Anda di halaman 1dari 44

RAPAT KERJA

INSTALASI LABORATORIUM
2017
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017

No Kegiatan Target Proses/output Outcome Pencapaian Ket/


waktu kendala

1. Pengembanagan SDM

 Orientasi karyawan Saat ada Dokumentasi : Karyawan baru 100%


baru karyawan preceptorship menguasai
baru Implementasi : semua
dilakukan orientasi pemeriksaan
selama 3 bulan dan alur
pelayanan di
laboratorium
 Orientasi karyawan 3 bulan Implementasi : Karyawan lama 100%
lama (juli, juni, riview SPO, SKP, dapat
agustus) PPI, HPK dan SKP memahami,
melaksanakan
dan
menerapakan
ketika bekerja.
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017

No Kegiatan Target Proses /Output Outcome Pencapaian Ket/


waktu kendala
 Pelatihan plebotomi 2 orang Dokumnetasi : Mampu 1 orang Tidak ada
petugas Sertifikat pelatihan melakukan petugas yang biaya dan
dalam Implementasi : teknik mengikuti kemauan
setahun Mengikuti pelatihan pengambilan pelatihan analis untuk
plebotomi yang darah yang plebotomi mengikuti
diselenggarakan oleh baik dan plebotomi
PATELKI benar kurang.
 Pelatihan teknik 12 bulan Dokumentasi : Mampu 70% 1.Kurang-
pemeriksaan Preparat hasil melakukan nya
laboratorium pemeriksaan pemeriksaan materi
Implementasi : sesuai dengan untuk
Masing” petugas SPO yang ada pelatihan
laboratorium serta dapat
melakukan melakukan
pemeriksaan dengan pemeriksaan
menggunakan secara tepat
sampel yang telah cepat dan
disediakan oleh karu akurat
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapaian Ket/
waktu kendala
 Pelatihan etika profesi 2 bulan Dokumnetasi : Petugas 50% 1. Akan
(juni, Arsip berkas laboratorium dilaksana
des) pelatihan dapat -kan pada
Implementasi : berpraktek bulan
Melakukan pretest sesuai dengan desem-
dan posttes pada etika profesi ber
petugas
laboratorium
Pelatiahan eksternal 1 bulan Dokumentasi : Petugas dapat 100%
(agustus) sertifikat pelatihan menerapkan
Implementasi : hasil pelatihan
petugas yang telah di laboratorium
mengikuti
pelatihan
memberitahukan
isi materi yang
dijelaskan saat
pelatihan kepada
seluruh petugas di
laboratorium
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No kegiatan Target Proses /Output Outcome Pencapaian Ket /
waktu Kendala
 Evaluasi kinerja Juni Dokumentasi : form Petugas 80% Pada bulan
sampai penilaian kinerja laboratorium nov dan
desem- Implementasi : menunjukkan des belum
Ber melaksanakan rapat kinerja yang dilaksana-
evaluasi kinerja baik saat kan
pelayanan
maupun proses
pemeriksaan
sampel
 Penambahan jenis 2 bulan Dokumntasi : surat Dapat 25% Pembelian
pemeriksaan (juni pengajuan menambah alat PTT
dan Implementasi : pendapatan RS APTT dan
des) pencarian referensi SE setelah
pemeriksaan yan g pembelian
perlu diadakan alat UL
yang
disesuaika
n dengan
biaya yang
dimiliki RS
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapaian Ket/
waktu Kendala
2. Sarana dan prasarana
penunjang medis
laboratorium
 Pengelolaan 12 bulan Dokumentasi : Kondisi alat 80% Pada bulan
pemeliharaan alat bukti maintenance, dapat nov dan des
tabel daftar terpanatau belum
perawatan alat, dilaksana-
kurva PMI kan
Implementasi :
melakukan QC,
membersihkan
alat, dilakukan
maintenance
bulanan
 Kalibrasi alat 7 bulan Dokumnetasi : Kondisi alat 80% Pada bulan
(juni- bukti kalibrasi yang nov dan des
des) Implementasi : terpantau belum
kalibrasi alat oleh dilaksana-
BPFK, kalibrasi alat kan
oleh maintenance
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapai Ket/
waktu -an Kendala
 Pengantian/ 12 bulan Dokumentasi : Menambah 70% Pengajuan alat UL
penambahan pengajuan jenis sudah di acc tinggal
penambahan alat pemeriksaan pembayaran dan
Implementasi : di kedatangan alat.
membuat surat laboratorium Sedangkan untuk
pengajuan untuk dan untuk alat PTT APTT dan
penambahan alat menambah SE pembelian
baru di pendapatan setelah alat UL
laboratorium RS lunas.

