Anda di halaman 1dari 32

R TENDON

Oleh:
Dara Marissa Widya Purnama 1618012050
Fauziah Lubis 1618012075
Rosi Indah Pratama 1618012117
 
Preceptor:
dr. Bobby Swadharma P, Sp.BP-RE

KEPANITERAAN KLINIK BEDAH


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2017
INDI
 MemperbaikiKASI
fungsi otot yang lumpuh akibat
kerusakan saraf
 Memperbaiki fungsi akibat ruptur tendon
atau kerusakan tendon.
 Memperbaiki keseimbangan pada tangan
yang cacat.
 PRINSI
P
transfer tendon.UMUM
 Penyembuhan luka harus lengkap sebelum dilakukan

 Tampak gerakan pasif pada semua sendi.


 Pemilihan unit tendon otot penyumbang yang sesuai.
 Kekuatan
otot penyumbang secara langsung sesuai
dengan daerah persilangan dari otot

Rumus Kekuatan = 3.65 kg x daerah persilangan


 Mencocokan amplitudo dari otot penyumbang untuk
mendapatkan fungsi yang diinginkan saat sembuh.
Otot Amplitudo
Fleksor jari-jari 70 mm
Ekstensor jari-jari 50 mm
Fleksor ibu jari 50 mm
Fleksor dan ekstensor 33 mm
pergelangan tangan

 Tujuan dari transfer adalah mampu melakukan usaha


untuk bergerak.
 Tendon yang dipindahkan memiliki satu fungsi.
MEDIAN
NERVE
PALSY

LOW MEDIAN HIGH MEDIAN


NERVE NERVE
PALSY PALSY
LOW MEDIAN NERVE PALSY

Defisit
Motorik

Lumbrical hingga ke
jari telunjuk dan jari
Oponen Policis (OP)
tengah (Lumbrical
satu dan dua)
2

Aductor Policis Fleksor Policis


1
Brevis (APB) Brevis (FPB)
Defisit
Sensorik

Aspek dari ibu


Palmar
jari,

Jari tengah
Jari telunjuk dari ½ radialis
jari manis.
Camitz Transfer

Palmaris longus ke abductor policis


brevis
Bunnel Tranfer

FDP jari manis ke Abduktor policis


brevis
Hubber Transfer

Abduktor digiti minimus ke APB


HIGH MEDIAN NERVE
PALSY

Defisit
Motorik

Kehilangan dari fleksi Kehilangan dari PIP


tulang sendi dan fleksi tulang sendi
interphalang dari ibu DIP dari jari telunjuk
jari hingga Fleksor dan jari tengah (FDP
Pollicis Longus (FPL) dan FDI)

Kehilangan dari
oposisi ibu jari, sebagai
Low Median Nerve
Palsy
Standar Tendon Transfer

Brachioradialis ke FPL
Ekstensor indicis propius ke APB
PALSY NERVUS
Defisit
Motorik
RADIALIS
Kelemahan atau kehilangan
 
pergerakan pergelangan
tangan (ekstensor carpi Kelemahan pergerakan jari-
radialis bervis (ECRB), jari tangan (ekstensor
ekstensor carpi radialis digitorum communis (EDC),
longus (ECRL), dan ekstensor EIP dan ekstensor digitorum
carpi ulnaris (ECU)). quinti (EDQ)).

Kelemahan abduksi ibu jari


(abdukor pollicis
longus(APL), ekstensor
pollicis brevis (EPB) dan
ekstensor pollicis longus
(EPL)).
JonesTransfer
Starr Transfer Boyes Transfer
PALSY NERVUS
ULNAR  
Claw pada jari manis
Kehilangan abduksi
Defisit dan kelingking
(lumbrikalis pada jari dan adduksi jari-jari
Motorik tangan(otot interoseus
manis dan kelingking).
dorsal dan palmar).

Kehilangan fleksi jari-


Kehilangan fungsi
jari tangan: sendi
aduksi ibu jari dan
lentur PIP dan DIP
abduksi jari telunjuk
sebelum sendi MCP.

