Anda di halaman 1dari 25

MATERIALITAS DAN

RISIKO AUDIT
AUDIT DAN ATESTASI TERAPAN

Muhammad Aliza Shofy


Muhammad Rusydi Aziz
Wima Rakayana
Welcome to Our Presentation
Materiality and Audit Risk

Let’s Begin Now!


Materialitas adalah besarnya nilai yang dihilangkan atau salah saji informasi akuntansi, yang dilihat dari keadaan yang
melingkupnya, dapat mengakibatkan perubahan atas suatu pengaruh terhadap pertimbangan orang yang meletakkan
kepercayaan terhadap informasi itu, karena adanya penghilangan atau salah saji itu.

Risiko dalam auditing berarti bahwa auditor menerima suatu tingkat ketidakpastian tertentu dalam
pelaksanaan audit. Risiko audit yaitu risiko bahwa auditor secara tidak sadar gagal untuk menyesuaikan pendapatnya
atas laporan keuangana yang salah saji secara material.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
2
1

MATERIALITAS
Pengertian
Materialitas
Materialitas adalah besarnya nilai yang dihilangkan atau
salah saji informasi akuntansi, yang dilihat dari keadaan
yang melingkupnya, dapat mengakibatkan perubahan atas
suatu pengaruh terhadap pertimbangan orang yang
meletakkan kepercayaan terhadap informasi itu, karena
adanya penghilangan atau salah saji itu.
Frasa pada Materialitas
A wide image and texts
Berdasarkan Jusup
(2014: 302), terdapat
dua frasa dalam alinea
tanggungjawab auditor
dalam laporan auditor
independen yang
berkaitan dengan
materialitas dan risiko

1. Memperoleh keyakinan memadai

Frasa ini dimaksudkan memberi informasi kepada pengguna laporan audit bahwa auditor tidak menjamin kelayakan penyajian laporan
keuangan.

2. Bebas dari kesalahan penyajian material

Frasa ini dimaksudkan untuk memberi informasi kepada pengguna laporan audit bahwa tanggungjawab auditor terbatas pada informasi 5
keuangan yang material saja.
Materialitas Audit
Materialitas dalam Konteks Audit

Kesalahan Pertimbangan Pertimbangan


Penyajian yang atas ukuran atau kebutuhan
mempengaruhi sifat kesalahan informasi
keputusan penyajian keuangan

Materialitas ini sering dibahas dalam konteks penyusunan dan penyajian laporan keuangan menggunakan bahasa-bahasa yang berbeda.

Audit Materialitas Informasi


Asumsi Auditor
Asumsi Auditor pada Pengguna Laporan
Keuangan
1. Memiliki suatu pengetahuan yang memadai tentang aktivitas bisnis, ekonomi,
dan akuntansi serta kemajuan untuk mempelajari informasi yang ada dalam
laporan keuangan.

2. Memahami bahwa laporan keuangan disusun, disajikan serta diaudit


berdasarkan tingkat materialitas tertentu.

3. Mengakui adanya ketidakpastian bawaan dalam pengukuran sutu jumlah


yang ditentukan berdasarkan penggunaan estimasi maupun pertimbangan.

4. Membuat keputusan ekonomi yang masuk akala berdasarkan informasi yang


disajikan dalam laporan keuangan.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
7
Identifikasi Penentuan Evaluasi dan
Mengidentifikasi dan menilai kesalahan Menentukan sifat, saat, dan luas prosedur Opini
Mengevaluasi dampak kesalahan
penyajian material audit selanjutnya penyajian yang tidak dikoreksi, jika ada,
terhadap laporan keuangan dan dalam
merumuskan opini dalam laporan auditor.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 8


Kebijakan Awal Materialitas
Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Kebijakan Awal Materialitas

Konsep Materialitas adalah Relatif,


Bukan Absolut
Beberapa kesalahan penyajian dapat menjadi material bagi sebuah perusahaan kecil, namun terkadang jumlah sebesar
itu dinilai tidak material pada perusahaan besar.

Diperlukan Dasar Tertentu untuk Mengevaluasi


Materialitas
Karena bersifat relatif, materialitas memerlukan dasar untuk menetapkan apakah kesalahan penyajian dipandang
material. Yang sering menjadi dasar utama dalam menentukan materialitas adalah laba bersih sebelum pajak untuk
menentukan apa yang material bagi perusahaan yang material bagi perusahaan yang berorientasi laba.
Faktor Kualitatif Juga Mempengaruhi
Materialitas
1. Kesalahan penyajian yang menyangkut kecurangan dipandang lebih serius daripada kekeliruan yang tidak disengaja
walaupun rupiahnya sama. Hal ini dikarenakan kecurangan mencerminkan ketidakjujuran dan tidak andalnya manajemen
maupun orang-orang yang terlibat.
2. Kesalahan penyajian yang jumlah rupiahnya kecil bisa menjadi material apabila terkait dengan kewajiban kontraktual.
3. Kesalahan penyajian yang kelihatannya tidak material, bisa menjadi material apabila kesalahan penyajian tersebut
mempengaruhi tren laba. 9
Standar Auditing SA 320.10
“pada saat menetapkan strategi audit secara keseluruhan, auditor harus menentukan materialitas untuk laporan
keuangan secara keseluruhan”