 Perencanaan dan 12 bulan Dokumentasi : Reagen dan 80% Pada bulan nov dan
pemesanan lembar permintaan, alkes dapat des belum
reagen dan alkes bukti permintaan tersedia dilaksanakan
dan buku stok tepat waktu
Implementasi :
pemesaan reagen
dan alkes ke farmasi
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapai- Ket/
waktu an Kendala
 Proses seleksi dan 1 bulan Dokumentasi : adanya Alat yang dibeli 100%
pengadaan alat (bulan katalog promosi alat dalam keadaan
juni) Implementasi : baik dengan
memilih jenis alat harga yang
yang dibutuhkan dan sesuai
menyesuaikan dengan
anggaran RS

 Inventarisasi alat 4 bulan Dokumentasi : tabel Jumlah alat 100%


(maret, inventarisasi peralatan dapat terdata
juni, sep, medis dan non medis
des) serta elektronik dan
elektronik
Implementasi :
pendataan jenis
barang, merk dan
jumlah
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapaian Ket/
waktu Kendala

 Inspeksi dan 12 bulan Dokumentasi :TOR Dapat 80% Pada bulan nov
pengetesan alat Implementasi : mengetahui dan des belum
dilakukan alat layak dilaksanakan
pengetesan alat untuk
oleh maintenance digunakan
atau tidak

 Monitoring dan tindak 12 bulan Dokumentasi : bukti Mengetahui 80% Pada bulan nov
lanjut kurva PMI keakurasian dan des belum
Implementasi : hasil dari dilaksanakan
dilakukan QC setiap alat
hari
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapaian Ket/
waktu Kendala
3. Mutu pelayanan

 Kontrol mutu 12 bulan Dokumentasi : kurva PMI Dapat 80% Pada bulan
internal Implementasi : melakukan memantau nov dan des
kontrol alat dengan kondisi alat belum
menggunakan sampel dilaksanakan
kontrol sebelum melakukan
pemeriksaan terhadap
sampel pasien.
Hasil kontrol dimasukkan ke
excel dan dianalisa
menggunakan westgard
rule
 Tes 2 bulan Dokumntasi : hasil PME 100%
keahlian/Pema (juni, sep) dan sertifikat PME
ntapan Mutu Implementasi : melakukan
Eksternal (PME) pengajuan untuk mengikuti
PME. Melakukan
pemeriksaan sampel PME.
Pengiriman hasil
pemeriksaan sampel PME
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapai- Ket/
waktu an Kendala

