Anda di halaman 1dari 25

MODEL KONSEP DAN TEORI

KEPERAWATAN
DOROTHEA OREM
(TEORI OREM)

Ns. Nurfika A. M.Kep


DOROTHEA E.OREM
Born in Baltimore, Maryland, in 1914
Pendahuluan
Model konsep orem dikenal dengan:
SELF CARE defisit theory

• Kegiatan perawatan yg dpt dilakukan


oleh individu dalam memenuhi
kebutuhan dasar dengan tujuan
mempertahankan kehidupan,
kesehatan, kesejahteraan, yang
ditekankan pd perawatan diri sendiri
Self Care Deficit
Theory
1. Theory of self Care
(describes why &how people care for themselves)
2. Theory of Self Care Deficit
(describes why people can be helped trough Nursing)
3. Theory of Nursing Systems
(describes relationship about nursing to be produced)
• Teori orem ditekankan pada
kebutuhan individu dalam melakukan
tindakan keperawatan mandiri serta
mengatur kebutuhannaya sendiri.
• 3 bentuk teori self care yaitu :
• Perawatan diri sendiri (self care)
• Self care defisit
• Teori sistem keperawatan
1. SELF CARE
• Merp latihan/ aktifitas dan inisiatif dr diri sendiri
yg dilakukan o/ diri sendiri u/ memenuhi dan
mempertahankan kehidupan, kesehatan dna
kesejahteraan.
• Kemampuan seseorang dalam self care dipengaruhi
oleh :
– Usia
– Perkembangan
– Sosiokultur
– Kesehatan
Terminologi:
1. Self care requisites
a. Universal self care requisites
b. Developmental self care requisites
c. Health deviation self care requisites
2. Therapeutic self care demand
3. Self care agency:
a. Agen: orang yg mengambil tindakan
b. Self care agent: penyedia perawatan
mandiri
c. Dependent care agent: penyedia
perawatan selain diri sendiri
Syarat Perawatan Diri
(Self Care Requisites)

Tujuan/kebutuhan yang harus dicapai


melalui upaya perawatan diri:
• Universal self care requisites
• Developmental self care requisites
• Health deviation self care requisites
• Self care bersifat universal

• pemenuhan ADL

• kebutuhan dasar manusia


Universal Self Care
Requisites
• Pemeliharaan udara
• Air
• Makanan
• Kebersihan
• Aktivitas dan istirahat
• Menyendiri dan aktivitas sosial
• Pencegahan dari bahaya
• Pengenalan fungsi MH
Developmental dan health
deviation self care requisites
• Developmental:
syarat kebutuhan berdasarkan
tahapan tumbuh kembang individu
• Health deviation:
Berkaitan dengan gangguan masalah
kesehatan, misal nyeri,
ketidaknyamanan, frustasi
Therapeutic self care
demand
• Totalitas upaya perawatan sendiri
yang ditampilkan untuk beberapa
waktu, untuk dapat mememnuhi
syarat perawatan (self care
requisites)
Self Care Agency

• Kekuatan individu untuk melakukan


perawatan mandiri
• Agen: orang yang mengambil tindakan
• Self care agent: penyedia perawatan
mandiri oleh diri sendiri
• Dependent care: penyelenggara
perawatan diri oleh pihak lain selain
diri sendiri
2. SELF CARE DEFISIT
• Hubungan antara SC Agency dengan
terapeutic SC demand kekuatan individu
dalam perawatan mandiri tidak cukup
mampu dalam upaya pemenuhan perawatan
sendiri secara mandiri

Hal ini menentukan kapan dan kenapa


Nursing Agency
dibutuhkan
Nursing Agency
• Prinsip :
– Karakteristik sekelompok perawat yang
memberikan perawatan/ bantuan dalam
mengatasi deviasi kesehatan
– Bertanggung jawab memenuhi kebutuhan pasien
yang tidak mampu u/ memenuhi kebutuhannya
sec mandiri (bio-psiko-sosio-spiritualnya)
3.TEORI SISTEM KEPERAWATAN

• Menguraikan tentang kemampuan


perawat memberikan perawatan pada
pasien dengan menjalankan sistem
aksi untuk menilai kemampuan individu
dalam self care
Orem mengidentifikasi 3 bentuk/
tipe sistem perawatan yaitu :

– Wholly compensatory sistem /


sistem bantuan/ penyeimbang secara
penuh
– Partially compensatory system /
bantuan sebagian
– Sistem suportif dan edukatif
a. Wholly compensatory system
• Merp tindk memberikan bantuan secara
penuh/ total kpd pasien dikarenakan
ketidkamampuannya dalam memenuhi
kebutuhannya secara mandiri sehingga
memerluan bantuan dalam pergerakan,
ambulasi, mobilisasi.
• Dilakukan pda pasien yang :
– Koma
– Sadar : fraktur vertebrae,
– Pasien yang tidak dapat melakukan penilaian dan
keputusan tentang kebutuhannya sendiri
– Pasien RM
Bentuk kegiatan:
• Penanganan pasien dengan terapeutik
self care
• Meringankan pasien cacat
berhubungan dengan self care
• Mendukung dan menjaga pasien
b. Partially compensatory system
• Merp pemberian perawatan diri secra
sebagian saja dan ditujukan kepada
pasien yang memerluan bantuan
minimal
• Contoh :
– Pasien post operasi abdomen butuh
bantuan dalam ambulasi, perawtan luka.
Tetapi memiliki kemampuan dalam
personal hygiene, makan
Bentuk Kegiatan:
• Menggunakan beberapa ukuran self
care pada pasien
• Meringankan pasien / pembatasan
self care bagi pasien
• Membantu pasien yang membutuhkan
c. Sistem suportif dan edukasi
• Diberikan pada pasien yg
membutuhkan dukungan pendidikan
dgn harapan pasien melakukan
perawatan sec mandiri
• Tujuan : agar pasien dapat melakukan
tindakan setelah dilakukan edukasi/
pendidikan kesehatan/ penyuluhan.
• Contoh :
– Pasien yang akan melahirkan  butuh
informasi pengaturan posisi, cara
mengejan
Bentuk kegiatan:
• Mengatur latihan dan pengembangan
agen perawatan mandiri
Metode bantuan dalam
nursing system
• Tindakan/ melakukan
• Panduan/ tuntunan
• Pelajaran/ Edukasi
• Dukungan
• Memberikan lingkungan yg suportif
TERIMA
KASIH