Anda di halaman 1dari 19

Demam pada Bayi dan

Anak
SMF Ilmu Kesehatan Anak
RSUD dr. Abdul Azis
Singkawang
6 Januari 2015
Pendahuluan
• Jumlah pasien bayi yang berkunjung ke dokter spesialis
anak karena demam: 10-15%
• Jumlah serangan demam rata-rata pada anak usia di
bawah 2 tahun: 4-6x
• Jika dibandingkan dengan anak yang berusia lebih tua,
anak berusia muda menunjukkan manifestasi gejala
yang lebih serius
• Penyakit tropik di Indonesia: cukup banyak dan
bervariasi -> penatalaksanaan yang benar = penurunan
angka kematian
Patofisiologi
• Demam disebabkan naiknya “termostat” di hipotalamus
 yang dapat dipengaruhi oleh infeksi, aktifitas, stress
dan suhu lingkungan
• Jika suhu tubuh naik mendadak  perasaan mengigil
• Infeksi memicu penaikan “termostat” di hipotalamus
melalui pelepasan pirogen endogen dan eksogen
• Suhu tubuh bayi atau balita mempunyai ukuran tubuh
yang lebih kecil sehingga suhu tubuh lebih mudah
berubah
Patofisiologi
• Pirogen endogen: datang dari dalam tubuh, terutama
hasil proses peradangan yang dilepaskn oleh makrofag
seperti Il-1, IL-6.
• Pirogen eksogen: datang dari luar tubuh. Misalnya:
mikroba, toksin, produk lain mikroba.
Pola Demam
• Penilaian pola demam memperhatikan:
• Tipe awitan: mendadak atau perlahan-lahan
• Variasi suhu dalam tempo 24 jam dan periode kesakitan
• Siklus demam
• Respon terhadap pemberian terapi
Pola Demam: Demam Kontinu
• Demam kontinu atau sustained fever
• Peningkatan suhu tubuh yang menetap selama 24 jam dengan
variasi maksimal 0,4°C
• Fluktuasi diurnal suhu normal: tidak terjadi atau tidak
signifikan
Pola Demam: Demam Remiten
• Demam dengan penurunan suhu tiap hari namun suhu
tidak mencapai nilai normal
• Fluktuasi >0,5°C per 24 jam
• Variasi diurnal biasanya terjadi
• Pola demam tersering ditemukan dalam praktik
pediatrik
Pola Demam : Demam Intermiten
• Suhu kembali normal setiap hari, umumnya pagi hari
dengan puncak demam pada siang hari
• Pola demam terbanyak kedua di praktik klinis
Pola Demam: Demam Septik atau
Hektik
• Terjadi pada demam remiten atau intermiten
• Terdapat perbedaan antara puncak demam dan titik
terendah suhu tubuh yang sangat besar
Pola Demam: Lain-Lain
• Demam quotidian: demam paroksisme yang terjadi tiap
hari  disebabkan P. Vivax.
• Demam quotidian ganda: demam dengan 2 puncak
demam dalam sehari dengan selang waktu 12 jam
• Undulant fever: suhu meningkat perlahan dan menetap
selama beberapa hari sebelum turun
• Prologed fever: demam yang melebihi periode lamanya
demam pada suatu penyakit , misalnya: demam pada
infeksi saluran nafas atas (ISNA) lebih dari 10 hari
Pola Demam: Lain-Lain
• Demam rekuren: demam yang timbul kembali dengan
interval ireguler pada satu penyakit yang melibatkan
organ yang sama atau sistem organ multipel
• Demam bifasik: demam dengan 2 puncak demam atau
periode demam yang berbeda (saddlebag / camelback
fever)
• Demam periodik: demam berulang dengan interval
reguler atau ireguler. Setiap episode demam diikuti
episode bebas demam. Umum pada malaria.
Pola Demam: Lain-Lain
• Relapsing fever: demam tinggi mendadak berulang
yang terjadi selama 3-6 hari yang diikuti periode bebas
demam dengan lama serupa. Suhu dapat mencapai
40°C. Disebabkan oleh gigitan kutu, tungau, atau tikus
yang terkontaminasi bakteri atau virus
• Demam Pel-Ebstein: demam berulang yang berlangsung
3-10 hari yang diikuti periode bebas demam dengan
lama serupa. Ditemukan pada penderita limfoma
Hodgkin
Pola Demam: Kegunaan Klinis
• Kurva demam punya keterbatasan diagnostik unuk
infeksi dari rumah sakit (hospital acquired)
• Lebih berguna untuk infeksi didapat dari komunitas
(community acquired)
• Jika pola demam dikenali walaupun tidak patognomonik
untuk penyakit tertentu, dapat menjadi informasi
doagnostik yang berguna
Pola Demam: Kegunaan Klinis
Pola Demam Penyakit
Kontinu Demam tifoid, malaria falciparum malignan
Remiten Sebagian besar penyakit virus dan bakteri
Intermiten Malaria, limfoma, endokardiis
Hektik / Septik Penyakit Kawasaki, infeksi piogenik
Quotidian Malaria vivax
Double Quotidian Kalaazar, atritis gonokokal, atritis
rheumaoid juvenil, drug fever (e.g.
Karbamazepin)