Deformitas abduksi
jari kelingking (m.
interoseus palmar
ketiga)
Defisit motorik palsi
nervus ulna distal

• Claw hand
• Ketidakmampuan abduksi dan adduksi
jari
• Kehilangan sinkronisasi fleksi jari: PIP
dan DIP fleksi sebelum MCP
• Kehilangan fungsi adduksi ibu jari dan
abduksi telunjuk (kelemahan mencubit)
• Deformitas abduksi kelingking
Claw hand

Hiperekstensi sendi MCP dan fleksi


sendi PIP.
Tanda Froment

• Kompensasi dari kelemahan aduksi ibu


jari.
• Sendi IP ibu jari akan melakukan fleksi
(FPL lewat n. medianus) untuk mencapai
kekuatan pengganti yang sama untuk
gerak mencubit.
Tanda Wartenberg

• Jari kelingking mengadaptasi postur


abduksi.
• Paralisis m. interoseus palmar ketiga.
Kehilangan sensasi
aspek radial dan ulnar
jari kelingking dan
setengah aspek ulnar
jari manis
Transfer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki
deformitas cakar (clawing)
Transfer Stiles-Bunnel Transfer Brand I Transfer Brand II
ECRL (Extended by free
FDS pada jari tengah dan jari ECRB (Extended with free
tendon graft or fascia
manis (inervasi oleh n. medianus) tendon grafts/Perluasan dengan
lata/Perluasan dengan tendon
ke berkas radial lateral (atau AI graft tendon bebas) melewati
bebas atau fascia lata)
pulley atau phalanx proksimal) di bagian dorsal antara ruang
melewati palmar pada
jari tengah, jari manis dan jari intermetacarpal dan berkas
terowongan karpal (carpal
kelingking. radial lateral pada jari tengah,
tunnel) menuju ke berkas
jari manis, dan jari kelingking.
radial lateral di jari tengah,
jari manis, dan jari kelingking
dan berkas ulna lateral di jari
telunjuk.
Transfer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki adduksi ibu jari

Transfer Bunnel Transfer Smith

ECRB (Extended with PL tendon


FDS pada jari tengah dan graft/Perluasan dengan graft tendon
manis ke adduktor policis. PL) ke adductor policis.

Transfer untuk memperbaiki abduksi jari telunjuk

Transfer Neviaser

APL asesori (diperluas dengan graft tendon PL) ke


tendon interoseus dorsal pertama.

Transfer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki adduksi jari kelingking

Extensor digitorum quinti (EDQ) ke ligamentum


kolateral radial pada sendi MCP atau berkas radial
lateral.
HIGH ULNAR NERVE PALSY

Defisit
Motorik

Kelemahan atau kehilangan


DIP fleksi tulang sendi di Kelemahan fleksi palmar
ajri manis dan jari dan deviasi ulnar (FCU)
kelingking (FDP)

Semua defisit dari “Low”


ulnar nerve palsy, kecuali
clawing tidak biasa terlihat
karea tedon FDP hingga ke
jari kelingking dan jari
manis lemah atau paralisis.
Defisit
Sensorik

Sama seperti low ulnar


nerve palsy, namun juga
termasuk sensasi terlalu
menyusut di ½ ulnaris, dari
dorsum tangan (cabang
sensori ulnaris dorsal).
Transfer
Tendon
TERIMAKASIH
DAFTAR PUSTAKA

Paulsen F dan Waschke J. 2012. Sobotta: Atlas Anatomi Manusia: Kepala, Leher, dan Neuroanatomi. Edisi 23. Jilid 3. Jakarta: EGC.

https://www.netterimages.com/positive-froment-sign-labeled-orthopaedics-john-a-craig-8324.html

Jain S, Rajan S, Singal D. Outcome of modified Bunnell's procedure in the management of leprotic claw hand deformity. J Orthop Traumatol
Rehabil [serial online] 2014 [cited 2017 Mar 7];7:139-44. Available from: http://www.jotr.in/text.asp?2014/7/2/139/165252

https://www.netterimages.com/chapters.htm?book_id=112&id=20995

J Korean Orthop Assoc. 2014 Oct;49(5):346-354. Korean.

Moore KL, Dalley AF, Agur AMR, Moore ME. 2013. Anatomi Berorientasi Klinis. Jakarta: Erlangga.

Paulsen F dan Waschke J. 2012. Sobotta: Atlas Anatomi Manusia: Kepala, Leher, dan Neuroanatomi. Edisi 23. Jilid 3. Jakarta: EGC.
1. PERTIMBANGAN PEMILIHAN TENDON DAN KOMPLIKASI