Anda di halaman 1dari 37

POTENSI ANTIMIKROBA

EKSTRAK ETANOL AKAR


GANTUNG BERINGIN (Ficus
benjamina) TERHADAP
BAKTERI Pseudomonas
aeruginosa SECARA IN VITRO
Reviandy Achmad Armandani
145070100111031
Program Studi Sarjana Kedokteran

Penguji : dr. Indriati Dwi Rahayu, M.Kes


Pembimbing 1 : dr. Yuanita Mulyastuti, M.Si
Pembimbing 2 : dr. Hera Dwi Novita, Sp.M
Bab PENDAHULUAN
1 1.
2.
Latar belakang
Rumusan masalah
3. Tujuan penelitian
4. Manfaat penelitian
Latar Belakang

Infeksi Pengobatan Ficus


Prevalensi
Nosokomial sekarang benjamina
Resistensi Infeksi
Nosokomial
Survei WHO = 8.7% pasien
yang dirawat di 55 rumah
sakit di 14 negara dalam 4
wilayah menderita infeksi
Kecacatan nosokomial
Kematian
Prevalensi Infeksi
Nosokomial

Amerika
Serikat

Pengamatan pada 414 pasien yang dilakukan terapi bronkoskopi, didapatkan infeksi
nosokomial 9.4%

Pseudomonas aeruginosa  66.7%


Prevalensi Infeksi
Nosokomial

indonesi
a

Penelitian Laboratorim Mikrobiologi RSUP M.Djamil Padang tahun 2012, 683 pasien
mengalami infeksi nosokomial

80 dikarenakan Pseudomonas aeruginosa (11.7%)


• Terapi utama
Psedomonas
aeruginosa
• Stabil terhadap
Pengobatan bakteri gram negatif
sekarang
• Tingkat resistensi 
Ceftazidi
12.2%
me
(ECDC,. 2013)
Flavonoi
Saponin Tanin
d
Apakah ekstrak etanol akar
gantung beringin (Ficus
musan Masalah
benjamina) memiliki potensi
antimikroba terhadap bakteri
Pseudomonas aeruginosa
secara In Vitro?
Mengetahui potensi antimikroba ekstrak etanol
Tujuan akar gantung beringin (Ficus benjamina)
Umum terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa
secara In Vitro

Mengetahui hubungan antara kenaikan


Tujuan konsentrasi ekstrak etanol akar gantung
Khusus beringin (Ficus benjamina) terhadap hambatan
pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa
secara In Vitro
KERANGKA KONSEP
Bab DAN HIPOTESIS
3 1. Kerangka konsep penelitian
2. Hipotesis penelitian
KERANGKA
KONSEP
PENELITIAN

Ekstrak etanol
akar Pseudomonas
gantung auriginosa
beringin (Ficus
Benjamina)
Flavonoid
• Menghambat sintesis Asam
Kerusakan dinding sel
Nukleat bakteri
• Membentuk kompleks
dengan protein ekstraseluler

Saponin
Ekstrak • Menurunkan Tegangan
etanol akar Pseudomonas a
gantung
Permukaan Pseudomonas
• Meningkatkan
beringin Permeabilitas membran
auriginosa
(Ficus Kerusakan
Benjamina) membran sel
bakteri
Tanin
• Denaturasi Protein
• Membentuk kompleks dengan
protein ekstraseluler
Metabolisme bakteri
terganggu
Hipotesis
penelitian
◇ Ekstrak etanol akar gantung
beringin (Ficus benjamina)
memiliki potensi antimikroba
terhadap bakteri
Pseudomonas aeruginosa
secara in vitro.
METODE PENELITIAN

Bab
1. Rancangan penelitian
2. Sampel penelitian
3. Variabel penelitian

4 4.
5.
Waktu dan tempat penelitian
Definisi operasional
6. Pengamatan dan pengukuran penelitian
Rancangan Penelitian
Isolat yang di duga
Akar Gantung Beringin
Pewarnaan Gram
Ekstrak Akar Gantung Tes Oksidase
Beringin Kultur MacConkey dan
MuellerHinton agar
Uji Microbact

Pembenihan bakteri dalam


Nutrient Broth
True Experimental- Pembuatan biakan bakteri
post Test Only 10^8 CFU

Control Group Pembuatan suspensi


bakteri 10^8 CFU
Design.

