Anda di halaman 1dari 53

Telaah Jurnal

Epidemiologi
Nendyah Roestijawati
17 Oktober 2016
 Pelayanan kesehatan rasional
memerlukan pengetahuan tentang etiologi
dan patogenesis, diagnosis, terapi dan
prognosis suatu penyakit
 RCT banyak menyediakan bukti berharga
mengenai terapi dan intervensi lainnya
 Banyak pengetahuan klinis maupun
kesehatan masyarakat diperoleh dari
penelitian observasional
 Sembilan dari 10 artikel penelitian yang
dipublikasikan pada jurnal klinis
menggunakan penelitian observasional

DASAR
 Laporan penelitian observasional seringkali
kurang rinci dan kurang jelas untuk dinilai
kekuatan dan kelemahan penelitian
Strengthening the Reporting of Observational
Studies in Epidemiology (STROBE)
 Tujuan untuk memperjelas apa yang
direncanakan, dilakukan dan ditemukan pada
penelitian observasional
 Cohort, case control dan cross sectional

DASAR
 Memberikan panduan melaporkan
penelitian dengan baik
 Membantu penulis saat penulisan studi
observasional analitik
 Membantu editor atau penelaah untuk
pertimbangan publikasi
 Membantu pembaca mengkritisi artikel

Tujuan
 Jadul artikel dan abstrak (item 1)
 Pengenalan (item2 dan 3)
 Metode (item 4-12)
 Hasil (item 13-17)
 Diskusi (item18-21)
 Informasi lain (item 22)
 18 item untuk semua studi
 Item 6,12,14,15 untuk disain tertentu
 Tanda bintang  infromasi terpisah

Isi
1 (a). Indicate the study’s design with a
commonly used term in the title or the
abstract
 Pembaca dapat dengan mudah
mengidentifikasi disain penelitian yang
digunakan pada judul dan abstrak
 Menggunakan istilah disain yang umum

TITLE AND ABSTRACT


1 (b). Provide in the abstract an informative and
balanced summary of what was done and what
was found
 Abstrak menyajikan informasi penting yang
memudahkan pembaca untuk mengerti tentang
penelitian dan memutuskan membaca artikel tsb
 Komponen khas : pertanyaan penelitian,
deskripsi singkat metode dan hasil, kesimpulan
 Ringkasan penting penelitian dan hanya yang
disajikan dalam artikel
 Hasil penting dalam bentuk angka termasuk
jumlah subyek, estimasi asosiasi, ukuran
variabilitas seperti OR, CI, dll
 Cukup dinyatakan apakah terdapat hubungan
signifikan paparan dengan keluaran
2. Background/rationale: Explain the
scientific background and rationale for the
investigation being reported
 Gambaran apa yang diketahui mengenai
topik penelitian dan kesenjangan dengan
pengetahuan saat ini  masalah
 Latar belakang menunjukkan penelitian
dan review sistematik terkini yang terkait

