Anda di halaman 1dari 65

OPTIMALISASI PROGRAM

UKGS INOVATIF – FIT FOR SCHOOL

Langkah-langkah Menuju Tercapainya


Millennium Development Goals
Fit for School – a school
health program in the
Philippines

Sub Direktorat Bina Upaya


Kesehatan Gigi dan Mulut
Direktorat Bina Upaya Kesehatan
Dasar
Millennium Development Goals

• Dicapainya pendidikan dasar


• Mengurangi insidens penyakit masa kanak-kanak yang
sering diabaikan dan selanjutnya mengurangi resiko
peyakit-penyakit saat dewasa
• Mengembangkan kemitraan untuk pembangunan
5 point dalam advokasi Paket Pelayanan
Kesehatan Dasar

1. Masalah
2. Strategi yang rasional
3. Feasibilitas dari program
4. Pembiayaan
5. Keuntungan dari program
Riset Kesehatan Dasar 2007

• Prevalensi lubang gigi


75%
• Performed treatment
Indeks (PTI) anak usia
12 tahun 0,7 %
• Requitment Treatmen
Indeks (RTI) anak usia
12 tahun 62,3%
Dental caries in 12-year olds
Results of the National Oral Health Survey,
2007

Usia Prevalen Pengala


si Karies man
Karies

12 tahun 29,8% 36,1%

15 tahun 36,1% 43,6%

18 tahun 41,2% 50,8%


Poor oral
• Menurut WHO lebih health can
dari 50 juta jam increase
sekolah pertahun school
hilang sebagai akibat absence,
yang ditimbulkan oleh further
sakit gigi pada anak
exacerbating
school
• Surkesnas 1998 : performance
62,4% penduduk problems.
merasa terganggu (Milgrom,
pekerjaan/sekolah 1998)
karena sakit gigi (rata-
rata pertahun 3,86%)
RISKESDAS 2007
• % Masalah Kes Gigi & Mulut umur
5 -9 th 21,6 %
10 - 14 th 20,6 %
• % perilaku menyikat gigi yang benar
12 th 6,2%
• % Prevalensi nasional berperilaku benar
dalam mencuci tangan 23, 2%
Di Philippina 40% dental caries
pada anak bertambah parah
menjadi infeksi odontogenik
Di Philipina, sakit gigi adalah penyebab utama
ketidak hadiran murid di sekolah

Di Philipina infeksi caries odontogenic (pulpa)


mempunyai BMI yang rendah dibandingkan
yang tanpa infeksi odontogenik (Monse et al,
2009)
Penyakit infeksi seperti diare, ispa,
penyakit kulit, cacingan dan karies gigi
adalah penyakit yang sangat umum tapi
seringkali diabaikan. Kondisi kesehatan
yang buruk berdampak pada kualitas
hidup mereka, seperti perfomance di
sekolah
Common risk factor
approach
Obesity
Diet Smoking
Diabetes
Cancers

Stress Cardiovascular Disease Alcohol


Respiratory Disease
Mental illnes
Control Dental Caries Exercise

Periodontal Disease
Skin Disease
Hygiene Injuries
Trauma
5 point dalam advokasi Paket Pelayanan
Kesehatan Dasar

1. Masalah
2. Strategi yang rasional
3. Feasibilitas dari program
4. Pembiayaan
5. Keuntungan dari program
Urgent call for change
• Penyakit2 yang diobati dan diabaikan

• Pencegahan penyakit

• Pencegahan penyakit lebih murah

• Strategy yang diperlukan utk seluruh anak


 terjangkau
 Feasible
 Evidence based
Health – Belief - Model
Behavior

Motivation

Belief/Conviction
Understanding

Knowledge
Pendidikan Kesehatan Tradisional

Sangat tidak efektif

Meningkatkan pengetahuan tetapi


tidak merubah perilaku
PENDIDIKAN KESEHATAN TIDAK
CUKUP

 Pendidikan kesehatan
akan meningkatkan
pengetahuan, tetapi tidak
akan mengakibatkan
perubahan perilaku
 perubahan perilaku
membutuhkan lingkungan
yang mendukung dan
keterampilan
Program Pelayanan Kesehatan
Dasar

• Mencuci tangan menggunakan sabun setiap


hari
• Menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride
setiap hari
• Pemberian obat cacing dua kali setahun bagi
seluruh anak
Evidence
 Mengurangi diare dan ISPA 30 -50% (Curtis V et Craincross
S, 2003,)
 Mengurangi infeksi parasit 50% (Belizario JY, 2000)
 Mengurangi Karies gigi 40 – 56%. (Adyatmaka A et al, 1998,
Curnow M et al 2002)
 Reduction of underweight children of >20% (Awasthi S et al.,
2000)
 Mengurangi angka absensi 25% (Annual Report of the
Council of Economic Advisers, US Gov. 2003)

Di SD Kalimantan Barat : Kegiatan Menyikat Gigi


Massal memakai pasta gigi ber Fluor setiap hari
dengan cara yang tepat terbukti dapat
menurunkanprevalensi penyakit karies secara
Pendekatan ke sekolah adalah yg
terbaik meraih populasi anak
yang terinfeksi dan cara untuk
menggunakan pendekatan
administrasi obat secara massal
direkomendasikan WHO, tanpa
dilakukan screening ke
murid(WHO 2005)
Obat cacing dapat diberikan dalam skala
besar pada intervensi kesehatan
masyarakat, aman dan adiministrasi
yang sederhana (Urbani et al, 2003).
• Gyeong Ju Declaration, The 4th Asian Diclaration
on Oral Health Promotion for School Children,
September 2007
 Melaksanakan program sikat gigi disekolah setiap hari dengan
pasta gigi berfluor
 Kantin tidak menjual makanan minuman yang tidak sehat dan
rokok di dalam dan di dekat sekolah
 Sekolah ada PKG, penjaringan , tindakan preventif dan perawatan

