Anda di halaman 1dari 17

Definisi

PAD (Perifer Arterial Disease) adalah


penyumbatan pada arteri perifer yang
dihasilkan dari proses atherosklerosis atau
proses inflamasi yang menyebabkan lumen
menyempit(stenosis), atau dari pembentukan
trombus (biasanya terkait dengan faktor resiko
yang menjadi dasar timbulnya atherosklerosis).
Etiologi
Penyebab dari oklusi arteri perifer adalah
adanya stenosis (penyempitan) pada arteri
yang dapat disebabkan oleh reaksi
atherosklerosis atau reaksi inflamasi
pembuluh darah yang menyebabkan lumen
menyempit.
Faktor Risiko
Faktor resiko dari penyakit oklusi arteri perifer
adalah :
• Merokok.
• Diet tinggi lemak atau kolesterol.
• Stress
• Riwayat penyakit jantung, serangan jantung,
atau stroke
• Obesitas
• Diabetes
• Rheumatoid arthritis
Klasifikasi
Pasien 1
• Nama : Ny. SN
• Umur : 78 tahun
• Jenis Kelamin : Perempuan
• Alamat : SoE
Anamnesis
• Keluhan Utama : luka pada jari kaki kanan
• Riwayat Penyakit Sekarang:
pasien merupakan rujukan dari RSUD SoE
dengan keluhan luka pada jari kaki kanan sejak 1
bulan yang lalu. Awalnya pasien mengeluh nyeri
pada ujung jari kanan disertai adanya gambaran
kehitaman pada ujung jari kaki kanan khususnya
pada daerah jari kelingking. Kaki kanan sempat
bengkak, namun 1 hari terakhir bengkak berangsur
turun dan saat ini tidak bengkak lagi. Sebelumnya
pasien tidak pernah mengalami keluhan seperti ini,
riwayat merokok (-), riwayat konsumsi sirih pinang
(+). Mual muntah (-), riwayat perdarahan (-)
• Riwayat penyakit dahulu : DM (-),
Hipertensi (-), gangguan jantung (-),
riwayat konsumsi obat-obatan (-)
• Riwayat penyakit keluarga : -
Pemeriksaan fisik
• Keadaan Umum : tampak sakit sedang
• Kesadaran : compos mentis, GCS E4 M6 V5
• Vital Sign : TD 140/80mmHg, Nadi 82 kali/menit,
suhu 36,5 C; RR 20 kali/menit
• Kepala : normocephal, rambut tidak mudah
dicabut
• Mata : konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik
(-/-)
• Telinga : Otorea (-/-), perdarahan (-/-)
• Mulut : mukosa bibir lembab, tidak tampak
kelainan lain pada daerah mulut
• Leher : tidak teraba pembesaran KGB, tidak
teraba pembesaran tiroid.
THORAKS

• Inspeksi : Pengembangan dada simetris D=S.


• Palpasi : Taktil fremitus D=S
• Perkusi : Sonor pada kedua lapang paru
• Auskultasi : Vesicular +/+, Ronchi -/-, Wheezing - /-
• Jantung : S1,S2 tunggal, regular, gallop -,
murmur -.
abdomen

• Inspeksi : skapoid
• Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal
• Palpasi : supel, nyeri tekan (-), organomegali (-),
• Perkusi : timpani di seluruh regio abdomen
Ekstremitas
Kiri kanan
• Akral hangat • Akral dingin
• CRT <2 detik • CRT > 2 detik
• Edema -/- • Riwayat edema 2 hari yang
lalu saat ini (-)
Status lokalis
• Terdapat gambaran nekrosis pada seluruh
digiti V pedis dekstra disertai terlepasnya
jaringan kuku dan gambaran nekrosis pada
sebagian digiti IV. nyeri (+) pada seluruh pedis
dekstra, disertai akral dingin.
Pemeriksaan penunjang
Darah rutin: • Jumlah trombosit
• Hb 13,8 g/dl 715.000/ul
• Hematokrit 45,5% • GDS 77 mg/dl
• RBC 2,55x10^6/ul • Ur 21,4 mg/dl
• MCV 57,3 fL
• Cr 0,3 mg/dl
• MCH 17,4 pg
• Natrium 129mmol/l
• Jumlah leukosit 68.360/ul
• Jumlah neutrofil 59.950/ul • Kalium 3,6 mmol/l
• Jumlah limfosit 3.830/ul • Klorida 100 mmol/l
Assesment

Gangrene digiti IV dan V pedis dextra suspek


PAD
Terapi
• IVFD Nacl 0,9% 20tpm
• Wound Toilet
Planning diagnosis
• USG doppler
• Angiografi