Anda di halaman 1dari 21

FAKHRI RIZKY AUFAR, YETTY MURNI, SHANTI LYSANDRA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PANCASILA

KONFERENSI ILMIAH AKUNTANSI IV


Judul Penelitian

“Determinan Audit Delay (Studi Empiris Pada Perusahaan Fast


Moving Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia Tahun 2013-2015)”
1
INTRODUCTION

2
Latar belakang penelitian

Salah satu karakteristik kualitatif dalam penyamapaian laporan keuangan adalah


relevan, yang perwujudannya dilihat dari ketepatwaktuan pelaporan.
Ketepatwaktuan ini dapat ditilik dari audit delay, yaitu jangka waktu antara
tutup buku perusahaan hingga tanggal laporan auditor. sesuai dengan Keputusan
Ketua Bapepam-LK No. KEP-346/BL/2011, peraturan nomor X.K.2, laporan
keuangan harus disampaikan kepada Bapepam-LK paling lambat pada akhir bulan
ketiga setiap tahunnya. Namun, masih terdapat beberapa perusahaan yang
melaporkan laporan keuangannya melebihi batas waktu yang ditentukan.
Terdapat beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap audit delay yaitu:
ukuran perusahaan, laba rugi, solvabilitas, opini auditor dan reputasi KAP.

3
Rumusan masalah
1. Masih terdapat perusahaan yang melaporkan laporan
keuangannya lebih dari 90 hari atau akhir bulan
ketiga
2. Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap
audit delay?
3. Apakah laba rugi berpengaruh terhadap audit delay?
4. Apakah solvabilitas berpengaruh terhadap audit
delay?
5. Apakah opini auditor berpengaruh terhadap audit
delay?
6. Apakah reputasi kantor akuntan publik berpengaruh
terhadap audit delay?

4
Tujuan Penelitian

Ukuran
perusahaan

Laba Rugi
Untuk menguji dan
memperoleh bukti
AUDIT DELAY
empiris mengenai
Solvabilitas
pengaruh...

Opini Auditor

Reputasi KAP 5
RELATED LITERATURE AND HYPHOTESIS

6
KAJIAN PUSTAKA

Auditing

Serangkaian proses pengumpulan informasi dan bukti yang sistematis yang


dilakukan oleh pihak yang berkompeten dan independen, dimana
tujuannya adalah untuk menetapkan tingkat kewajaran antara informasi
yang disampaikan dengan standar yang telah ditetapkan oleh suatu badan
akuntansi tertentu.

Audit Delay

Lamanya hari yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan pekerjaan


audit, yang diukur dari tanggal penutupan tahun buku hingga tanggal
diterbitkannya laporan keuangan yang telah diaudit
7
HIPOTESIS
Ukuran
Perusahaan H1 Ukuran Perusahaan Berpengaruh Terhadap Audit Delay

Laba Rugi H2 Laba Rugi Berpengaruh Terhadap Audit Delay

Solvabilitas H3 Solvabilitas Berpengaruh Terhadap Audit Delay

Opini Auditor H4 Opini Auditor Berpengaruh Terhadap Audit Delay

Reputasi KAP H5 Reputasi KAP Berpengaruh Terhadap Audit Delay


8
KERANGKA PEMIKIRAN

Ukuran Perusahaan

Laba Rugi

Solvabilitas Audit Delay

Opini Auditor

Reputasi KAP

9
ESEARCH METHOD

10
Kategori Penelitian Kuantitatif

Variabel Variabel
Independen Dependen
Operasionalisasi
Variabel
• Ukuran perusahaan (X1)
• Laba rugi (X2)
• Solvabilitas (X3)
• Opini Auditor (X4) Audit Delay (Y)
• Reputasi KAP (X5)

11
POPULASI DAN SAMPEL

Populasi
Jenis Data
Purposive
Perusahaan fast 93
sampling
moving consumer sampel
Sekunder goods di BEI tahun
2013-2015

12
Distribusi Frekuensi

Statistika Deskriptif

1. Uji Normalitas
Rancangan analisis dan uji 2. Uji Heterokedastisitas
Uji Asumsi Klasik 3. Uji Multikolinieritas
hipotesis 4. Uji Autokorelasi

Regresi Berganda

1. Uji Koefisien Determinasi


Uji Hipotesis 2. Uji Kelayakan Model (Uji F)
3. Uji Signifikansi Parsial (Uji t)