 Kontrol alat POCT 12 bulan Dokumentasi : TOR Agar 80% Pada bulan
Implementasi : mengetahui nov dan des
dilakukan kontrol alat keakurasian alat belum
POCT dilaksanakan
 Validasi metode tes 4 bulan Dokumentasi : TOR Mendapatkan 25% Tidak ada alat
(maret, Implementasi : metode yang baru yang
juni, melakukan akuat untuk digunakan
sep, des) perbandingan antara setiap alat sehingga tidak
beberapa metode dilakukan
untuk memilih validasi
metode yang paling metode
baik kembali.
 Survailan harian atas 12 bulan Implementasi : Tidak ada 80% Pada bulan
hasil tes dilakukan koreksi kesalahan nov dan des
secara cepat identitas dan belum
mengenai identitas penulisan hasil dilaksanakan
pasien dan hasil pmeriksaan
pemeriksaan
sebelum disimpan ke
promedika.
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapai- Ket/
waktu an kendala
 Koreksi cepat atas 12 bulan Implementasi : Tidak ada 80% Pada bulan
hasil tes dilakukan koreksi kesalahan dalam nov dan des
cepat terhadap hasil penulisan hasil belum
pemeriksaan pmeriksaan dilaksanakan
 Dokumnetasi dan 12 bulan Dokumentasi : hasil Tidak ada 80% Pada bulan
tindakan koreksi pemeriksaan pasien kesalahan dalam nov dan des
tersimpan dalam penulisan hasil belum
promedika pmeriksaan dilaksanakan
Implementasi
dilakukan koreksi
cepat terhadap hasil
pemeriksaan dan
identitas pasien
 Kontrol mutu 2 bulan Dokumnetasi : hasil Mengetahui 0% Baru akan
laboratorium luar (juni, kontrol mutu mutu dai dilaksanakan
des) laboratorium yang laboratorium pada bulan
bekerjasama yang desember
dengan RS bekerjasama
dengan RS
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses /Output Outcome Pencapai- Ket/
waktu an Kendala
 Rapat Koordinasi 12 bulan Dokumnetasi : Koordinasi 80% Pada bulan
notulen rapat dan antara karu nov dan des
daftar kehadiran dan belum
Implementasi : pelaksana dilaksanakan
melakukan evaluasi
apabila terjadi
masalah dan
membahas mengenai
dokumen, alur
pelayanan, hasil
seminar maupun
pelatihan
 Indikator mutu 12 bulan Dokumentasi : Menjaga 80% Pada bulan
laboratorium laporan indikator unit mutu nov dan des
kerja laboratorium belum
Implementasi : dilaksanakan
pencatatan indikator
unit dan melakukan
analisa dan rencana
tindak lanjut
SELF ASESSMEN PROGRAM KERJA TAHUN 2017
No Kegiatan Target Proses/Output Outcome Pencapai- Ket/
waktu an Kendala
5. Keselamatan pasien 12 bulan Dokumentasi : laporan Membuat 80% Pada bulan
insiden dan risk register petugas nov dan des
Implementasi : laboratorium belum
melaporkan bila ada lebih paham dilaksanakan
kejadian cidera yang mengenai
menyangkut pasien. sasaran
Melaporkan kejadian keselamtan
yang menjadi resiko pasien
insiden
6. Keselamatan kerja 12 bulan Dokumentasi : Pengurangan 80% Pada bulan
pengisian form resiko nov dan des
survailan PPI penularan belum
Implementasi : infeksi ketika dilaksanakan
penggunaan APD, pelayanan
melakukan cuci tangan kesehatan dan
yang baik dan benar, pengurangan
penyimpanan B3 pada resiko
lemari khusus B3 dan kecelakaan
adanya spoolhoek kerja yang
khusus untuk diakibatkan
pembunagan limbah oleh B3
• Skala Pencapaian:
1% – 29% = Tidak tercapai
30% - 79% = On progress
80% - 100% = Tercapai
