Anda di halaman 1dari 19

ACHMAD UBAIDILLAH ST.

MT
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TRUNOJOYO
 Di antara semua medium transmisi (serat optik,
kabel tembaga dan gelombang radio), yg level
interferensinya jauh paling tinggi adalah gelombang
radio
 Interferensi akan terjadi terutama ketika ada
penggunaan channel yang sama oleh pengguna
 Solusi : MULTIPLE ACCESS
 Mencegah transmisi jika yakin akan menyebabkan collision
 dengan sensing medium
 Pengirim memerlukan waktu tprop utk capture channel,
Vulnerable period = satu delay propagasi

Station A
begins
transmission
at t=0 A B

Station A
captures
channel
at t=Tprop A B
 Station yang punya paket untuk transmit deteksi kanal
 Jika kanal sibuk  deteksi kanal secara kontinyu, tunggu
sampai kanal menjadi idle
 Begitu kanal terdeteksi idle  transmit paket
 Jika lebih dari satu station menunggu  collision
 Station-station yang mempunyai paket yang tiba dalam tprop
dari transmisi sebelumnya mempunyai kemungkinan
collision
 Station yang terlibat collision menjalankan algoritma backoff
utk scheduling waktu resensing berikutnya
 1-Persisten CSMA  berusaha akses medium sesegera
mungkin  “greedy”  rate collision tinggi
 Berusaha mengurangi collision
 Station yg punya paket utk transmit mendeteksi kanal
 Jika kanal sibuk, segera backoff dan reschedule waktu
resensing
 jika kanal idle, station transmit
 Dengan segera melakukan rescheduling resensing jika
sibuk dan tidak ngotot (persisting)  insiden collision
dikurangi dibandingkan dengan 1-persistent
 Rescheduling menyebabkan delay > daripada
1-persistent
 Mengkombinasikan dua skim sebelumnya (1-persisten CSMA
dan Non-persistent CSMA)
 Station yang punya paket untuk transmit mendeteksi kanal,
jika kanal sibuk terus deteksi sampai kanal idle
 Jika kanal idle :
 dengan probabilitas p, station transmit paket
 dengan probabilitas 1-p station menunggu sebesar tprop sebelum
sensing kanal kembali

 Teknik ini menyebarkan usaha transmisi oleh station-station


yang telah menunggu untuk transmisi  meningkatkan
kemungkinan station menunggu akan sukses menduduki
medium
 Jika station dp mengetahui apakah collision terjadi,
maka bandwith yang terbuang dpt dikurangi dengan
menghentikan transmisi
 Station yang mempunyai paket mendeteksi kanal dan
transmit jika kanal idle

 Jika kanal sibuk, gunakan strategi dari CSMA (persist,


backoff segera atau persist dengan prob. p)

 Jikacollision terdeteksi saat transmisi, sinyal short


jamming ditransmisikan untuk meyakinkan semua station
mengetahui terjadi collision sebelum menghentikan
transmisi, selanjutnya algoritma backoff digunakan untuk
rescheduling waktu resensing
 Durasi frame 5ms
 Bandwidth per frame 20MHz, dan dibagi menjadi
2048 band-band kecil yang disebut subcarrier
dengan ukuran pada orde 10kHz
 Subcarrier-subcaarrier tersebut dikelompok-
kelompokkan ke dalam unit yang lebih besar yang
disebut subchannel
 Subchannel-subchannel kemudian dikelompok-
kelompokkan ke dalam satuan burst yang akan
dialokasikan kepada user
 Ukuran satuan burst, dapat berubah-ubah
tergantung pada kebutuhan
5.1 SS1 4.
1. BSBSallocates
allocatesbandwidth
bandwidthtotoSSs
SSs for
2.1 transmitting data, based on their
for transmitting bandwidth
bandwidth requests. Bandwidth is
request.
14 also allocated for requesting more
BS 2.1 bandwidth.
SS1 transmits bandwidth
requests.
5.1 SS1 transmits data and bandwidth
2.2 2.2 requests.
SS2 transmits bandwidth
5.2 SS2
requests.
5.2 SS2 transmits data and bandwidth
requests.