13
RESEARCH RESULTS

14
DISTRIBUSI FREKUENSI DAN STATISTIKA
DESKRIPTIF
Distribusi Frekuensi Variabel Laba Rugi Distribusi Frekuensi Variabel Reputasi KAP
Laba Rugi Reputasi KAP
Cumulative Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 0 7 7.5 7.5 7.5 Valid 0 51 54.8 54.8 54.8
1 86 92.5 92.5 100.0 1 42 45.2 45.2 100.0
Total 93 100.0 100.0 Total 93 100.0 100.0

Distribusi Frekuensi Variabel Opini Auditor Statistika Deskriptif


Opini Auditor
Descriptive Statistics
Cumulative
Std.
Frequency Percent Valid Percent Percent
N Minimum Maximum Mean Deviation
Valid 0 28 30.1 30.1 30.1
Audit Delay 93 38.00 162.00 78.0108 17.11756
1 65 69.9 69.9 100.0
Uk. Perusahaan 93 25.80 32.15 28.4165 1.58647
Total 93 100.0 100.0 Solvabilitas 93 .07 2.26 .7863 .49759
Valid N (listwise) 93

15
HASIL PENELITIAN (UJI ASUMSI KLASIK)
Uji Normalitas Uji Heterokedastisitas (Uji Glejser)
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Coefficientsa
Unstandardized Standardiz
Residual ed
N 93 Unstandardized Coefficient
Normal Parametersa Mean .0000000 Coefficients s

Std. Deviation 15.46909177 Model B Std. Error Beta t Sig.

Most Extreme Differences Absolute .138 1 (Constant) 23.941 22.563 1.061 .292
Positive .109 Uk.
-.184 .830 -.025 -.221 .826
Negative -.138 Perusahaan

Kolmogorov-Smirnov Z 1.335 Laba Rugi -6.416 4.513 -.146 -1.422 .159


Solvabilitas 3.067 2.408 .131 1.274 .206
Asymp. Sig. (2-tailed) .057
Opini
a. Test distribution is Normal. -5.111 2.601 -.202 -1.965 .053
Auditor
Reputasi
-3.410 2.625 -.146 -1.299 .197
KAP
Uji Multikolinieritas a. Dependent Variable: ABRES

Collinearity Statistics

Model Tolerance VIF Uji Autokorelasi Tabel DW sig. 5%, N=93, k=5
1 (Constant)
Model Summaryb dL = 1,5513
Uk. Perusahaan .788 1.269
Adjusted R Std. Error of Durbin-
Laba Rugi .955 1.048 Model R R Square Square the Estimate Watson dU = 1,7772
Solvabilitas .953 1.049 1 .428a .183 .136 15.90740 1.832
4-dU = 2,2228
Opini Auditor .951 1.052 a. Predictors: (Constant), Reputasi KAP, Solvabilitas, Laba Rugi, Opini
16 dU < dw < 4-dU
Reputasi KAP .793 1.260 Auditor, Uk. Perusahaan
(1,7772 < 1,832 < 2,2228)
a. Dependent Variable: Audit Delay b. Dependent Variable: Audit Delay
HASIL PENELITIAN
UJI HIPOTESIS DAN REGRESI BERGANDA

Uji Koefisien Determinasi (R2)


Model Summaryb

Adjusted R Std. Error of Durbin-


Model R R Square Square the Estimate Watson
Uji Signifikansi Parsial (Uji t)
1 .428a .183 .136 15.90740 1.832

a. Predictors: (Constant), Reputasi KAP, Solvabilitas, Laba Rugi, Opini


Standardiz
Auditor, Uk. Perusahaan ed
b. Dependent Variable: Audit Delay Unstandardized Coefficient
Coefficients s
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 61.886 31.991 1.934 .056
Uji Kelayakan Model (Uji F) Uk.
.669 1.177 .062 .568 .572 H1 ditolak
Perusahaan
ANOVAb Laba Rugi -6.970 6.399 -.108 -1.089 .279 H2 ditolak
Sum of Mean Solvabilitas 11.253 3.414 .327 3.296 .001 H3 diterima
Model Squares df Square F Sig.
Opini
1 Regression 4942.052 5 988.410 3.906 .003a -3.511 3.688 -.095 -.952 .344 H4 ditolak
Auditor
Residual 22014.938 87 253.045 Reputasi KAP -6.248 3.721 -.183 -1.679 .097 H5 ditolak
Total 26956.989 92
a. Dependent Variable: Audit Delay
a. Predictors: (Constant), Reputasi KAP, Solvabilitas, Laba Rugi, Opini
Auditor, Uk. Perusahaan

