Anda di halaman 1dari 13

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) PEMBANGUNAN PROYEK

PENGAMANAN PANTAI MUARA BARU JAKARTA

Verdhi Dwiky Oktoprianica


Faris Abdurrahman
Kurnia Yuliyanti Rahayu
Fakih Pratama Dewanto
Vanadani Pranantya
Pengertian Amdal

 Analisis dampak lingkungan atau Analisis mengenai dampak lingkungan (di


Indonesia, dikenal dengan nama AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar
dan penting suatu usaha dan atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan
hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan usaha dan atau kegiatan di Indonesia.
 Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural.
Latar Belakang Dibangunnya Proyek Pengamanan Pantai (Giant Sea Wall)
Muara Baru, Jakarta Utara
 Daerah khusus ibukota Jakarta terletak di daerah delta dengan tingkat kerawanan
banjir yang tinggi, baik akibat dari luapan 13 sungai besar yang bermuara ke teluk
Jakarta dan air laut pasang (rob). Ancaman banjir mengancam lebih dari separuh
penduduk Jakarta yang berjumlah sekitar 9,8 juta jiwa,terutama yang tinggal di
daerah pesisir.
 Yang lebih mengkhawatirkan, hasil penelitian itu menyebutkan dalam tempo 10-
20 tahun ke depan, sekitar 50 persen wilayah Jakarta juga sudah berada dibawah
permukaan air laut. Data kuantitatif memaparkan sejak 1974-2010 ditemukan
fakta telah terjadi penurunan tanah hingga 4,1 meter di wilayah MuaraBaru,
Cilincing, Jakarta Utara.
Bendungan Raksasa Jakarta (Giant Sea Wall)

 Dikarenakan peningkatan air laut dan penurunan muka tanah telah terjadi di
sebagian wilayah Jakarta, yang mana adalah sumber utama penyebab banjir rob di
wilayah Jakarta Utara, maka, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa
pembangunan bendungan raksasa atau Giant Sea Wall di pantai utara Jakarta
diharuskan untuk cepat dilakukan.
 Pembangunan tanggul laut terbagi menjadi 3 fase. Pertama, tanggul laut
diintegrasikan dengan reklamasi pantai utara Jakarta.
 Kedua, tanggul berada di luar wilayah reklamasi, yakni di laut yang lebih dalam
misalnya 16 meter.
 Ketiga, tanggul laut menghubungkan antar pulau di Kepulauan
Seribu.
 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Studi awal rencana pembangunan
Giant Sea Wall sebagai bagian dari tata air dan penanggulangan banjir akibat
peningkatan air laut. Namun keberlanjutan dari studi awal, yakni Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) masih dipertanyakan.

 Dampak Penting dari Giant Sea Wall dapat dibagi menjadi :


 Pembangunan Giant Sea Wall merupakan proyek dengan dampak lingkungan yang
besar, oleh karena itu, wajib memiliki dokumen lengkap AMDAL, dikarenakan
berdampak pada:

 Relokasi Fasilitas Pelabuhan Tanjung Priok


 Tanjung Priok merupakan Pelabuhan terbesar di Indonesia yang mempunyai
peranan penting terhadap keberlangsungan ekonomi Indonesia khususnya di
bidang Industri, otomatis Proyek ini akan berdampak pada aspek Ekonomi yang
ada yang mana untuk relokasi memerlukan analisis terkait ekonomi dan sosial
yang mana menyangkut kehidupan masyarakat dan ekonomi makro Indonesia.
 Keluaran Limbah Selama Masa Konstruksi
 Jumlah produksi limbah di Jakarta merupakan produksi limbah paling banyak
diantara wilayah lain. Keluaran limbah ini tentu sangat mempunyai dampak
penting. Karena biasanya limbah-limbah yang diproduksi mengalir ke laut lepas,
akan tertahan nantinya oleh proyek ini. Sedangkan untuk masalah AMDAL masih
belum ada kejelasan untuk proyek ini.

 Perubahan Morfologi Garis Pantai dan Ekosistem


 Proyek ini akan mengakibatkan perubahan biota laut secara besar-besaran. Tentu
akan menghancurkan kehidupan biota laut dan darat, serta akan berdampak
langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya golongan nelayan, dikarenakan
mata pencarian mereka adalah ikan laut, dan otomatis mereka harus berlayar jauh
ke lautan untuk mencari ikan dikarenakan adanya tanggul
 Ketersediaan Air Bersih
 Proyek ini dikatakan akan mampu menyediakan air bersih untuk hampir 80%
penduduknya, tetapi justru menampung air di teluk untuk keteserdiaan air bersih
berarti memutus hubungan ketergantungan dengan daerah hulu di pegunungan,
yang mana akan berdampak kurangnya Operasional dan Perawatan (OP) untuk
daerah hulu dan lebih mementingkan proyek ini daripada perawatan daerah hulu.
SEKIAN

TERIMAKASIH