Anda di halaman 1dari 17

PT.

PLN
(Persero)

IP PJB
Steam Turbine
HRSG
Gas Turbine
Siklus di PLTGU (Combined cycle)
Hari rabu
desalination
Bagian bagian utama desalination
aux boiler dan prinsip kerjanya
Chloriration Plant dan prinsip kerjanya
Water treatment plant
Hari kamis
• Maintenance valve
• Monitoring harian
• Desalination Plant adalah suatu plant yang berfungsi merubah air laut
menjadi air tawar melalui proses pertukaran panas yaitu evaporasi.
Air dari proses produksi Desalination Plant ditampung di RAW Water
Tank dengan syarat air tersebut conduktivitynya dibawah 20 µs / Cm.
Kapasitas Raw Water Tank adalah 1500 KL.
• Dalam proses Desalination Plant media pemanasnya didapat dari uap
( Steam ), uap tersebut disupply dari HP Aux. Steam Header atau
melalui Aux. Boiler yang akan masuk ke Brine Heater. Temperatur uap
untuk Desalinatiaon Plant adalah 1700 Cel dengan Pressure 6,5 Bar.
BAGIAN– BAGIAN UTAMA DESALINATION
Auxiliary Boiler adalah suatu peralatan pemanas air ( berupa pipa api )
yang menghasilkan uap untuk digunakan pada Desalination Plant.
Auxiliary Boiler dioperasikan jika supply steam dari HP Auxiliary Steam
Header mengalami gangguan ( Steam Turbin Trip ), sedangkan stock air
yang digunakan untuk kebutuhan pembangkit tinggal sedikit
Prinsip Kerja AUXILLIARY BOILER
Air dari Feed Water Tank dipompakan oleh Feed Water Pump masuk ke
Boiler ( di dalam Feed Water Tank diinjeksikan bahan kimia phosphate
). Kemudian di dalam Boiler, air dipanaskan oleh pipa – pipa pemanas (
pipa api ). Api dalam pipa – pipa tersebut dihasilkan oleh Burner.
Sehingga air akan mendidih dan menghasilkan uap panas yang
bertekanan. Selanjutnya uap panas tersebut disupply kan untuk
kebutuhan Desalination Plant.
Chloriration Plant adalah suatu unit yang berguna untuk memproduksi
Zat Chlorine/ sodium hypochloride (NaCl) yang berguna untuk
mencegah berkembang biaknya biota laut (binatang dan tumbuhan
laut) agar tidak menempel pada sistem pendinginan pembangkit listrik
yang menggunakan air laut sebagai media pendingin.
Pada Chloriration Plant bahan baku yang digunakan adalah air laut,
prinsip dasarnya adalah air laut di pompakan ke Modul Generator/
Sechlor System lalu diberi arus DC pada cell generator dengan aliran
air laut yan tetap konstan
Fungsi bagian bagian utama
• Raw Sea water Booster Pump : Untuk memompa air laut dari Header MCW dengan tekanan
isapnya >0,5 bar yang akan dialirkan ke Lamela Clarifier/ Prewater Treatment Plant.
• Lamela Clarifier / Prewater Treatment Plant : Untuk menyaring dan mengendapkan kotoran-
kotoran partikel dari air laut dari 3665 ppm menjadi 100 ppm, selanjutnya dialirkan ke Seawater
Storage Tank melalui line over flow dibagian atasnya.
• Seawater Storage Tank : Untuk menampung air laut setelah mengalami proses penyaringan dan
pengendapan di lamela clarifier.
• Seawater Booster Pump : Untuk memompa air laut dari Sea Water Storage Tank ke Modul
Generator/ Sechlor system
• Seawater Strainers : Untuk menyaring kotoran air laut yang besarnya >0,5 mm sebelum diproses
di Modul Generator/ Seachlor System. Ada 2, 1 Stand By dan 1 operasi pembersihannya secara
otomatis bila DP >0,5 Barg atau dengan timer ( 8 jam sekali selama 2 menit ) dikerjakan oleh
Differential Pressure Transmitter.
• Modul Generator/ Seachlor System : Untuk memproduksi larutan chlorine /sodium hypocloride
chlorine dengan proses electrolisa air laut, satu train terdiri dari 4 Generator. Dari tiap cell
generator mampu memproduksi chlorine dari air laut 2 x 100%.
• DC Supply System : Untuk mensupply arus DC untuk proses Electrolisa air laut agar dihasilkan
larutan chlorine/ Sodium Hypochloride.
• Sodium Hypochloride Storage/ Degasing Tank : Untuk menampung larutan Chlorine/ Sodium
Hypochloride yang dihasilkan oleh Modul Genarator/ Sechlor System dan juga melepaskan gas
hidrogen ke udara bebas ( 0,35 m3/ kg Chlorine )
• Dosing Pump : Untuk memompakan larutan chlorine/ Sodium Hypochloride ke Water Intake
melalui control Valve dan By Pas Valve
Water treatment plant adalah sistem pengolahan air baku / service water menjadi
air murni / air bebas mineral. Pengolahan air pada WTP dimaksudkan untuk :
• Menghilangkan air dari kandungan mineral (Na+, Mg +2, K+, Ca 2+ dan lain-lain)
• Menghilangkan unsur-unsur asam yang ada pada air seperti : Cl-,SO4-2,PO4-3, S-2