Anda di halaman 1dari 17

Hernia Nukleus Pulposus

Presenter : Andi Suhartina Baso, S.Ked


Pembimbing : dr. H. Abdul Hamid Sp.S.
Laporan Kasus
IDENTITAS PASIEN
• Nama : Tn. B
• Umur : 51 tahun
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Pendidikan : S2 Sipil
• Pekerjaan : PNS
• Alamat : JL. Macini Raya 6B
• Tanggal Pemeriksaan : 14-November-2017
• Oleh Coass : Andi Suhartina Baso S.Ked.
• Tanggal MRS : 14-November-2017
• Rumah Sakit : RS. PELAMONIA
• No. CM : 61.92.63
Anamnesis

• Keluhan Utama : Nyeri pada punggung


• Riwayat Penyakit Sekarang :
Seorang pasien laki-laki berumur 51 tahun masuk rumah sakit
dengan keluhan nyeri pada punggung bawah yang menjalar hingga kaki
kanan yang dirasakan sejak 1 Bulan yang lalu. Pasien merasakan nyeri
terasa tajam seperti kesetrum dan dirasakan menjalar dari punggung
bawah sampai ke tungkai kanan, disertai adanya perasaan kesemutan
pada tungkai bawah kanan, nyeri yang dirasakan kadang hilang timbul,
nyeri terasa ketika batuk, lama duduk ataupun lama berdiri. kurang lebih
1 minggu ini nyeri yang dirasakan semakin memberat dan pasien merasa
terganggu sehingga pasien dibawah kerumah sakit. sebelumnya pasien
berprofesi sebagai PNS, Dahulu sewaktu muda pasien sering mengangkat
beban berat. Pasien menyangkal adanya riwayat trauma pada punggung
sebelumnya. Gejala yang diderita tidak didahului atau disertai oleh gejala
demam, batuk kronis, penurunan berat badan yang masif, dan keringat
malam. Selama menderita sakit, pasien mengaku adanya gejala susah
tidur, Pasien tidak merasakan nyeri kepala, mual ataupun muntah,
riwayat DM (-), riwayat hiertensi (+), riwayat stroke (+). BAK dan BAB
• Riwayat Penyakit Dahulu : Stroke ringan
• Riwayat Penyakit Keluarga : Hipertensi
• Riwayat Pekerjaan, Sosial Ekonomi dan Kebiasaan :
Pasien adalah seorang ayah dan PNS (sering duduk
terlalu lama)
PEMERIKSAAN FISIK

Status Generalis
• Kesadaran : GCS E4M6V5 (Compos mentis)
• Tekanan darah : 170 / 80 mmHg
• Nadi : 23x/menit
• Pernapasan : 21 x/menit
• Suhu : 36,3oC
• Anemia : Tidak ada
• Sianosis : Tidak ada
• Ikterus : Tidak ada
• Status Internus : Dalam batas normal
• Status Psikiatri : Dalam batas normal
• Status Neurologis :
GCS : E4M6V5
FKL : Dalam batas normal
Rangsang Menings : Kaku kuduk (-)
NnCr : Pupil bulat isokor diameter
2,5 mm
Nn. Cr : Dalam batas normal
RCL +/+ RCTL +/+
Motorik
• kolumna vertebralis :Nyeri tekan otot
paravertebra setinggi VL 4 – VS 1
• Petrick tes : (+/-) (D)
• Laseg tes : (+/-) (D)
DIAGNOSA KERJA

Diagnosis Klinis : Diagnosis Topis:


Nyeri punggung Radiks nervus Diagnosis
bawah dengan spinalis Etiologis :Hernia
observasi lumbosakral Nucleus Pulposus
ischialgia
PLANNING (RENCANA AWAL)

Non Farmakologi Farmakologi

IVFD Futrolit Keterolac 3%


20 tts / menit drips
Baring di tempat
yang keras
Neuorobion
1x1 Raninitidin tab

Menggunakan Korset Kapsul PDMA Amlodipine 10


2x1 mg 1x1
DEFINISI

HNP atau Hernia nucleus pulposus adalah


suatu keadaan dimana nucleus pulposus
menonjol Keluar, untuk kemudian menekan ke
arah kanalis spinalis melalui anulus fibrosus yang
robek atau menjebolnya nukleus pulposus ke
dalam kanalis vertebralis akibat degenerasi
anulus fibrosus intervertebrale.
ETIOLOGI

• Penyebab :
 Melemahnya annulus fibrosis.
 Trauma ringan dengan tekanan berulang pada nukleus
pulposus

• Faktor resiko :
 Umur dan jenis kelamin
 Riwayat nyeri punggung sebelumnya
 Obesitas, pekerjaan dan olahraga yang tidak teratur
 Batuk lama dan berulang
 Duduk terlalu lama dan tanpa penyangga lumbal
 Mengangkat / menarik benda berat,
 Membungkuk/gerakan memutar pada punggung
PATOFISIOLOGI

Derajat
Penurunan kemunduran
Nukleus proteoglikan,
kandungan derajat
pulposus mekanis penurunan
hidrasi

Pembengkaka Tekanan
n diskus dan berlebihan
berkurangnya Dehidrasi kedalam
tinggi diskus diskus
MANIFESTASI KLINIS

• Rasa nyeri didaerah punggung bawah yang terjadi


secara akut.
• menjalar melalui nervus ischiadikus yang dirasakan
di daerah gluteus, paha bagian belakang sampai
tungkai dan kaki .
• Gangguan sensoris dan motoris, berupa parestesi,
hipoestesi atau paresis pada dermatom yang
bersangkutan. Juga dapat dijumpai reflek akhiles
yang menurun sampai areflek, dan atropi otot
tertentu.
• lordosis lumbal yang mendatar, scoliosis, rasa
nyeri tekan pada punggung bawah dan prosesus
spinosus, serta spasme otot punggung
PEMERIKSAAN PENUNJANG

1. Pemeriksaan laboratorium rutin atas darah dan


urin, dan pemeriksaan lain sesuai indikasi.

2. Foto rontgen spinal

3. Elektromiografi (EMG)

4. Pencitraan CT-scan, magnetic resonance imaging


Terapi

• Konservatif
- Tirah baring pada alas yang keras
- Medikamentosa : analgetik, anti spasme otot

• Pembedahan
- Laminotomy/ Laminectomy
Prognosis

Prognosis pada
penderita ini adalah: (1)
death : baik (2) disease
: baik, (3) disability :
baik, (4) dissatisfaction
: baik, (5) discomfort :
baik, dan (6)
destitution: baik.
TERIMA KASIH