Anda di halaman 1dari 5

Pokja VIII PAB

( Pelayanan Anasthesi dan Bedah)

Koordinator : Hj. Nurkiah Wahyu,S.Farm,apt, M.Kes


ketua : dr. Ahmad,M.Kes,Sp.An
anggota 1. dr. Jeary rorrong,S.pb
2. Indar,S.kep,Ns
3. Zainal Abidin,SST
4. Usman Haedar,SST
5. Ahmad Qirang,AMK
6. Maskur Radi,S.kep.Ns
PAB 2
Telah dibuat SK Kepala Anasthesi

PAB 3.1
Telah dibuat kewenangan klinis dr. Anasthesi dan
tindakan- tindakan yang bisa didegelasikan ke
perawat asisten anasthesi

PAB 7.1
a. Tentang pembuatan regulasi informed consent
pada pasien TUBECTOMI dan HISTEREKTOMI
b. Edukasi Tentang penggunaan darah dan produk
darah yg memuat keb., manfaat dan alternatif
MASALAH YANG BELUM TERATASI
PAB 7.4
Regulasi yang meliputi
a. Pemilihan implant berdasar atas peraturan
perundangan
b. Modifikasi surgical safety checklist
c. Kualifikasi dan pelatihan setiap staf dari luar yang dibutuhkan
untuk pemasangan implan ( staf dari pabrik atau perusahaan implan
untuk mengkalibrsi)
d. Proses pelaporan jika ada kejadian yang tidak diharapkan terkait
implan
e. Proses pelaporan malfungsi implan sesuai dgn standar/ aturan
pabrik
F. Pertimbangan pengendalian infeksi khusus
g. Instruksi khusus kepada pasien setelah operasi
h. Kemampuan penulusuran (traceability) alat jika terjadi penarikan
kembali(recall) alat dengan melakukan antara lain menempelkan
barkode alat di rekam medis
 ELEMEN PAB 8

a. Rumah sakit menetapkan program mutu


dan keselamatan pasien dalam pelayanan
bedah (r)
b. ada bukti monev pelaksanaan asesmen
pra bedah
c. ada bukti monev pelaksanaan surgical
check list
d. ada bukti monev pemantauan diskrepansi
diagnosis pre dan post op
e. program mutu pelayanan bedah
diintegrasikan dengan program mutu
rumah sakit
TERIMA KASIH