b. Dependent Variable: Audit Delay


17
CONCLUSIONS
RECOMMENDATIONS

18
KESIMPULAN SARAN
1. Ukuran perusahaan tidak 1. Menambah rentang waktu
berpengaruh terhadap audit penelitian
delay 2. Menguji dengan variabel
2. Laba rugi tidak berpengaruh independen yang berbeda
terhadap audit delay 3. Menguji sektor lain
3. Solvabilitas berpengaruh 4. Kepada auditor, perhatikan
terhadap audit delay variabel-variabel yang dapat
4. Opini auditor tidak berpengaruh mempengaruhi audit delay agar
terhadap audit delay tugas audit dapat berjalan
5. Reputasi KAP tidak berpengaruh dengan efisien
terhadap audit delay

19
REFERENSI
[1] Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modan dan Lembaga Keuangan No. KEP-346/BL/2011 tentang Penyampaian Laporan
Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.

[2] Ashton, R.H., Elliott, R.K. (1987). An Empyrical Analysis of Audit Delay. Journal of Accounting Research. Vol. 25 No.2. Hal: 275-
292.
[3] Lawrence, J., Bryan, B. (1998). Characteristics Associated with Audit Delay in the Monitoring of Low Icome Housing Projects.
Journal of Public Budgeting, Accounting & Financial Management. Hal: 173-191.
[4] Peraturan IX.C.7 Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-11/PM/1997
[5] Kartika, A. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Manufakrur yang Terdaftar di BEI. Jurnal
Dinamika Keuangan dan Perbankan. Volume 3. Hal: 152-171.
[6] Aryaningrum, S., Wirakusuma, M.G. (2013). Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Kompleksitas Operasi, Reputasi KAP dan Komite
Audit pada Audit Delay. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Volume 5. Hal: 251-270.
[7] Setyani, A.Y. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Manufakrur yang Go Publik di BEI. Jurnal Riset
Akuntansi dan Keuangan. Volume 11 No. 2. Hal: 107-115
[8] Cahyanti, D.N., Sudjana, N., Azizah, D.F. (2016). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Solvabilitas Terhadap Audit
Delay. Jurnal Administrasi Bisnis. Volume 38. Hal: 68-73.
[9] Juanita, G., Satwiko. (2012). Pengaruh Kepemilikan, Laba Rugi, Profitabilitas, dan Solvabilitas terhadap Audit Report Lag. Jurnal
Bisnis dan Akuntansi. Volume 14. Hal: 31-40.
[10] Lucynda, J., Nura’ni, S.P. (2013). Pengujian Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay. Jurnal Akuntansi dan Auditing. Volume
9. Hal: 128-149.
[11] Aditya, A.N., Anisykurlillah, I. (2014). Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Audit Delay. Accounting Analysis Journal. Volume
3. Hal: 334-342.
[12] Iskandar, M.J., Trisnawati, E. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Report Lag pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa
Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Volume 12. Hal: 175-186.
[13] Aryaningsih, N.N.D., Budiartha, I.K. (2014). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Solvabilitas, dan Opini Auditor pada Audit Delay. E-Jurnal
Akuntansi Universitas Udayana. Volume 7. Hal: 747-760.
[14] Institut Akuntan Publik Indonesia. (2011). Standar Profesional Akuntan Publik, 31 Maret 2011. Jakarta: Salemba Empat.
[15] Putra, P.G.O.S., Putra, I.M.P.D. (2016). Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi Pengaruh Auditor, Profitabilitas, dan Solvabilitas
Terhadap Audit Delay. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Volume 14. Hal: 2278-2306.
[16] Peraturan Menteri Keuangan No. 17/PMK.01/2008 tentang Jasa Akuntan Publik.
[17] www2.deloitte.com/id/en/footerlinks/office-locator/indonesia/osman-bing-satrio-eny2.html. Diakses 24 Oktober 2016.
www.ey.com/id/en/home. Diakses 24 Oktober 2016.
www.pwc.com/id/en/about-us/contact-pwc-indonesia.html. Diakses 24 Oktober 2016 20
home.kpmg.com/id/en/home/about.html. Diakses 24 Oktober 2016.
TERIMA KASIH

FAKHRI RIZKY AUFAR


YETTY MURNI
SHANTI LYSANDRA

Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Universitas Pancasila
2017 21