INTRODUCTION
3. Objectives: State specific objectives,
including any prespecified hypotheses
 Menjelaskan secara rinci tujuan penelitian
 Dibuat secara spesifik populasi, paparan
dan keluaran dan parameter yang akan
diukur
 Dapat dirumuskan dalam hipotesis yang
spesifik atau pertanyaan penelitian
 Pada beberapa keadaan tujuan tidak
spesifik, misal pada penelitian awal/dasar
 Mencerminkan niat peneliti
METHODS
4. Study design: Present key elements of study
design early in the paper
 Di awal bagian metode atau akhir
pendahuluan
 Dilengkapi penjelasan yang akan dilakukan
 Bagaimana dan kapan data akan
dikumpulkan
 Bagian pertama dari metode disebutkan
apakah laporan merupakan bagian dari
sebuah penelitan
 Secara singkat mengulang tujuan awal
penelitian agar pembaca memahami konteks
penelitian dan kemungkinan keterbatasan
data
5. Setting: Describe the setting, locations,
and relevant dates, including periods of
recruitment, exposure, follow up, and data
collection
 Diperlukan untuk menilai konteks dan
generalisasi hasil studi
 Tempat dan sumber data: negara, kota,
RS, layanan kesehatan, dll
 Waktu mulai pengumpulan data, bukan
lamanya
Participants:
6 (a). Cohort study: Give the eligibility
criteria, and the sources and methods of
selection of participants. Describe
methods of follow-up
6 (a). Case-control study: Give the
eligibility criteria, and the sources and
methods of case ascertainment and
control selection. Give the rationale for the
choice of cases and controls
6 (a). Cross-sectional study: Give the
eligibility criteria, and the sources and
methods of selection of participants.
COHORT
 Memudahkan pembaca untuk menerapkan
hasil
 Batasan populasi dengan klinis, demografi, dll
 Bisa disajikan dalam kriteria inklusi dan
eksklusi
 Penjelasan asal kelompok (populasi umum
dari sebuah kota atau negara) dan metode
rekrutmen (rujukan, seleksi sendiri)
 Prosedur follow up apakah sama?
 Minimalisasi DO
 Kelengkapan definisi variabel (item 14)
CASE CONTROL
 Pemilihan kasus dan kontrol diperlukan untuk
interpretasi hasil
 Metode seleksi berpengaruh pada validitas
 Kontrol mencerminkan dari populasi mana
kasus berasal
 Kasus dari populasi umum, kontrol dari
tetangga atau teman  matching paparan
intrinsik
 Kontrol penyakit lain  hospital based cases
 mencerminkan populasi RS, perbandingan
yang baik dalam recall, mudah rekruitmennya
 Kerugian : paparan berkembang selama di RS
6 (b). Cohort study: For matched studies,
give matching criteria and number of
exposed and unexposed
6 (b). Case-control study: For matched
studies, give matching criteria and the
number of controls per case
 Cohort : variabel konfounding
 Umumnya pada case control
 Alasan pemilihan variabel matching
 Metode yang digunakan
7. Variables: Clearly define all outcomes,
exposures, predictors, potential
confounders, and effect modifiers. Give
diagnostic criteria, if applicable
 Definisi variabel yang akan dianalisis
termasuk keluaran, paparan, prediktor,
konfounding, modifikasi
 Penyakit dibutuhkan deskripsi kriteria
diagnostik yang adekuat
 Jika variabel banyak dapat digunakan
tabel tambahan atau appendix
8. Data sources/measurement: For each
variable of interest give sources of data and
details of methods of assessment
(measurement). Describe comparability of
assessment methods if there is more than
one group
 Menentukan validitas dan reliabilitas
penelitian
 Uji validitas dan reliabilitas pengukuran (bila
ada)
 Referensi yang digunakan
 Estimasi validitas dan reliabilitas  analisis
sensitivitas (item 12e dan 17)
 Perbedaan perlakuan pada grup 
mengurangi bias
9. Bias: Describe any efforts to address
potential sources of bias
 Penilaian kesalahan atau bias
 Estimasi besar bias
 Case control : bias informasi dikurangi
dengan seleksi
 Program quality control bila menggunakan
banyak observer
10. Study size: Explain how the study size
was arrived at
 Perhitungan jumlah sampel
 Pertimbangan jumlah sampel
 Penelitian dihentikan setelah tercapai
signifikansi
11. Quantitative variables: Explain how
quantitative variables were handled in the
analyses. If applicable, describe which
groupings were chosen, and why.
 bagaimana mengumpulkan dan
menganalisis data kuantitatif paparan,
variabel modifikasi, konfounding
 penjelasan mengapa dan bagaimana
pengelompokkan data, jumlah kategori,
cut-points, kategori mean, median
 Tabel : jumlah kasus, kontrol, orang
berisiko, dll pada tiap kategori
 Data kontinyu : uji distribusi normal dan
transformasi data
12 (a). Describe all statistical methods,
including those used to control for
confounding
 analisis yang digunakan dan alasannya
 pengaturan variabel konfounding dengan
stratifikasi atau regresi multivariable
 transformasi data, attributable risk
 software statistik yang digunakan

Statistical methods:
12 (b). Describe any methods used to
examine subgroups and interactions
 analisis subgroup yang akan dilakukan
dan yang mungkin muncul saat analisis
data
 uji yang akan dilakukan bila asosiasi
berbeda antar grup
12 (c). Explain how missing data were
addressed
 jumlah nilai yang hilang untuk tiap
variabel dan tiap tahapan
 alasan data missing dan subyek yang
dieksklusi pada alur subyek
 metode data missing dan asumsinya
12 (d). Cohort study: If applicable, describe
how loss to follow-up was addressed
 life table, person time
 jumlah subyek DO dan strategi sensor
12 (d). Case-control study: If applicable,
explain how matching of cases and controls
was addressed
 Jelaskan metode matching
 Crude OR
 Mantel-Haenszel
 Conditional logistic regression
 Jika dengan uji matching efek kecil
gunakan unmatch
12 (d). Cross-sectional study: If applicable,
describe analytical methods taking account
of sampling strategy
 penjelasan mtode yang digunakan untuk
sampling
 SE atau CI
12 (e). Describe any sensitivity analyses
 Digunakan untuk mengetahui apakah hasil
tetap
 Identifikasi pengaruh variabel
konfounding, bias seleksi atau bias
informasi
 Tidak ditemukan asosiasi atau asosiasi
kecil antara paparan dengan keluaran
13. Participants
13 (a). Report the numbers of individuals
at each stage of the study—e.g., numbers
potentially eligible, examined for eligibility,
confirmed eligible, included in the study,
completing follow-up, and analysed
 Jumlah subyek tiap stage (multistage
sampling)
 Dipisahkan kelompok kasus dan kontrol

