Anda di halaman 1dari 16

PERAN PERAWAT

KELUARGA
KELOMPOK 2
KHOIRUN NISAK (J210140001)
ISNA RADITYA (J210140005)
HANIFAH DWI S. (J210140011)
MEIDA R. (J210140013)
DEBBY CLARA S. (J210140015)
AZEIS RIANANG (J210140020)
NONA PUTRA (J210140023)
ANY RISNA A. (J210140029)
DINAR MAYANG (J210140033)
AL FATH BUDI (J210140037)
IKHSAN BAYU (J210140045)
REZA N. (J210140049)
RETNO HASTUTI (J210140053)
PENGERTIAN

PERAN PERAWAT KELUARGA

PENDIDIK KOORDINATOR

PENGAWAS KESEHATAN
PELAKSANA

KONSULTAN KOLABORASI

MODIFIKASI
LINGKUNGAN PENEMU KASUS FASILITATOR
PENGERTIAN
Perawat kesehatan keluarga adalah pelayanan
kesehatan yang diajukan pada keluarga sebagai unit
pelayanan untuk mewujudkan keluarga yang sehat.
Fungsi perawat, membantu keluarga untuk
menyelesaikan masalah kesehatan dengan cara
meningkatkan kesanggupan keluarga dengan cara
meningkatkan kesanggupan keluarga melakukan
fungsi dan tugas perawatan kesehatan keluarga
(Muhlisin, Abi., 2012).
PERAN PERAWAT KELUARGA
PENDIDIK
Perawat perlu memberikan pendidikan kesehatan
kepada keluarga agar (a) keluarga dapat melakukan
program asuhan kesehatan secara mandiri dan (b)
bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan
keluarga.
COORDINATOR
Coordinator diperlukan pada perawatan
berkelanjutan agar pelayanan yang comprehensive
dapat tercapai. Koordinasi juga sangat diperlukan
untuk mengatur program kegiatan atau terapi dari
berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi tumpeng
tindih dan pengulangan program kegiatan atau terapi
dari berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi
tumpang tindih dan pengulangan.
PELAKSANA
Perawat yang bekerja dengan klien dan keluarga baik
dirumah klinik maupun di rumah sakit bertanggung
jawab dalam memberikan perawatan langsung.
Kontak pertama perawat kepada keluarga melalui
anggota keluarga yang sakit. Perawat dalam
mendemonstrasikan kepada keluarga asuhan
keperawatan yang diberikan dengan harapan
keluarga nanti dapat melakukan asuhan langsung
kepada anggota keluarga yang sakit.
PENGAWAS KESEHATAN
Sebagai pengawas kesehatan perawat harus
melakukan “home visit” atau kunjungan rumah
yang teratur intuk mengidentifikasikan atau
melakukan tentang kesehatan keluarga.
KONSULTAN (PENASEHAT)
Perawat sebagai narasumber bagi keluarga didalam
mengatasi masalah kesehatan. Agar keluarga mau
meminta nasehat kepada perawata maka hubungan
perawat-keluarga harus dibina dengan baik, perawat
harus bersikap terbuka dan dapat dipercaya.
KOLABORASI
Perawat komunitas juga harus bekerja sama dengan
pelayanan rumah sakit atau anggota tim kesehatan
yang lain untuk mencapai tahap kesehatan keluarga
yang optimal.
FASILITATOR
Peran perawat komunitas disini adalah membantu
kelurga didalam menghadapi kendala untuk
meningkatkan derajat kesehatannya.Kendala yang
sering dialami keluarga adalah keraguan didalam
menggunakan pelayanan kesehatan;masalah
ekono0mi dan sosial budaya.
PENEMU KASUS
Peran perawat komunitas yang juga sangat penting
adalah mengidentifikasi masalah kesehatan secara
dini,sehingga tidak terjadi ledakan atau wabah.
MODIFIKASI LINGKUNGAN
Perawat komunitas juga harus dapat memodifikasi
lingkungan baik lingkungan rumah maupun
lingkungan masyarakat agar dapat tercipta
lingkungan yang sehat (Muhlisin, Abi., 2012).
KESIMPULAN
Keluarga sebagai tempat pendidik utama (individu belajar nilai-
nilai, norma-norma dan sikap perilaku) dan tempat membina
hubungan interpersonal dengan lingkungan. Sebagai sistem,
keluarga merupakan supra sistem individu (anggota keluarga)
dan merupakan sub sistem masyarakat. Dari uraian tersebut
menunjukkan bahwa keluarga merupakan titik sentral
pelayanan kesehatan, sehingga dengan memberi pelayanan
kesehatan kepada keluarga sekaligus dua kegiatan telah kita
lakukan, yaitu memberi pelayanan kepada individu (sub sistem)
dan masyarakat (supra sistem). Dengan demikian sangatlah
tepat tujuan pembangunan Indonesia yang berkeinginan untuk
menciptakan keluarga bahagia dan sejahtera, karena dengan
demikian akan muncul masyarakat yang bahagia dan sejahtera,
karena dengan demikian akan muncul masyarakat yang bahagia
dan sejahtera. Agar pelayanan kesehatan yang diberikan dapat
di terima oleh keluarga, maka perawat harus mengerti dan
memahami tipe dan struktur keluarga serta mengetahui tingkat
pencapaian keluarga dalam melaksanakan fungsinya.