Anda di halaman 1dari 29

TEORI SEHAT-SAKIT

RISTYA WIDI E
Sehat
Manusia yang sehat seutuhnya berarti sehat
secara :
a. Jasmani
1. Punya harapan hidup tinggi
2. Gizi yang baik
3. Resiko sakit serendah mungkin
b. Mental dan sosial
1. Beriman dan bertaqwa kepada TYME
2. Moral yang mantap
3. Mampu mengendalikan diri
4. Punya kepekaan sosial
5. Cerdas, trampil
6. Punya semangat nasional
7. Cinta tanah air
Sehat (secara fisik dan bersifat
individu)→ bila semua organ tubuh
dapat berfungsi dalam batas2 normal
sesuai dengan umur dan jenis
kelamin
Kesulitan konsep ini → penentuan
“normal” masih belum dapat
dibakukan
Sehat (ekologi) : proses penyesuaian
antara individu dan lingkungan
Proses ini berjalan terus menerus
dan berubah-rubah sesuai dengan
perubahan lingkungan yang
mengubah keseimbangan ekologi
SEHAT
1. Parkin’s (1938) → suatu keadaan
seimbang yang dinamis antara bentuk
dan fungsi tubuh dan berbagai faktor
yang berusaha mempengaruhinya
2. WHO (1957) → suatu keadaan dan
kualitas dari organ tubuh dan berfungsi
secara wajar dengan segala faktor
keturunan dan lingkungan yang dimiliki
3. WHO (1074) → keadaan yang sempurna
baik fisik, mental, sosial, tidak hanya
bebas dari penyakit dan kelelahan
4. White (1977) → keadaan dimana pada
waktu seseorang diperiksa tidak punya
keluhan apapun atau tidak terdapat
tanda-tanda penyakit / kelainan
SAKIT

1. Parkin’s (1937) → keadaan yang tidak


menyenangkan yang menimpa
seseorang sehingga menimbulkan
gangguan aktifitas jasmani, rokhani
dan sosial
2. Reverlly → tidak adanya keselarasan
antara lingkungan dan individu
3. New Webster Dictionary → keadaan
yang ditandai dengan suatu perubahan
gangguan nyata yang normal
PENYAKIT → kegagalan dari mekanisme
adaptasi suatu organisme untuk bereaksi
terhadap rangsangan / tekanan sehingga
timbul gangguan fungsi dan struktur
organism (Gold Medical Dictionary)
PENYAKIT → keadaan dari proses
kehidupan menjadi tidak teratur /
terganggu perjalanannya (Van Dale’s
Groot Wooderbock Der Nederlandse Tall)
PENYAKIT → bukan hanya berupa kelainan
yang terlihat, tetapi keadaan
terganggunya keteraturan fungsi organ
tubuh
Penyakit Dan Rasa Sakit

 Penyakit : obyektif
 Rasa sakit : subyektif
Macam Kasus Penyakit
Penyakit
+ -
Rasa + 1 2
Sakit
- 3 4
1. Kasus klasik

2. Kasus klinik

3. Kasus subklinik

4. Kasus sehat
 Perhatian epidemiologi lebih besar
terhadap penyakit : 1 dan 3, bukan rasa
sakit (Azrul Azwar, 1988)
Klasifikasi Penyakit Baru
1. Berdasarkan resiko (risk) yg ditimbulkan
oleh penyakit
ex : TD pada hipertensi
GD paad DM
kolesterol pada jantung
2. Berdasarkan kelainan fungsi yang
ditimbulkan oleh penyakit
ex : kel pendengaran, kel bicara
3. Berdasarkan pengaruh terhadap index
kesehatan gigi
ex : angka kematian kasar, kematian
bayi, kematian ibu, AHH rata-rata
4. Berdasarkan sifat multidimensial (dengan
menggabungkan berbagai hal)
ex : menurut gx, resiko serta kelainan
fungsi yang ditimbulkan
Konsep Sehat

1. Dipandang dr sudut fisik secara individu.


Seseorang dikatakan sehat bila semua
organ tubuh dapat berfungsi dalam batas2
normal sesuai dengan umur dan jenis
kelamin. Kesulitan : penentuan ‘normal’
masih belum dapat dibakukan
Konsep Sehat

2. Dipandang dari sudut ekologi. Proses


penyesuaian antara individu dan
lingkungan. Berjalan terus menerus dan
berubah-rubah sesuai perubahan
lingkungan
Proses Terjadinya Penyakit Infeksi

Interaksi antara :
• Agen / faktor penyebab penyakit
• Man / pejamu / host
• Lingkungan yang mendukung
• Faktor ketiga diatas disebut “trias
penyebab penyakit”
Faktor agen
• Hidup (virus, bakteri, jamur, parasit,
protozoa, metazoa)
• Mati
– Fisika (sinar radioaktif)
– Kimia (CO, obat-obatan, fisik / tekanan)
Faktor pejamu
• Faktor intrinsik
• Genetik. Ex peny herediter (hemophilia),
sickle cell anemia
• Umur. Ex usia lanjut resiko peny jantung
• Sex. Ex DM>wanita, jantung dan
hipertensi>pria
Faktor pejamu

• Keadaan fisiologis. Ex kehamilan dan


persalinan memudahkan terjadinya
berbagai penyakit (keracunan kehamilan,
anemia, psikosis pascapartum)
• Kekebalan. Man yg tdk punya kekebalan
terhdp peny A, maka akan mudah
terserang peny A tsb
• Penyakit yg diderita sebelumnya. Ex
reumatoid artritis yg mdh kambuh
• Sifat man. Higiene -, mdh terkena peny
Faktor lingkungan

• Faktor ketiga penunjang terjadinya peny


• Faktor ekstrinsik
• Lingk fisik, biologis, sosek
Lingkungan fisik
• Geografi, keadaan musim
Lingkungan biologis
• MH (fauna, flora, man)
Sosek
• Pekerjaan, urbanisasi, perkembangan
ekonomi, bencana alam
 Patogenitas : kemampuan
mikroorganisme untuk menimbulkan
penyakit pada pejamu

Patogenitas =

juml kasus peny ttt


juml orang yg terinfeksi
 Virulensi : kemampuan mikroorganisme
intuk menimbulkan penyakit yg berat/fatal
Virulensi :

Juml kasus berat dan fatal


Juml kasus peny ttt
 Tropisme : pemilihan jaringan / organ
yang
diserang
 Pejamu yg diserang
 Kecepatan berkembang biak
 Kemampuan menembus jaringan,
 memproduksi toxin dan menimbulkan
kekebalan
Klasifikasi Penyakit
1. Menurut kriteria manifestasi peny
 Gx
 Keluhan
 Kel bentuk
 Kel fungsi tubuh

2. Menurut kriteria penyebab peny


 Debu silikat (silicosis)
 Cacing filaria (filariasis)
 Kuman salmonella (salmonelasis)