RESULTS
 13 (b). Give reasons for non-participation
at each stage
 Penjelasan subyek dikeluarkan dari
sampel
 Membantu pembaca untuk menilai apakah
sampel representatif terhadap populasi
atau menimbulkan bias
13 (c). Consider use of a flow diagram
14 (a). Give characteristics of study participants (e.g.,
demographic, clinical, social) and information on
exposures and potential confounders
 Membantu pembaca menentukan generalisasi hasil,
validitas
 Data kontinyu : mean, SD, median, persentil25,
persentil75
 Data kategori : angka atau proporsi
 Tidak diperlukan SE, CI, p
 Pada case control, potensial konfounding tidak boleh
disimpulkan dari perbandingan kasus dan kontrol

DESCRIPTIVE DATA
14 (b). Indicate the number of participants
with missing data for each variable of
interest
 Jumlah missing data paparan,
konfounding, karakteristik lain
 Cohort : DO (dg alasan)  bias
 Gunakan tabel atau gambar
 14 (c). Cohort study: Summarise follow-
up time—e.g., average and total amount
 Lama follow-up keluaran
 mean dan atau median waktu follow-up
 minimum dan maximum atau percentil
Cohort study: Report numbers of outcome
events or summary measures over time

Outcome data:
Case-control study: Report numbers in
each exposure category, or summary
measures of exposure
Cross-sectional study: Report numbers of
outcome events or summary measures
16. Main results:
 16 (a). Give unadjusted estimates and, if
applicable, confounder-adjusted estimates
and their precision (e.g.,95% confidence
intervals). Make clear which confounders
were adjusted for and why they were
included
 Adjusted dan unadjusted analysis
 Keterangan variabel konfounding, kriteria
inklusi dan eksklusi variabel
 Strategi memilih variabel konfounding
 Tingkat signifikansi yang dipakai
 Tidak merekomendasikan memilih variabel
konfounding berdasarkan uji statistik yang
signifikan
16 (b). Report category boundaries when
continuous variables were categorised
16 (c). If relevant, consider translating
estimates of relative risk into absolute risk
for a meaningful time period
 metode yang digunakan utk menghitung
attributable risk
17. Other analyses: Report other analyses
done—e.g., analyses of subgroups and
interactions, and sensitivity analyses
 Analisis yang akan dilakukan dan yang
tidak
 Membantu pembaca memutuskan untuk
mencari lebih jauh baik untuk keperluan
verifikasi atau menyanggah
18. Key results: Summarize key results
with reference to study objectives
 Memulai diskusi dengan hasil yang
ditemukan
 Mengingatkan pembaca akan temuan
utama dan memudahkan untuk menilai
apakah interpretasi dan implikasi
didukung oleh hasil

DISCUSSION
19. Limitations: Discuss limitations of the
study, taking into account sources of potential
bias or imprecision. Discuss both direction and
magnitude of any potential bias
 Identifikasi sumber bias, besar dan arahnya
 Besar sampel, pengukuran paparan,
konfounding dan keluaran
 Membandingkan dengan hasil penelitian lain
untuk validitas, generalisasi dan presisi
20. Interpretation: Give a cautious overall
interpretation considering objectives,
limitations, multiplicity of analyses, results
from similar studies, and other relevant
evidence
 Inti bagian diskusi adalah interpretasi hasil
penelitian
 Sering terjadi Over-interpretation
 Pertimbangan bias misal DO, konfounding,
analisis
 Konfounding lain yang tidak diukur sosial
ekonomi (income, education, or occupation)
21. Generalisability: Discuss the generalisability (external
validity) of the study results
 Apakah hasil penelitian dapat diaplikasikan pada keadaan
yang lain apakah hasil dapat diaplikasikan pad individu,
kelompok, atau populasi yang berbeda berkaitan dg umur,
jenis kelamin, etnis, derajat penyakit, komorbid
 Apakah paparan dapat dibandingkan, definisi keluaran
relevan untuk kondisi lain
 Apakah data penelitian longitudinal yang lama masih
relevan dengan kondisi sekarang
 Apakah data layanan kesehatan suatu negara dapat
diaplikasikan pada negara lain
 Tempat penelitian, karakteristik subyek, pengukuran
paparan dan penilaian keluaran
22. Funding: Give the source of funding
and the role of the funders for the present
study and, if applicable, for the original
study on which the present article is based
pemerintah, profit, non profit

OTHER INFORMATION