Anda di halaman 1dari 59

Read Me

Agar dapat menikmati materi ini, pastikan masing-masing dari kalian


1 memiliki UKBM 3.4 & 4.4, cetaklah agar dapat kalian pelajari dengan
mudah

2 Sudah menonton film Outbreak??

Sudah menyiapkan alat dan bahan yang telah disampaikan pada


3
pertemuan sebelumnya??

4 Do not sell or distribute this file X(

5 Enjoy! :)
OUTBREAK !!!
Rizka Novia Rohmawati
encca.tumblr.com
UNIT KEGIATAN BELAJAR
KD 3.4 & 4.4

encca.tumblr.com
Perhatikan !!!
Silakan duduk per kelompok

Kelompok 1 Kelompok 2 Kelompok 3


Dito Dafa Syahrul
Yanuar Maulana Audadi
Let’s Begin
YunitaNow! Krisna Elma
Faeyza Fia Intan
Athia Kinan Febi

Kelompok 4 Kelompok 5 Kelompok 6


Dzaky Geo Cahya
Radit Siraj Reza
Fida Raushan Yoga
Tarisha Balqiz Naura
Risma Alfa Ria

encca.tumblr.com 4
3.4 Menganalisis struktur, replikasi dan peran
1 virus dalam kehidupan.
4.4 Melakukan kampanye tentang bahaya virus
dalam kehidupan terutama bahaya AIDS
2
berdasarkan tingkat virulensinya.
Siswa kelas 17 dapat :
3 Mengidentifikasi ciri dan struktur virus

Tujuan 4
dengan benar melalui rancangan 3D virus

Menganalisis proses replikasi virus


Pembelajaran dengan benar melalui studi literatur

Membuat rancangan struktur dan model


5 replikasi virus

encca.tumblr.com 5
Mindmap VIRUS
Pada bab ini kalian akan mempelajari

Ciri - ciri
Apa yang membedakan virus
dengan yang lain
Replikasi
Bagaimana virus berkembang
Cara hidup dan Klasifikasi* biak dan bertambah banyak

Pengelompokkan virus dan bagaimana virus Sejarah penemuan


dapat bertahan hidup
Bagiamana virus ditemukan dan bagaiamana
Peranan perkembangan penelitian virus

Keberadaan virus membawa Struktur tubuh


peran positif dan negatif. Apa
Bagian-bagian yang dimiliki
saja?
oleh virus

encca.tumblr.com 6
Our Missions
Berkunjunglah ke dinas kesehatan/rumah
sakit/puskesmas terdekat. Carilah informasi tentang
pasien penderita penyakit-penyakit yang disebabkan
oleh virus. Jika memungkinkan, lakukanlah
1 pengamatan fisik dan wawancara terhadap pasien
atau keluarganya mengenai gejala-gejala penyakit
yang dideritanya. Dapatkan pula informasi tentang
penyakit tersebut dari petugas kesehatan, yaitu
dokter/perawat/mantri yang menanganinya.

2 Dari hasil yang kalian peroleh, buatlah laporan dalam bentuk video
dokumenter (digital storytelling). Cantumkan nama rumah sakit, waktu
observasi (hari, tanggal, bulan, dan tahun), serta saran yang bermanfaat
bagi masyarakat mengenai usaha pencegahan terhadap penyebarluasan
penyakit tersebut.
3 Carilah informasi tentang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus, kemudian
inventarisasikan dalam tabel

encca.tumblr.com 7
Sejarah
Perkembangan
Penemuan &
Penelitian.
Meet Our Scientist
Tokoh yang berperan dalam perkembangan penelitian virus

Adolf Mayer Dmitri Ivanovski M. W. Beijerinck Loeffler dan Frosch


(1883, Jerman) (1892, Rusia) (1896, Belanda) (1898)