Relapsing / Periodik Malaria tertiana, kuartana, brucellosis


Bifasik Dengue, Yellow fever, Ebola, demam
berdarah lainnya, leptospirosis

Rekuren Familial Mediateranian fever


Klasifikasi Demam
No Klasifikasi Penyebab Tersering Lama demam pada
umumnya
1 Demam dengan Infeksi saluran nafas atas <1 minggu
tanda lokalisasi
2 Demam tanpa tanda Infeksi virus, infeksi saluran kemih <1 minggu
lokalisasi
3 Pireksia menetap Infeksi, atritis idiopatik juvenil >1 minggu
dengan unknown
origin

• Demam dengan tanda lokalisasi adalah bentuk paling umum demam


yang dijumpai dalam praktik klinis
• 20% demam tidak menunjukkan tanda-tanda terlokalisasi (penyebab
demam tidak jelas setelah anamnesis dan pemeriksaan fisik)
Penyebab utama demam karena
penyakit localized sign
Kelompok Penyakit
Infeksi saluran nafas atas ISNA virus, otitis media, tonsilitis, laringitis,
stomaitis herpetika
Pulmonal Bronkiolitis, pneumonia
Gastrointestinal Gastroeneritis, hepatitis, apendisitis
Sistem saraf pusat Meningitis, ensefalitis
Eksantem Campak, cacar air
Kolagen Atritis rheumatoid, penyakit Kawasaki
Neoplasma Leukemia, Limfoma
Tropik Kala Azar, anemia sel sabit
Penyebab utama demam tanpa
localizing sign
No. Penyebab Kelompok Petunjuk diagnosis
A Infeksi Bakteremia/sepsis Tampak sakit, CRP tinggi, leukositosis
Sebagian besar virus Tampak baik, CRP normal, leukosit
(HH-6) normal
Infeksi saluran kemih Dipstick urine
Malaria Di daerah malaria
B Pasca vaksinasi Vaksinasi riple, campak Waku demam berhubungan dengan
waktu vaksinasi
C Drug fever Sebagian besar obat Riwayat minum obat, diagnosis
eksklusi
d PUO (persistent Atritis idiopatik juvenil Pre-articular, ruam, splenomegali,
pyrexia of antinuclear factor tinggi, CRP tinggi
unknown origin)
atau FUO

CRP = C reactive protein


Persistent Pyrexia of Unknown Origin
• Pyrexia of Unknown Origin adalah Demam tanpa
localizing sign yang bertahan selama 1 minggu di mana
dalam kurun waktu tersebut evaluasi di RS gagal
menemukan penyebabnya
• Persistent Pyrexia of Unknown Origin / Fever of
Unknown Origin adalah demam yang berlangsung
selama minimal 3 minggu dan tidak ada kepastian
diagnosis setelah investigasi 1 minggu di RS
SEKIAN
Terima Kasih