P1 P2 P3 P4 P5 K+ K-

Inkubasi selama 24 jam

Pengukuran zona Inhibisi

Analisa data
Sampel Variabel Bebas
Penelitian Waktu
Dosis ekstrak etanol akar Juli - Oktober ’17
gantung beringin,
P (n-1) ≥ 15
7 (n-1) ≥ 15 Tempat
Variabel Lab Mikrobiologi
7n – 7 ≥ 15
Tergantung Lab Farmako,
7n ≥ 22
pengukuran diameter Fakultas Kedokteran
n ≥ 3.14
zona inhibisi yang Universitas Brawijaya.
(Dibulatkan
terbentuk
menjadi 4)
Definisi
Operasional
Ekstrak Etanol Akar Zona Inhibisi Potensi
Gantung Beringin Antimikroba
Serbuk simplisia akar Zona bening di sekitar
Ukuran yang didapat
gantung beringin yang di lubang sumuran 
proses dengan metode penghambatan dari pengaruh tiap
maserasi dan pertumbuhan bakteri konsentrasi Ekstrak
menggunakan pelarut
etanol 96%
Pengamatan dan
Pengukuran
Dilakukan dengan menggunakan
jangka sorong untuk mengetahui
diameter zona Inhibisi yang
terbentuk.
HASIL PENELITIAN
DAN ANALISIS
Bab DATA
5 1. Hasil penelitian
2. Analisis data
Identifikasi Pseudomonas aeruginosa

Hasil Pewarnaan Gram Bakteri Hasil Tes Oksidase Bakteri Pseudomonas


Pseudomonas aeruginosa aeruginosa
Identifikasi Pseudomonas aeruginosa

Kultur bakteri Pseudomonas Kultur bakteri Pseudomonas


aeruginosa pada media Mueller aeruginosa pada media Mac Conkey.
Hinton Agar
Identifikasi Pseudomonas Hasil Ekstrak Etanol Akar Gantung
aeruginosa Beringin

Hasil Uji Microbact bakteri


Pseudomonas aeruginosa
Hasil Penelitian Pendahuluan
Menggunakan Metode Difusi Sumuran

Keterangan gambar :

1. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 100%


dengan rerata zona hambat 11.6 mm
2. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 50%
dengan rerata zona hambat 7.2 mm
3. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 25%
dengan rerata zona hambat 0 mm
4. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 12.5%
dengan rerata zona hambat 0 mm
5. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 6.25%
dengan rerata zona hambat 0 mm
6. : Konsentrasi ekstrak etanol akar gantung beringin 3.125%
dengan rerata zona hambat 0 mm
Hasil Penelitian Inti Menggunakan Metode Difusi Sumuran

Hasil Penelitian Inti Difusi Sumuran Konsentrasi Ekstrak Etanol Akar Gantung Beringin 50%, 62,5%, 75%,
87,5%, 100% dan Kontrol Negatif, serta Kontrol Positif
dengan 4 kali pengulangan
Hasil Pengukuran Diameter Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Ekstrak
Etanol Akar Gantung Beringin (Ficus Benjamina) terhadap
Pseudomonas aeruginosa

Konsentrasi Rata-Rata
Pengulangan Rata-rata
35 I II III IV
31.2
30 K(-) 0 0 0 0 0
25
50% 7.1 mm 8.2 mm 7.2 mm 7.4 mm 7.5 mm
20
62.5% 9 mm 9.5 mm 8.3 mm 9.4 mm 9.1 mm
15
75% 10.3 mm 10.1 mm 10 mm 9.9 mm
11.8
10.2 mm
10 10.2 10.7
9.1
87.5% 7.5 10.7 mm 10.3 mm 11.2 mm 10.5 mm 10.7 mm
5
100% 11.6 mm 12.2 mm 11.4 mm 11.8 mm 11.8 mm
0
K (-)K(+) 50%32 mm 62,5%
30.7 mm 75% 30.5 mm87,5% 31.7 mm
100% K(+)
31.2 mm
Rata-Rata
Hasil Uji Normalitas Shapiro-Wilk Test pada Ekstrak Etanol Hasil Uji Homogenitas Levene pada Ekstrak Etanol Akar
Akar Gantung Beringin (Ficus benjamina) Gantung Beringin (Ficus benjamina)