 Tersedianya SDM dan finansial, regulasi dan dukungan


masyarakat sekolah untuk peningkatan kesehatan gigi dan mulut
Global consultation on oral health through fluoride
17-19 November 2006, Geneva

Pencegahan Karies dengan menggunakan


fluor cara yang paling realistiK dalam
mengurangi penyakit ini pada masyarakat
Beijing Declaration
18 & 19 September 2007

Aksi meningkatkan kesehatan gigi dan mulut


dengan menggunakan pasta gigi berfluor

Pasta gigi berfluor adalah bentuk fluor


yang paling banyak digunakan secara
global dan bisa dievaluasi.
Pasta Gigi berfluor aman digunakan baik pada
paparan yg rendah, normal dan tinggi dari
sumber lain
Evaluasi Kegiatan UKGS (Amalia et al, 2009)

1. Rendahnya tingkat pelaksanaan pendidikan


kesehatan gigi dan instruksi kebersihan mulut.
2. Kuranngnya dukungan dari dinkes utk progress
program
3. Kurangnya dukungan anggaran dan bahan
4. Kurang kuatnya keterlibatan guru dan orang tua
5. Perawatan kuratif pembiayaan terlalu besar
 UKGS INOVATIF
 Penerapan “ Fit For School “ di Sekolah Dasar
melalui:
 Pelaksanaan sikat gigi bersama setiap hari.
 Tersedianya sikat gigi di sekolah satu anak
peserta didik satu sikat gigi
 Penggunaan pasta gigi berfluoride
 Tidak berkumur setelah menggosok gigi
Cuci tangan dengan sabun adalah intervensi
yang paling effektif untuk mencegah penyakit
infeksius
The UN General Assembly designated 2008 the
International Year of Sanitation, mendeklarasikan
October 15 as Global Handwashing Day untuk
meningkatkan kesadaran pentingnya mencuci
tangan dengan sabun
5 point dalam advokasi Paket Pelayanan
Kesehatan Dasar

1. Masalah
2. Strategi yang rasional
3. Feasibilitas dari program
4. Pembiayaan
5. Keuntungan dari program
5 point dalam advokasi Paket Pelayanan
Kesehatan Dasar

1. Masalah
2. Strategi yang rasional
3. Feasibilitas dari program
4. Pembiayaan
5. Keuntungan dari program
Biaya Program Pelayanan Kesehatan
Dasar per anak/per tahun

Rp. 5000,-
5 point dalam advokasi Paket Pelayanan
Kesehatan Dasar

1. Masalah
2. Strategi yang rasional
3. Feasibilitas dari program
4. Pembiayaan
5. Keuntungan dari program
Di India daerah kota yg kumuh,
diteliti pemberian obat cacing
setahun dua kali dengan
menggunakan albendazole.
Hasilnya berkurangnya bayi yang
kerdil sebanyak 9 dan beratnya
meningkat 35% dalam dua tahun
(Awasthi et al, 2001)
Cuci tangan dengan sabun adalah
momen kritis setelah menggunakan
toilet, sebelum menyiapkan makan,
dan sebelum makan, dapat
mengurangi diare 42-47%
mengurangi 30% Infeksi pernapasan
(Curtis et al, 2003)
Peran dan tanggung jawab tenaga
kesehatan
Peran dan tanggung jawab : orang tua
Peran dan tanggung jawab : orang tua
UKS/UKGS FIT FOR SCHOOL
Peran dan tanggung jawab: Guru
Peran dan tanggung
Jawab: siswa
Peran dan tanggung
Jawab: siswa
Lingkungan yang
mendukung adalah
kunci
Lingkungan yang mendukung
Fit for School – a
school health
program in the
Philippines

Dr. Bella Monse


Health and Nutrition Center
Department of Education
Manila, Philippines
Bagaimana Pelaksanaannya
• Mendukung pelaksanaan dengan pesan seragam

• Keterlibatan orang tua dan masyarakat

• anak-anak dilibatkan dan gunakan potensi


kepemimpinan

• hindari kemungkinan beban tambahan bagi guru

• follow up and monitoring


Bagaimana agar selalu
berkelanjutan
• setuju pada tujuan yang dapat dicapai
dan dibiayai
• dana pemerintah untuk penyediaan
bahan
• memastikan keterlibatan pemerintah
• keterlibatan orang tua dan masyarakat
UKGS
PENGEMBANGAN

O VAT I F
S I N
UKG CH O O L
FO R S
FI T
HOW TO DO IT?
Bekerja Bersama
KEMITRAAN
 Program UKS/UKGS akan
berjalan dengan baik jika para
mitra bekerjasama dan
memainkan perannya:
 Pemerintah lokal (OPD)
 UKS
 Orang tua
 Masyarakat
 Dunia Usaha
 NGO (GIZ : FS DAN PAI :
HHH)
Hasil yang
Diharapkan
 Berkurangnya tingkat ketidak hadiran
siswa
 Berkurangnya siswa yang kurang gizi
 Menurunya prevelensi angka kesakitan
anak sekolah (Caries Gigi, Diare, Anemi,
Kecacingan dan Infeksi lainnya)
Terima kasih!

24/12/17 Type presentation title here


Majakerta
Majakerta
Majakerta
Majakerta
Fasilitas yang Sederhana
SDN 3 Balokang
Lombok
Mulyasari