1 Menetapkan materialitas untuk laporan keuangan secara keseluruhan

2 Menentukan materialitas pelaksanaan

3 Memperkirakan total kesalahan penyajian dalam segmen

4 Memperkirakan keseluruhan kesalahan penyajian

5 Membandingkan taksiran keseluruhan dengan kebijakan awal materialitas

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
10
Tolok Ukur Materialitas
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tolok ukur yang tepat

1 3 5
Unsur-Unsur laporan keuangan. Sifat entitias, posisi entitas Fluktuasi relatif tolok ukur.
dalam siklus hidupnya, industri,
dan lingkungan ekonomi entitas.

2 4
Apakah terdapat unsur-unsur Struktur kepemilikan dan
yang menjadi perhatian khusus pendanaan entitas
para pengguna laporan
keuangan suatu entitas tertentu.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
11
SA 320.9
Materialita
Materialitas pelaksanaan (performance materiality) adalah
suatu jumlah yang ditetapkan oleh auditor, pada tingkat yang
lebih rendah daripada materialitas untuk laporan keuangan

s secara keseluruhan, untuk mengurangi ke tingkat rendah


yang semestinya kemungkinan kesalahan penyajian yang

Pelaksanaan tidak dikoreksi dan yang tidak terdeteksi yang secara agregat
melebihi materialitas untuk laporan keuangan secara
keseluruhan. Jika berlaku, materialitas pelaksanaan dapat
ditetapkan auditor pada jumlah yang lebih rendah daripada
materialitas golongan transaksi, saldo akun atau
pengungkapan tertentu.
The Power of PowerPoint |
thepopp.com
12
Masalah Materialitas
Auditor menghadapi tiga masalah dalam mengalokasikan materialitas ke akun-akun neraca:

Biaya Audit Biaya audit terkait mempengaruhi


pengalokasian

Lebih/Kurang Saji Baik lebih saji maupun kurang saji harus


dipertimbangkan.

Salah Saji yang


Auditor menduga akun-akun tertentu
Beda memiliki lebih banyak kesalahan
penyajian daripada lainnya.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
13
Where We Are Going
3 columns

Innovation
Ius pericula consetetur voluptatum an, ad sed aeque causae diceret. In voluptua mandamus pro. Eos quot munere
graecis ad. Cum ne nostro neglegentur. Ea choro corrumpit nec. Et quot suscipit argumentum pri, cum debet debitis
incorrupte no, ne nominavi nominati mei.

Satisfaction
Usu dico maiorum mnesarchum ea, salutandi cotidieque adversarium per id. In summo dicam soleat vix, id nec dictas
detracto. Solum laudem corrumpit ius in.
Has falli iisque blandit ad, ut insolens antiopam vim.

World-leading
Eam ea consetetur complectitur, at sanctus deserunt constituam sed. Mollis civibus conclusionemque mea ei. Usu
verterem forensibus in, no veniam civibus commune sed. Wisi scripta vim at, munere delicata philosophia te pro.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
14
RESIKO AUDIT
Menurut SA Seksi 312 Risiko Audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan
Audit
“Risiko audit adalah risiko yang terjadi dalam hal auditor, tanpa disadari,
tidak memodifikasi pendapatnya sebagaimana mestinya, atas suatu laporan
keuangan yang mengandung salah saji material.”
The Power of PowerPoint | thepopp.com 15
Menilai risiko kesalahan penyajian
material

Auditor harus mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material pada [SA 315 par 25]:

1.Tingkat laporan keuangan; dan


2.Tingkat asersi untuk golongan transaksi, saldo akun, dan
pengungkapan,
untuk menyediakan suatu basis bagi perancangan dan pelaksanaan prosedur
audit lanjutan (further audit procedures).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 16


RISIKO AUDIT
Keseluruhan & Individual

Risiko Audit Individual

Risiko Audit
Keseluruhan
Pada tahp perencanaan auditnya, auditor pertama kali
Karena audit mencakup pemeriksaan terhadap akun-akun secara
harus menentukan risiko audit keseluruhan yang
individual, risiko audit keseluruhan harus dialokasikan kepaada akun-
direncanakan, yang merupakan besarnya risiko yang
akun yang berkaitan. Risiko audit individual perlu ditentukan untuk
dapat ditanggung oleh auditor dalam menyatakan
setiap akun karena akun tertentu seringkali sangat penting karena besar
bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar,
saldonya atau frekuensi transaksi perubahan.
padahal kenyataannya, laporan keuangan tersebut
berisi salah saji material. The Power of PowerPoint | thepopp.com 17
TIGA KOMPONEN RISIKO AUDIT