Ia mempelajari penyakit mosaik tembakau Ia mencoba menyaring getah Ia menemukan bahwa partikel itu Mereka melaporkan bahwa penyebab
yang berwujud bintik kuning pada daun tanaman yang sakit dengan filter dapat bereproduksi pada penyakit mulut dan kaki sapi dapat
tembakau. Ia menemukan fakta bahwa bakteri sebelum disemprotkan ke tanaman, tapi tidak pada medium melewati filter yang tidak dapat
penyakit mosaik tembakau menular kepada tanaman sehat. Hasilnya, tanaman pertumbuhan bakteri. Ia dilewati bakteri. Namun demikian,
tanaman lain yang sehat, tetapi sehat tetap tertular. Ia menyimpulkan bahwa partikel itu mereka menyimpulkan bahwa
mikroorganisme penyebabnya berupa bakteri menyimpulkan bahwa ada partikel hanya dapat hidup pada makhluk patogennya adalah bakteri yang
yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat yang lebih kecil lagi dari bakteri yang hidup yang diserangnya sangat kecil
dilihat dengan mikroskop. lolos saringan yang menularkan 9
penyakit
Lanjutan . . .
Wendel M. Stanley
(1935, Amerika)

Ia berhasil mengkristalkan partikel tersebut. Partikel mikroskopis itu


lalu dinamai TMV (Tobacco Mosaic Virus).

encca.tumblr.com 10
1

CIRI – CIRI

encca.tumblr.com 11
Ukuran & bentuk virus
Parasit obligat seluler

• Memiliki materi genetik/asam nukleat


Ciri – ciri virus (DNA atau RNA saja)
• Hanya hidup pada ‘host’ yang hidup

Non seluler (Aseluler)

Dapat dikristalkan

encca.tumblr.com 12
Ukuran tubuh virus

Berukuran 25 – 200 nm

Hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron

Sampai saat ini virus yang memiliki ukuran besar


adalah TMV

encca.tumblr.com 13
encca.tumblr.com
encca.tumblr.com
encca.tumblr.com
encca.tumblr.com

STRUKTUR TUBUH
4
CAPSID Materi genetik
DNA
(asam nukleat)
Asam nukleat aalah pembawa informasi genetis.

Asam nukleat pada virus berupa satu jenis saja: DNA atau
RNA saja

Materi genetik dapat berbentuk rantai tunggal atau rantai ganda


ENVELOPE SPIKES

18 Rantainya dapat berbentuk melingkar atau linier

encca.tumblr.com 18
Lanjutan . . .
encca.tumblr.com 20
CAPSID Kapsid
DNA
(Selubung protein)
Tersusun atas banyak subunit protein yang
disebut kapsomer

ENVELOPE SPIKES Fungsi:

21
• Memberi bentuk virus

encca.tumblr.com 21
Nukleokapsid & envelope
A wide image and texts

Gabungan asam
nukleat dan kapsid
Pada beberapa virus nukleokapsid
disebut
diselubungi oleh membran yang disebut
nukleokapsid
sampul/amplop/ envelope virus

• Envelope tersusun atas lipid(lemak), protein (berupa glikoprotein) dan karbohidrat


• Envelope berfungsi membantu virus memasuki sel
• Virus yang tidak memiliki envelope disebut sebagai virus telanjang
encca.tumblr.com 22
envelope
A wide image and texts

encca.tumblr.com 23
Bentuk Virus
Bentuk virus bervariasi, misal

Selain di atas masih banyak, bentuk virus yang lain.

encca.tumblr.com 24
Bentuk-bentuk virus
encca.tumblr.com
Batang (Helical Viruses)

encca.tumblr.com
Bulat

encca.tumblr.com
Polihedral (Segi banyak)

encca.tumblr.com
IKOSAHEDRAL
symmetric structure containing 20
triangular faces and 12 vertices and is
roughly spherical in shape

encca.tumblr.com 29
Virus Kompleks

encca.tumblr.com
Nukleokapsid & envelope

encca.tumblr.com 31
The Power of PowerPoint | thepopp.com 32
1

CARA HIDUP

encca.tumblr.com
PARASIT OBLIGAT INTRASELULER

SELULER

OBLIGAT

PARASIT

HANYA MAMPU HIDUP DAN BERKEMBANG BIAK


PADA HOST/INANG (SEL/JARINGAN/ORGANISME YANG
HIDUP
encca.tumblr.com 34
VIRUS:
Makhluk hidup?
atau
Makhluk tak hidup?
Rizka Novia Rohmawati
encca.tumblr.com
Virus: Makhluk tak hidup
Virus sebagai materi/partikel

