supir, perawat), BMR naik 50 %

 Aktifitas sedang (tukang kayu), BMR naik 75%

 Aktifitas berat (olahragawan:perenang) , BMR naik 100 %


Spesific Dinamic Action
SDA=Diet induced thermogenesis (DIT)
kalori yang dibutuhkan untuk proses
pencernaan , penyerapan dan metabolisme makanan.
SDA Nutrisi paranteral adalah 0 %, sedangkan untuk
makanan
enteral dan oral adalah 5 -10 %.
FAKTOR STRESS

Perubahan metabolisme akibat stress


menyebabkan keluaran energi pasien meningkat.
Jumlah kenaikan kebutuhan disebut factor stress.
Nilai bervariasi sampai mencapai 100%.
Faktor stres ditentukan oleh jenis trauma,
cedera dan infeksi
Faktor Stress
• Malnutrisi : 0,7
• Hemodialisis : 1 – 1,05
• Gagal ginjal kronis nondialisis : 1
• Infeksi ringan : 1
• Infeksi sedang : 1,2 – 1,3
• Infeksi berat : 1,4 – 1,5
• Gagal jantung kongestif stabil : 1,1 – 1,2
• Rumatan tanpa stress : 1 -1.2
• Demam : 12% per derajat >380 C
• Bedah minor : 1.1 -1.3
• Bedah mayor : 1.2 – 1.4
• Tumbuh kejar : 1.5 - 2
• trauma / cedera kepala: 1.5 – 1.7
Kebutuhan energi bayi dan anak
• Kebutuhan bayi dan anak lebih besar bila
dibandingkan orang dewasa 
pertumbuhan yg pesat
• Untuk tiap 3 th pertama pertambahan
umur  kebutuhan energi turun 10
kkal/KgBB
• Pertumbuhan dan perkembangan cepat
pada usia remaja  energi meningkat
Contoh Perhitungan Energi dr tabel WK

• Untuk anak sehat


– Umur 4 bln  BBI = (4:2)+4 = 6 Kg
Kebutuhan energi = 6 x 110 = 660 kkal
– Umur 2 th  BBI = (2x2) + 8 = 12 kg
Kebutuhan energi = 12 x 100 = 1200 kkal
Metabolisme Basal
• Metabolisme basal dihitung berdasarkan
luas permukaan tubuh, kira2 sesuai dgn
1500 kkal/24jam untuk tiap m2 luas
permukaan tubuh atau 55 kkal/KgBB/hr
• Kenaikan suhu tubuh 10 C  menaikkan
basal 10%
• Rumus BMR = (55-2 x umur) x KgBB
3. RIWAYAT DIET

1. Pola kebiasaan makan


(waktu, jenis dan jumlah)
2. Makanan yang disukai, tidak disukai,
menimbulkan alergi, membahayakan
serta yang menguntungkan
3. Pembatasan makanan
(diet khusus, budaya, keyakinan)
4. Intake cairan
5. Penggunaan vitamin dan
mineral (jenis & frekuensi)
6. Problem diet (nafsu makan,
makanan yg menimbulkan diare
serta kembung)
7. Kesulitan mengunyah dan
menelan
4. RIWAYAT KESEHATAN

1. Diabetes Melitus
2. Heart Problem
3. Tumor
4. Batu ginjal/ empedu
5. Ulcus
6. Gangguan pada intestine
7. Hiper/ hipotiroid
1. PENGKAJIAN
1. Penilaian status nutrisi
2. Riwayat diet dan pengobatan
3. Manifestasi klinis
- Rambut - Kardiovaskular
- Mata - Otot
- Lidah - GIT
- Membran mukosa - Neurologis
- Vitalitas
2. MASALAH KEPERAWATAN
1.Perubahan nutrisi kurang dari
kebutuhan berhubungan dgn :
- Ketidakmampun dalam ingesti/
digesti/absorbsi /metabolisme
- Ketidakmampuan struktur oesophagus
- Paralisis saraf V,VII,IX,X,XII
- Anoreksia dan vomiting
- Inadekuat enzim dan pengaturan
hormon insulin dan tiroksin
- Ketidakwaspadaan thd peningkatan
kebutuhan selama hamil
- Ketidakwaspadaan thd masa
pertumbuhan
2. Perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan
berhubungan dengan :Intake makanan
yang berlebihan dari kebutuhan tubuh.
3. Perubahan pemeliharaan kesehatan
(aktual/potensial)
3. PERENCANAAN
• Tujuan :
- Diterapkannya diet seimbang
- Penilaian status nutrisi : dlm batas
normal
- Perubahan gaya hidup
- Berkurang/tdk adanya tanda2 malnutrisi
- Meningkatkan kemandirian dlm
menggunakan alat bantu makan
• Intervensi :
- Konseling, edukasi
- Menstimulasi nafsu makan
- Membantu klien makan sesuai dgn
tingkat kemandirian & jenis alat
bantu makan (NGT, Gastrostomy,
Jejunustomy)
LATIHAN MENGHITUNG NUTRISI
1. Nn.K, 22 thn, dirawat di RS krn mengalami
anemia berat & anoreksia.TB = 160 cm,
BB = 40 kg, Hb = 8,7 gr%. Riwayat diet
Nn.K menurut klg hampir setiap hari mkn
mie instan rebus, kdg2 dicampur dgn telur.
Nn.K jg tdk suka sayuran & malas mkn
buah2an. Tentukan rencana diet pasien
agar BMI = 20 & BB naik sebanyak 500
gr/mg?
Jawab :
BB normal agar BMI = 20
 2,56 x 20 =51,2kg
REE = 40 x 25 x 1,5 = 1500 kkal/hr
Tujuan : menaikkan BB 500 gr/mg
 500 gr x 7 kkal = 3500 kkL/mg
Tambahan intake kalori per hari
 3500 : 7 hr = 500 kkal
Intake total perhari = 1500 +500 = 2000 kkal
Cat : 1 gr jar.tubuh = 7 kkal
2. An.A, 12 thn direncanakan u/ menjalani reparasi
hipospadia.TB = 150 cm, BB = 38 kg. Tentukan
rencana pemberian nutrisinya?
Jawab :
Keb.kalori anak dgn BB = 38 kg
10 I : 1000
10 II : 500
18 : 360 +
1860 kkal/hari
Komposisi :Lemak : 35%
Protein : 0,8 gr/kgBB/hr
KH : sisanya