ANALISIS SWOT
STRENGS (Kekuatan) WEAKNESS (Kelemahan)
Man Man
1. Petugas laboratorium memiliki semangat kerja 1. SDM yang keluar masuk (turn over tinggi).
dan kemauan belajar yang tinggi. 2. Jumlah petugas laboratorium hanya 4 orang.
2. Mentaati jadwal yang telah ditentukan. 3. Petugas laboratorium tidak datang tepat
3. Petugas laboratorium mengembangkan ilmu. waktu.
pengetahuan dengan mengikuti seminar dan 4. Kualifikasi sertifikat penunjang (plebotomi)
workshop yang diselenggarakan oleh PATELKI. hanya dimiliki oleh 1 orang petugas
4. Kepatuhan ATLM dalam memakai APD. laboratorium.
Metode 5. ATLM yang memiliki SIP hanya 2 orang.
1. Memilik Standar Prosedur Operasional (SPO) di 6. Belum adanya penanggung jawab dokter
unit. patologi klinik (PK).
2. Sudah melaksanakan PMI setiap hari dan Methode
memiliki bukti tabel monitoringnya. 1. Pengambilan darah (sampling) dilakukan oleh
3. Sudah mengikuti PNPME yang diselenggarakan ATLM non sertifikasi (tidak memiliki SIP dan
oleh BBLK. sertifikat plebotomi).
4. Adanya rapat unit tiap bulan untuk membahas Money
penilaian kinerja dan menyampaikan informasi 1. Alur anggaran dan penggadaan belum
terkait pelayanan laboratorium. terstandar.
ANALISIS SWOT
STRENGS (Kekuatan) WEAKNESS (Kelemahan)
5. Memiliki Indikator Unit Kerja (IUK). Machine/Material
6. Kejadian insiden KP rendah. 1. Ruang steril dan semi steril menjadi satu.
Money 2. Ruang administrasi tidak ada.
1. Rencana anggaran jelas. 3. Ruang khusus B3 tidak ada.
4. Tidak ada lemari khusus untuk penyimpanan
Machine/Material B3.
1. Tersedianya peralatan hematologi dan kimia 5. Di ruangan laboratorium tidak memiliki eye
klinik yang otomatis. wash.
2. Suhu ruangan sesuai dengan standar. 6. Belum mempunyai alat untuk pemeriksaan
3. Memiliki kulkas khusus. SE (Serum Elektrolit).
Market
1. Angka kepuasan pelanggan/pasien tinggi.
ANALISIS SWOT
SO STATEGI WO STATEGI
1. SDM dengan semangat kerja tinggi dan telah Dengan sarana dan prasarana yang kurang dari
mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan standar, SDM yang keluar masuk (turn over tinggi)
terkait ATLM serta tersedianya SPO yang ada serta tidak lengkapnya sertifikat yang wajib
di unit maka dapat memberikan pelayanan dimiliki seorang ATLM maupun sertifikat
terbaik untuk pasien sehingga angka penunjang dapat berdampak pada akreditasi RS
kepuasan akan meningkat. sehingga dengan adanya pelatihan eksternal
2. Laboratorium sudah melaksanakan PMI dan terkait dengan standar akreditasi diharapkan
PME sehingga dapat menyempurnakan mampu memperbaiki sarana dan prasarana yang
metode pemeriksaan dengan ada menjadi lebih sesuai dengan standar
mempertimbangkan aspek analitik dan klinis. akreditasi.
3. Mempunyai anggaran yang jelas untuk
pengembangan laboratorium.
ANALISIS SWOT
OPPORTUNITY (PELUANG) THREAT (ANCAMAN)
1. Pelatihan eksternal untuk ATLM yang 1. Banyaknya Rumah Sakit (RS) dan klinik
diselenggarakan oleh PATELKI. laboratorium yang memiliki jenis
2. Pelamar kerja untuk laboratorium dari luar pemeriksaan lebih lengkap yang ada di
banyak. sekitar RSIA NUN.
3. Penawaran barang baru dari luar.
ANALISIS SWOT
ST STRATEGI WT STRATEGI