Parasit obligat
intraseluler
HANYA dapat hidup dan berkembang biak di

03
dalam sel/jaringan/organisme (inang) yang
HIDUP

Aseluler/Non seluler
Tidak memiliki kelengkapan sel:

02
nukleus (inti sel), sitoplasma, membran sel

Dapat dikristalkan
dan dicairkan kembali

01
encca.tumblr.com 36
Memiliki materi genetik (DNA atau
RNA) dan protein

Mampu berkembang biak/bereplikasi

VIRUS: Makhluk Hidup


Ciri yang menunjukkan bahwa virus tergolong makhluk hidup

encca.tumblr.com 37
encca.tumblr.com

REPLIKASI
4
Tahapan Replikasi
Tahap-tahap siklus hidup secara umum:

Penempelan Partikel virus (virion) menempel/melekat melalui resepttor pada


(Adsorpsi) membran/dinding sel

Penetrasi (Injeksi) masuknya materi genetik (asam nukleat) atau virus ke dalam sitoplasma inang

Biosintesis dan penggunaan (pembajakan) inti sel inang untuk sintesis (pembentukan) dan
Replikasi perbanyakan partikel/bagian-bagian tubuh virus

Perakitan (Eklifase) dan penggabungan bagian-bagian tubuh virus yang sudah di sintesis
pematangan (Maturation)

Pelepasan (Release) pelepasan virus-virus baru dari sel.

encca.tumblr.com
39
encca.tumblr.com 40
Reproduksi Virus Hewan
3 columns

encca.tumblr.com
41
ReplikasiBakteriofage
Melalui 2 siklus: litik dan lisogenik

encca.tumblr.com
Siklus Litik . . .
Adsorpsi virus menempel di daerah reseptor pada dinding sel
hospes
(misal: bakteri)

Penetrasi/injeksi virus memasukkan DNA-nya ke dalam sel bakteri


setelah
merusak dinding sel bakteri

Sintesis dan Replikasi : virus merusak/menon-aktiflkan DNA bakteri, kemudian


menggunakannya sebagai bahan replikasi DNA

Pematangan (maturation/assembly)
DNA virus baru dan selubung protein dirakit menjadi virion-
virion baru dan bergerak ke membran sel hospes

Lisis (release)
Dinding sel hospes dirusak oleh enzim lisozim (dihasilkan oleh
virion, sehingga sel bakteri menggembung dan akhirnya pecah
membebaskan virion

encca.tumblr.com
43
Bacterial Bacterial Capsid DNA
cell wall chromosome
Capsid

Sheath
Tail fiber
1 Attachment: Tail
Base plate
Phage attaches Pin
to host cell.
Cell wall
Plasma membrane

2 Penetration:
Phage pnetrates host
cell and injects its
DNA. Sheath contracted

Tail core

3 Merozoites released
into bloodsteam from
liver may infect new
red blood cells
encca.tumblr.com
copyright cmassengale 44
Tail
DNA

4 Maturation:
Viral components are
assembled into virions. Capsid

5 Release:
Host cell lyses and
new virions are Tail fibers
released.

encca.tumblr.com
copyright cmassengale 45
One-step Growth Curve

encca.tumblr.com
copyright cmassengale 46
Siklus Lisogenik
Adsorpsi (penempelan) virus menempel di daerah reseptor pada dinding sel
hospes (misal: bakteri)

Penetrasi virus memasukkan DNA-nya ke dalam sel bakteri


setelah merusak dinding sel bakteri

Penggabungan DNA virus bergabung dengan DNA bakteri


membentuk profage

Pembelahan Profage bereplikasi, kemudian sel bakteri melakukan


pembelahan biner sehingga dihasilkan sel-sel bakteri
yang mengandung profage

encca.tumblr.com
47
The Lysogenic Cycle

encca.tumblr.com
copyright cmassengale 48
Siklus Litik (Ganas) Siklus Lisogenik (Tenang)
Waktunya relatif singkat Waktunya relatif lama
Sel inang bersifat virulen/mati Sel inang tidak bersifat virulen/masih
hidup bahkan dapat membelah diri
Sel inang tidak memiliki profag Sel inang mengandung profag
Terbentuk virion baru Terbentuk virion baru
Ada tahap lisis Tidak ada tahap lisis
Tidak ada tahap penggabungan Ada tahap penggabungan inti virus
dan pembelahan dan pembelahan
Tidak dapat berubah ke daur Dapat berubah ke daur litik
lisogenik
Reproduksi terjadi secara bebas Reproduksi terikat pada DNA inang

