Anda di halaman 1dari 8

Teknik Produksi

Nodal Analisis
Nodal Analisis
• Suatu teknik yang digunakan untuk menentukan hubungan antara IPR
(inflow performance relationship) dengan TPR (tubing performance
ralationship). Dengan bantuan kedua kurve tersebut kida bisa menentukan
berapa laju produksi optimum dalam suatu sumur. Suatu persamaan yang
digunakan untuk menggambarkan kemampuan suatu reservoir untuk
diproduksi fluida menuju lubang sumur dan sistem perpipaan yang
mengalirkan fluida ke separator di permukaan.
Sistem nodal analisis
Kegunaan nodal
1. Menentukan ukuran tubing yang sesuai dengan kemampuan produksi
sumur (laju produksi optimal).
2. Menentukan ukuran jepitan (bean, choke) yang sesuai dengan kemampuan
produksi sumur.
3. Menentukan ukuran panjang langkah (stroke length) dan kecepatan
pemompaan pada sistem pompa angguk (sucker rod pump).
Titik-titik Nodal
6 komponen yang berpengaruh tehadap laju
produksi sumur :
1. Komponen formasi produktif/reservoir
2. Komponen komplesi
3. Komponen tubing
4. Komponen pipa salur (“flowline”)
5. Komponen restriksi (jepitan/choke)
6. Komponen separator.
3 titik nodal
1. Titik nodal di dasar sumur : tujuannya untuk
menentukan tekanan kepala sumur (Pwh)
dengan menggunakan kurva pressure traverse
aliran vertical.
2. Titik nodal di kepala sumur : tujuannya untuk
menentukan tekanan aliran dasar sumur (Pwf)
dengan kurva pressure traverse aliran vertical
atau tekanan separator (Psep) dengan kurva
pressure traverse aliran horizontal.
3. Titik nodal di separator : tujuannya untuk
menentukan tekanan kepala sumur (Pwh)
dengan kurva pressure traverse aliran
horizontal.
Sensitivitas Nodal
• Diameter tubing : untuk mengetahui laju produksi optimum dengan
mengunakan diameter tubing
• Water cut : menghitung besarnya pengaruh water cut pada sistem produksi
dan menghitung kehilangan tekanan yang terjadi pada komponen.
Kehilangan tekanan yang terjadi bukan hanya laju alir tetapi bisa juga karena
besarnya water cut
• GOR : perbandingan antara besarnya laju alir gas terhadap laju alir minyak
yang terproduksi
Contoh soal analisa nodal dengan titik nodal didasar sumur
dengan sensitivitas tubing
Berapa Qoptimum dari perpotongan kurva Table IPR
IPR dan TPR ?
Panjang tubing = 3000 ft
Diameter tubing = 2 in
Kadar air = 0
Perbandingan gas cairan = 2000 SCF/ bbl
Pr = 1400 psi
*Gunakan Pressure Travers sesuai kriteria
reservoir