Anda di halaman 1dari 8

By: rika S

Resa. F
Nurul
Niken
Lia
DEFINISI

Keadaan klinis yang sering dijumpai dan


dapat disebabkan oleh kelainan primer
erythrocyt atau sumsum tulang atau bisa juga
merupakan manifestasi penyakit sistemik
yang mendasari. Anemia dapat juga
didefinisikan sebagai berkurangnya masa
erythrocyt dalam sirkulasi darah;kriteria yang
biasa digunakan adalah kadar hemoglobin (
Hb) kurang dari 12 g/dl (Hematokrit kurang
dari 36% ) pada wanita dan pada pria kadar
Hb kurang dari 14 g/dl (Hematokrit kurang
dari 42% ).
PENYEBARAN

gizi yang buruk atau gangguan


penyerapan nutrisi oleh usus juga dapat
menyebabkan anemia. Terutama, gizi
yang membentuk hemoglobin, seperti zat
besi (Fe) dan asam folat. Parasit dan
penyakit lain yang merusak darah juga
bisa menyebabkan anemia. Cacing,
misalnya. ”Di usus, cacing akan mengisap
darah, sehingga terjadilah anemia.”
Contoh lain, penyakit malaria yang masih
banyak menyerang. ”Malaria juga
merusak darah
Tanda dan Gejala :

 Tanda : rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dan


sel darah merah (eritrosit), sel darah berbentuk
bulan sabit, kekurangan zat besi.
 Gejala : merasa lelah, lemah, letih, lesu, lalai,
mata berkunang-kunang, dada berdebar,
dyspnea, kulit kering, rambut tipis, kusam,
rambut mudah dicabut, lidah licin, spoon
nail,pucat, sakit kepala, kesemutan atau dingin
dibagian ekstremitas, masalah kognitif, nyeri
dada, bibir dan sudut-sudut mulut tampak pecah-
pecah dan berwarna kemerahan, kwasiorkor, gigi
karies.
PENANGANAN

 Untuk penanganan anemia memerlukan


identifikasi penyebabnya. Dan penambahan
cadangan zat besi yang memerlukan pemberian
zat besi secara oral atau pariental. Terapi oral
dengan fero-sufat 325 mg PO 3 kali sehari
selama 6 bulan biasanya akan memperbaiki
anemia dan mengisi cadangan zat besi atau bisa
juga dengan pemberian nutrisi yang adekuat,
pemberian Fe adekuat, defisiensi asam folat,
defisiensi vitamin B12, transfusi, suspensi
trombosit.
Gigi karies

lidah licin, bibir dan sudut-sudut mulut


tampak pecah-pecah dan berwarna
kemerahan.
Luka disekitar gusi

Penyusunan organ yang tidak sepurna pada


bayi, disebabkan kurangnya intake nutrisi dan
asam folat pada ibu hamil