Keterangan : Keterangan :
p = 0.096 p = 0.167
distribusi normal (p>0.05) homogen ( p>0.05)
Uji One-Way ANOVA antara Ekstrak Etanol Akar Gantung
Beringin (Ficus benjamina) terhadap Diameter Zona Hambat Hasil Uji Post Hoc Tukey
Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa

Keterangan : Keterangan :

P = 0.000 P < 0.05 = Terdapat perbedaan


signifikan
Signifikan ( p < 0.05)
Hasil Uji Korelasi Pearson antara Peningkatan Ekstrak Etanol
Akar Gantung Beringin (Ficus benjamina) terhadap Diameter
Zona Inhibisi Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa.
Hasil Uji Regresi

Keterangan :
R = 0.979 (Korelasi sangat kuat dan bernilai positif)
Bab
PEMBAHASAN
6
Peningkatan Besar diameter zona inhibisi yang terbentuk
konsentrasi disekitar lubang sumuran meningkat sesuai
ekstrak dengan peningkatan konsentrasi ekstrak
terhadap yang diberikan dan ekstrak akar gantung
diameter zona beringin memiliki potensi antimikroba
inhibisi terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa
Uji
Homogenitas Hasil kedua uji tersebut menunjukkan bahwa sampel
dan Uji berdistribusi dan homogen sehingga dapat dilakukan
Normalitas uji statistik parametrik.

Uji One- Hasil kedua uji tersebut menunjukkan bahwa


Way Anova perbedaan konsentrasi ekstrak etanol akar gantung
dan Uji beringin (Ficus benjamina) dapat menimbulkan efek
yang signifikan dalam menghambat pertumbuhan
Post Hoc
bakteri Pseudomonas aeruginosa secara in vitro.
Uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
kuat dan bernilai positif antara pemberian ekstrak etanol
Uji Korelasi akar gantung beringin terhadap hambatan pertumbuhan
dan Uji bakteri Pseudomonas aeruginosa. Uji regresi menunjukkan
Regresi bahwa kemungkinan terjadinya hambatan pertumbuhan
Pseudomonas aeruginosa oleh ekstrak etanol akar gantung
beringin adalah sebesar 95.8%.

Hal ini membuktikan bahwa hipotesis penelitian yang


Hasil menyatakan bahwa ekstrak etanol akar gantung beringin
Hipotesis (Ficus benjamina) mempunyai potensi antimikroba terhadap
Penelitian bakteri Pseudomonas aeruginosa secara in vitro dapat
diterima.
Bab PENUTUP
6 1. Kesimpulan
2. Saran
kesimpulan
◇ Ekstrak etanol akar gantung beringin
(Ficus benjamina) memiliki potensi
antimikroba terhadap bakteri
Pseudomonas aeruginosa secara in vitro.

◇ Semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol


akar gantung beringin (Ficus benjamina)
yang digunakan, maka semakin besar
diameter zona inhibisi yang terbentuk
Saran
◇ Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang
ekstrak etanol akar gantung beringin sebagai
antimikroba terhadap bakteri lainnya.

◇ Perlu dilakukan uji potensi lainnya pada ekstrak


etanol akar gantung beringin sebagai antimikroba
terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa
dengan menggunakan metode lain seperti metode
dilusi tabung untuk mengetahui Kadar Hambat
Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM).

◇ Perlu dilakukan penelitian lain baik dengan uji In


vivo atau In vitro untuk dapat mengetahui dosis
efektif, toksisitas, dan efek samping yang dapat
disebabkan oleh pemberian ekstrak etanol akar
gantung beringin sebelum digunakan sebagai
alternatif pengobatan terhadap bakteri
Pseudomonas aeruginosa.
Terimakasih