Anda di halaman 1dari 6

EKSTRAKSI RADIX GIGI ANTERIOR DAN POSTERIOR

BEDAH MULUT

KELOMPOK 10
Hesti Devinta G1G012031
Zulhima Aini Rachma G1G012055
Nama Coass : Farikha
Angkatan : Coass 8

RINGKASAN KASUS
Seorang pasien laki-laki pensiunan berusia 62 tahun datang ke RSGMP UNSOED dengan
keluhan ingin mencabut sisa akar gigi depan atas kanannya dan sisa akar gigi geraham pertama
bawah kanannya. Pasien ingin mencabut giginya karena akan dibuatkan gigi tiruan lepasan. Pasien
sebelumnya pernah dilakukan pecabutan pada gigi 15, 23, dan 44. Pasien dalam keadaan sehat
tidak memiliki kelainan sistemik. Pemeriksaan ekstraoral tidak ada kelainan, tekanan darah 120/90
mmHg dan tidak memiliki riwayat alergi obat. Pemeriksaan intraoral ditemukan sisa akar pada gigi
22 dan 36. Pada gigi 35 dan 34 terdapat karies superfisial, gigi 33, 32, 31 dan 45 terdapat karies
media dan gigi 47 terdapat karies profunda. Palatum pasien terdapat variasi normal berupa hairy
tounge et causa tobacco. Pasien memiliki kebiasan merokok. Perawatan yang dilakukan operator
pada pasien yaitu pencabutan pada sisa akar gigi 22 dan dilanjutkan dengan pencabutan sisa akar
gigi 36. Pencabutan sisa akar gigi dimulai dengan tindakan asepsis pada area yang akan dicabut
dilanjutkan tindakan anestesi lokal menggunakan pehacain. Setelah obat anestesi bekerja
dilakukan ekstraksi sisa akar gigi 22. Pencabutan sisa akar gigi 36 dilakukan anestesi blok
mandibula dan infiltrasi. Pengambilan sisa akar gigi 36 dimulai dari akar distal kemudian
dilanjutkan akar mesial. Setelah dilakukan ekstraksi psien diberikan medikamentosa dan edukasi
SUBJEKTIF
CC : Pasien datang ke RSGM UNSOED dengan keluhan ingin mencabut sisa akar gigi
depan atas kanannya dan sisa akar gigi geraham pertama bawah kanannya
PI : Pasien ingin mencabut giginya karena akan dibuatkan gigi tiruan lepasan
PMH: Tidak ada kelainan
PDH : Pasien sudah melalukan pencabutan gigi sebelumny
FH : Tidak ada kelainan
SH: seorang pensiunan dan memiliki kebiasaan merokok.
OBJEKTIF
Keadaan Umum: Compos mentis
Ekstraoral: Tidak ada kelainan
Intraoral:
ASSESMENT
A. Nekrosis pulpa gigi 22
B. Nekrosis pulpa gigi 36
PLANNING
Ekstraksi sisa akar gigi 22 dan 36
HASIL PENGAMATAN
Hari, tanggal : Kamis. 1 September 2016
Waktu Kerja : 13.15 – 14.00
Perawatan : Ekstraksi sisa akar gigi 22 dan 36
Supervisor : Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes.,
A.P., S.IP., S.E

1. Pasien melakukan pendaftaran


2. Operator meminta izin untuk mengambil rekam medis dan mengisi rekam medis
3. Operator meminta izin kepada dosen supervisor untuk melakukan pemeriksaan
awal
4. Persiapan alat dan bahan
5. Tindakan anestesi
6. Tindakan ekstraksi sisa akar gigi 22 dan 36
7. Edukasi
PEMBAHASAN

1. Anestesi
a. Anestesi blok mandibula
b. Anestesi infiltrasi
2. Ekstraksi
a. Ekstraksi sisa akar gigi 21
b. Ekstraksi sisa akar gigi 36
KESIMPULAN