encca.tumblr.com
BioDict

Partikel virus yang memiliki struktur tubuh yang lengkap bahkan


V I R I O N saat berbentuk kristal

Virus yang melisiskan/membunuh/merusak


V I R U L E N hospes/inang setelah menginfeksi inang
• Molekul kecil RNA sirkuler telanjang (tanpa
kapsid) yang lebih kecil dari virus
V I R O I D • Biasanya menginfeksi tanaman
• Tidak mampu bereplikasi pada inang
Sebuah protin yang tidak
P R I O N bereplikasi tapi mampu
mengubah protein inang mjd
protein prion
encca.tumblr.com 50
BioDict

DNA virus (FAG) yang berinteraksi/bergabung bersama DNA


PROFAGE bakteri (host/inang/hospes)

LISOGEN Bakteri yang memiliki profag

Pecahnya dinding sel bakteri


LISIS (inang)

encca.tumblr.com 51
Virulence

VIRUS DESTROYING HOST CELL


encca.tumblr.com
encca.tumblr.com 53
Virus Laten
• Beberapa virus memiliki kemampuan
dorman di dalam sel disebut: virus
laten
• Virus laten inaktif selama bertahun-
tahun
• Virus laten sewaktu-waktu dapat aktif
membuat virus baru bila ada sinyal-
sinyal eksternal
• Contoh VL : HIV, herpes
encca.tumblr.com
VIRUS LATEN
Bila sel yang mengandung profage teraktivasi – sel hospes akan masuk ke siklus litik
Virus baru terbentuk dan sel hospes akan lisis
Virus yang demikian disebut: Virulen (mematikan)

ACTIVE INACTIVE STAGE


STAGE encca.tumblr.com
copyright cmassengale 55
Virulent Viruses

HOST
CELL
LYSES &
DIES

encca.tumblr.com
copyright cmassengale 56
VIROID.

Viroid adalah patogen yang menyerang tanaman yang memiliki potongan RNA
pendek yang tersusun secara komplementer, silkuler, dan beruntai tunggal. Ingat
temans, viroid berbeda dengan virus. Viroid ini tidak memiliki kapsid. Viroid ini hanya
bisa hidup di dalam sel inang sebagai partikel RNA. Jika ukuran viroid dibandingkan
dengan ukurang virus, maka viroid ukurannya seper delapan puluhnya ukuran virus.
Dalam hidupnya, viroid tidak mengkode protein, tetapi dia mampu bereplikasi
dengan menggunakan enzim seluler. Molekul RNA yang terdapat di viroid akan
mengganggu metabolisme sel dan mengacaukan sistem pengendali pertumbuhan
sehingga menghambat pertumbuhan tanaman.

encca.tumblr.com
PRION.
Prion adalah pembawa penyakit menular yang hanya terdiri dari protein. Prion
tidak dapat dimusnahkan dengan panas, radiasi, atau formalin. Prion
menyebabkan berbagai penyakit degenerasi seperti kuru, scrapie, Creutzfeldt-
Jakob disease (CJD), dan bovine spongiform encephalopathy (BSE atau sapi gila).
Semua penyakit ini menyerang otak atau sistem saraf lainnya, mematikan, dan
belum dapat disembuhkan. Tidak seperti viroid, prion merupakan protein yang
tidak dapat bereplikasi namun dapat mengubah protein inang menjadi protein
versi prion. Secara hipotetis prion merupakan versi "salah lipat" dari suatu protein
yang umumnya terdapat pada sel otak. Jika prion melakukan kontak dengan
protein "kembarannya" (yang normal) prion dapat menginduksi protein normal
menjadi bentuk abnormal. Reaksi ini terus berlanjut hingga prion terakumulasi
dalam jumlah yang membahayakan, lalu menyebabkan malafungsi seluler dan
akhirnya menyebabkan terjadinya degenerasi otak
encca.tumblr.com
Any Questions?

Thank You for Your


Attention!

Rizka Novia Rohmawati

encca.tumblr.com