Anda di halaman 1dari 7

Safarina Purnamasari

10800113181
AKUNTANSI D

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE


TERHADAP KUALITAS AUDIT
Latar Belakang

Kualitas audit sebagai sebagai kemungkinan (join probability) dimana seorang


auditor akan menemukan dan melaporkan pelanggaran yang ada dalam sistem
akuntansi kliennya. Kualitas audit yang tnggi akan menghasilkan laporan keuangan
sebagai dasar yang dipercaya dalam pengambilan keputusan.
Untuk dapat mengembalikan kepercayaan pihak pemakai laporan keuangan, sangat
diharapkan kualitas audit yang baik (Lughiatno, 2010). Namun tidak dapat dipungkiri
bahwa laporan keuangan perusahaan akan diaudit oleh auditor yang memiliki kualitas
yang berbeda-beda. Audit yang berkualitas tinggi (high-quality auditing) bertindak
sebagai pencegah manajemen laba yang efektif, karena reputasi manajemen akan
hancur dan nilai perusahaan akan turun apabila pelaporan yang salah ini terdeteksi
dan terungkap (Ardiati, 2005).
Faktor yang dapat mencegah terjadinya praktik-praktik yang dapat membahayakan
perusahaan, yaitu penerapan good corporate governance pada perusahaan. Istilah
good corporate governance tersebut muncul terutama sejak adanya skandal
international, seperti dalam kasus Enron dan WorldCom, dengan demikian good
corporate governance tersebut bukan merupakan pola baru atau merupakan sebuah
inovasi, tetapi merupakan suatu pertanggungjawaban kepada public mengenai
perkembangan yang ada.

Rumusan Masalah :

1. Bagimana peran Good corporate Governance dalam meningkatkan kualitas audit ?


2. Bagaimana pengaruh independensi terhadap kualitas audit?
Teori Stakeholder (Lasmaria, 2014)

Kualitas Audit De Angelo (1981)

Good Corporate
Zarkasyi (2008)
Governance

Kompetensi
Suraida, (2005)
auditor
Kesimpulan

Dalam penerapannya, good corporate governance memiliki prinsip


yang harus dijalankan. Sebagian besar lembaga yang
mengembangkan model ini juga menggunakan beberapa prinsip
dasar yang sama, misalnya transparency (transparansi, menyangkut
keterbukaan informasi), independency (independensi), dan
accountability (akuntanbilitas). Ketiga prinsip tersebut harus
dilaksanakan secara bersama-sama dan merupakan suatu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan untuk mewujudkan good corporate
governance dalam organisasi. Dengan maraknya kasus-kasus
penyalahgunaan wewenang yang terjadi diberbagai lembaga
pemerintah aupun swasta semakin menjadikan good coporate
governance penting untuk diimplementasikan.
Penelitian Terdahulu (3 jurnal)

Peran Audit Internal Dalam Upaya Mewujudkan Good Corporate Governance

Variabel:
Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah audit internal (x) sebagai variabel
independen dan good corporate governance (Y) sebagai variabel dependen.

Metopel :
Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis.
Metode deskriptif analitis merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai
variabel mandiri baiksatu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan
atau menghubungkan dengan variabel lain.

Hasil:
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran audit internal pada PDAM Tirtawening di kota
Bandung yang diukur pada 5 indikator yaitu indikator independensi, kemampuan profesional,
lingkup pekerjaan, pelaksanaan kegiatan pemeriksaan, dan indikator manajemen bagian audit
internal termasuk kedalam kategori baik.
PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, DAN
PROFESIONALISME TERHADAP KUALITAS AUDIT

Variabel:

Metopel:
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan
pengujian hipotesis yaitu penelitian deskriptif kualitatif.

Hasil:
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel independensi tidak
berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit yang dihasilkan
oleh auditor independen di Surabaya.