Dengan menambah jenis pemeriksaan yang Dengan mengikuti kegiatan external RS


sering dirujuk ke laboratorium luar. untuk ATLM sehingga akan mendapat
informasi terbaru terkait dengan
pemeriksaan laboratorium.
ANALISIS SWOT
A. IFAS (Internal Strategic Factors Summary)
Faktor Strategi Eksternal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
Kekuatan :
1. Petugas laboratorium memiliki semangat kerja dan kemauan 0,04 3 0,12
belajar yang tinggi.
2. Mentaati jadwal yang telah ditentukan 0,04 3 0,12

3. Petugas laboratorium mengembangkan ilmu pengetahuan 0,03 2 0,06


dengan mengikuti seminar dan worksop yang diselenggarakan
oleh PATELKI.
4. Kepatuhan ATLM dalam memakai APD 0,05 3 0,15

5. Memilik Standar Prosedur Operasional (SPO) di unit. 0,05 3 0,15

6. Sudah melaksanakan PMI setiap hari dan memiliki bukti tabel 0,06 3 0,18
monitoringnya.
Faktor Strategi Eksternal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
7. Sudah mengikuti PNPME yang diselenggarakan oleh 0,06 3 0,18
BBLK.

8. Adanya rapat unit tiap bulan untuk membahas 0,04 2 0,08


penilaian kinerja dan menyampaikan informasi terkait
pelayanan laboratorium.
9. Memiliki Indikator Unit Kerja (IUK). 0,04 2 0,08

10. Kejadian insiden KP rendah. 0,04 2 0,08

11. Rencana anggaran jelas. 0,03 2 0,06

12. Tersedianya peralatan hematologi dan kimia klinik 0,06 3 0,18


yang otomatis.

13. Suhu ruangan sesuai dengan standar. 0,03 2 0,06


Faktor Strategi Eksternal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
14. Memiliki kulkas khusus. 0,03 2 0,06

15. Angka kepuasan pelanggan/paasien tinggi 0,04 3 0,08

Total 0,064 38 1,68

Kelemahan :

1. SDM yang keluar masuk (turn over tinggi). 0,04 2 0,08

2. Jumlah petugas laboratorium hanya 4 orang. 0,03 2 0,06

3. Petugas laboratorium tidak atang tepat waktu 0,01 1 0,01

4. Kualifikasi sertifikat penunjang (plebotomi) hanya dimiliki 0,03 2 0,06


oleh 1 orang petugas laboratorium
5. ATLM yang memiliki SIP hanya 2 orang 0,03 2 0,06
Faktor Strategi Eksternal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
6. Belum adanya penanggungjawab dokter patologi klinik (PK) 0,03 3 0,09

7. Pengambilan darah (sampling) dilakukan oleh ATLM non 0,03 2 0,06


sertifikasi (tidak memiliki SIP dan sertifikat plebotomi)
8. Alur anggaran dan pengadaan belum terstandar 0,02 2 0,04

9. Ruang steril dan semi steril menjadi satu 0,02 2 0,04

10. Ruang administrasi tidak ada 0,02 2 0,04

11. Ruang khusus B3 tidak ada 0,02 2 0,04

12. Tidak ada lemari khusus untuk penyimpanan B3 0,03 2 0,06

13. Di ruang laboratorium tidak memiliki eye wash 0,03 2 0,06

14. Belum mempunyai alat untuk pemeriksaan SE (Serum 0,02 2 0,04


elektrolit
Total 0,36 28 0,72
Faktor Strategi Eksternal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
Tidak boleh lebih dari 0,1

S-W 0,96
B. EFAS (Ekternal Strategic Factors Summary)
Faktor Strategi Internal Bobot Nilai Bobot x Nilai
(1 – 5)
Peluang :

1. Pelatihan eksternal untuk ATLM yang diselnggarakan oleh 0,1 4 0,4


PATELKI
2. Pelamar kerja untuk laboratorium dari luar banyak 0,2 3 0,6

3. Penawaran barang baru dari luar 0,3 3 0,9

Total 0,6 10 1,9

Ancaman :

1. Banyaknya Rumah Sakit (RS) dan klinik laboratorium yang 0,4 4 1,6
memiliki jenis pemeriksaan lebih lengkap yang ada di
sekitar RSIA NUN
Total 0,4 4 1,6
Faktor Strategi Internal Bobot Nilai Bobot x
(1 – 5) Nilai

Total tidak boleh lebih dari 0,1

O-T 0,4
Grafik kuadran

III O
II
0,5

0,4

0,3

0,2
0,1
W SSS S
-0,10 -0,8 -0,6 -0,4 -0,2 0,2 0,4 0,6 0,8 1,0 1,2 1,4 1,6

-0,1

-0,2
IV -0,3
II
-0,4

-0,5

T
Keterangan :
• Dari hasil analisis diperoleh grafik yang berada di kuadran I
• Artinya menggambarkan situasi yang sangat baik, ada kekuatan yang dapat
dimanfaatkan untuk meraih peluang yang menguntungkan.
• Untuk hal tersebut digunakan strategi yaitu pengembangan (strategi agresif)
Slide Title
Product A Product B
• Feature 1 • Feature 1
• Feature 2 • Feature 2
• Feature 3 • Feature 3