Inherent Risk Risiko Bawaan

Control Risk Risiko Pengendalian

Detection
Risiko deteksi
Risk

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
18
Model Resiko Audit
1 image and description

PDR =
AAR/(IR*CR) RMM = IR x CR
PDR = Risiko penemuan yang direncanakan (Planned
Detection Risk)
AAR = Risiko audit yang dapat diterima ( Acceptable Audit
Risk )
IR = Risiko bawaan ( Inherent Risk )
CR = Risiko pengendalian ( Control Risk )

Risiko kesalahan penyajian yang diidentifikasi dan dinilai


tersebut harus didokumentasikan. (SA 315 para 32(c).
Risiko kesalahan penyajian material = risiko bawaan x risiko
pengendalian
The Power of PowerPoint |
thepopp.com
19
Mengubah Risiko
Audit Yang Dapat
Diterima Untuk
Risiko Usaha
Risiko Usaha
Tingkat ketergantungan pemakai pada L/K
Jika pemakai memiliki ketergantungan yang besar pada L/K,
maka risiko audit perlu diperkecil. Faktor yang menunjukkan
tingkat ketergantungan :
1. Ukuran perusahaan klien
2. Distribusi kepemilikan
3. Jumlah dan sifat kewajiban perusahaan

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
20
Mengubah Risiko
Audit Yang Dapat
Diterima Untuk
Risiko Usaha
Risiko Usaha
Kemungkinan akan adanya kesulitan keuangan klien yang timbul
setelah laporan audit diterbitkan.
Dalam hal ini, auditor akan diminta untuk mempertahankan kualitas
audit yang dilaksanakannya, bahkan kemungkinan akan dituntut di
pengadilan. Jika auditor merasa ada kemungkinan kegagalan finansial
atau kerugian besar dan peningkatan risiko usaha, sebaiknya auditor
menurunkan AAR

Evaluasi auditor atas integritas manajemen.

Jika integritas dipertanyakan maka AAR akan rendah. Jika integritas


rendah, sering timbul konflik dengan pedagang saham, konsumen, dan
aparat negara sehingga akan mempengaruhi anggapan pemakai atas
kualitas audit dan dapat menyebabkan tuntutan
The Power of PowerPoint |
thepopp.com
21
Menyelidiki kondisi klien, menilai faktor-
faktor yang dapat mempengaruhi tingkat
ketergantungan pemakai ekstern terhadap Auditor menetapkan
laporan, kemungkinan kegagalan keuangan tingkat risiko
Kemungkinan setelah audit selesai, dan integritas sementara yang
memperoleh
informasi manajemen. bersifat subyektif
tambahan bahwa L/K berisi
mengenai
klien dan salah saji material
memodifikasi setelah audit
AAR.
selesai.
Menetapkan Risiko Audit Yang Dapat
Diterima.
Faktor-faktor
yang harus
* Sifat bidang usaha klien * Hubungan istimewa
ditelaah dalam
* Integritas manajemen * Transaksi tidak rutin menetapkan
* Motivasi klien
* Pertimbangan yang diperlukan Risiko Usaha?
untuk mencatat
saldo akun dan transaksi secara
* Hasil audit sebelumnya
benar
* Penugasan pertama atau
* Kerentanan terhadap kecurangan
penugasan ulang

* Unsur-unsur populasi

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
23
Hubungan Antara
Materialitas, Risiko,
Audit, Bukti Audit
Jika auditor menginginkan untuk Jika auditor mempertahankan risiko audit
mengurangi risiko audit, auditor
dapat menempuh salah satu dari tiga
konstan dan tingkat meterialitas dikurangi,
cara berikut ini : auditor harus menambah jumlah bukti audit yang
1.Menambah tingkat materialitas, dikumpulkan.
sementara itu mempertahankan
jumlah bukti audit yang Jika auditor mempertahankan tingkat
dikumpulkan. materialitas konstan dan mengurangi jumlah
2.Menambah jumlah bukti audit yang
dikumpulkan, sementara itu bukti audit yang dikumpulkan, risiko audit
tingkat materialitas tetap menjadi meningkat.
dipertahankan. The Power of PowerPoint |
24
thepopp.com
3.Menambah sedikit jumlah bukti
Thank You for
Watching!
Any Questions?
Sofi, Rusydi, Wima – Joint Program