Anda di halaman 1dari 57

GHELVINNY

90115007
MAGISTER PENGAJARAN MATEMATIKA 2015
Masalah 1
Ada berapa susunan cara berbeda yang bisa ditempuh tikus untuk
mencapai keju jika rute yang dipilih tidak berputar (searah)?
2

Pada pemilihan pengurus BEM terpilih tiga kandidat yakni ADI, BAGUS,
CINTA yang akan dipilih menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara.
Aturan pemilihan adalah setiap orang hanya boleh dipilih untuk satu
jabatan. Berapa banyak kemungkinan sususan dari tiga orang yang
menjadi pengurus BEM?

KETUA SEKRETARIS BENDAHARA

kemungkinan kemungkinan
hanya C
A atau B atau C B atau C

3 2 1
Apa yang bisa kita lihat dari pola jawaban
dua masalah sebelumnya?

Masalah 1 (Jalur tikus) :


Jawabannya =

Masalah 2 (Jabatan )
Jawabannya : =

Terlihat bahwa pada perkaliannya faktornya berkurang satu atau bertambah


satu dari suku sebelumnya. Jenis perkalian bilangan asli yang berurutan seperti
di atas disebut faktorial.
4 × 3 × 2 × 1 disebut 4 faktorial, atau ditulis dengan 4!
Misalkan n adalah bilangan bulat positif.
Besaran n faktorial (n!) didefinisikan sebagai hasil
kali semua bilangan bulat antara n hingga 1.
n! = n × (n – 1) × (n – 2) × … × 2 × 1
atau n! = n × (n – 1)!
0! = 1 (didefinisikan)
Bentuk lain : n!
n
(n  1)!
Berikut ini adalah daftar sejumlah faktorial*
n n!
0 1
1
2
1
2 *sumber : wikipedia
3 6
4 24
5 120 Fungsi faktorial didefinisikan sebagai:
6 720
7 5040
8 40320
9 362880
10 3628800 Selain definisi tersebut, terdapat juga definisi secara rekursif,
12 479001600 yang didefinisikan untuk
14 87178291200
16 20922789888000
18 6402373705728000
20 2432902008176640000
25 1.5511210043×1025
42 1.4050061178×1051 Untuk n yang sangat besar, akan terlalu melelahkan untuk
50 3.0414093202×1064 menghitung n! menggunakan kedua definisi tersebut. Jika presisi
70 1.1978571670×10100 tidak terlalu penting, pendekatan dari n! bisa dihitung
100 9.3326215444×10157 menggunakan rumus Stirling:
450 1.7333687331×101.000
1000 4.0238726008×102.567
3249 6.4123376883×1010.000 juga terdapat definisi analitik untuk faktorial, yaitu
10000 2.8462596809×1035.659 menggunakan fungsi gamma:
25206 1.2057034382×10100.000
100000 2.8242294080×10456.573
205023 2.5038989317×101.000.004
1000000 8.2639316883×105.565.708
Sering kali kita perlu menghitung banyaknya cara pengaturan
obyek tertentu dalam urutan yang berbeda dari urutan
semula

Banyaknya pilihan jalan dari kota A ke B Banyaknya pertandingan di piala dunia

Matematika Diskrit 7
Misal ada 3 buah kelereng yang berbeda warna : merah (m),
kuning (k) dan hijau (h). Kemudian dimasukkan ke dalam 3
buah kaleng, masing-masing kaleng 1 buah kelereng.
Berapa jumlah urutan yang berbeda yang mungkin dibuat
dari penempatan kelereng ke dalam kaleng-kaleng tersebut
?
Kelereng Tabung 1 Tabung 2 Tabung 3 Urutan
k h mkh
m
m k h h k mhk
Kantong
m h kmh
k
1 2 3
h m khm
Perhatikan susunan elemen seperti m k hmk
h
mkh, mhk,…hingga hkm. Masing-
k m hkm
masing disebut PERMUTASI
8
Permutasi adalah penyusunan kembali
suatu kumpulan objek dalam urutan yang
berbeda dari urutan yang semula.
 Urutan diperhatikan
 Perulangan tidak diperbolehkan
P(n,r) = Banyaknya permutasi-r dari suatu himpunan dengan n
elemen.
 
Teorema 1. Jika n   dan r   untuk 1  r  n, maka
P(n,r)  n  (n  1 )  (n  2 )    (n  r  1 )
Bukti :
Asumsikan bahwa permutasi-r dari n unsur yang berbeda merupakan
aktifitas yang terdiri dari r langkah yang berurutan. Langkah
pertama adalah memilih unsur pertama yang bisa dilakukan
dengan n cara. Langkah kedua adalah memilih unsur kedua yang
bisa dilakukan dengan (n – 1) cara karena unsur pertama sudah
terpilih. Lanjutkan langkah tersebut sampai pada langkah ke-r
yang bisa dilakukan dengan (n − r + 1) cara.

10
Kotak ke- 1 2 … k–1 k
Tahap pertama adalah mengisi kotak ke-1, tahap kedua adalah mengisi
kotak ke-2, dan seterusnya sampai tahap ke-r
Tahap Pengisian kotak ke- Banyak cara

1 1 n
2 2 n–1
… … …
r–1 r–1 n - (r - 2) = n – r +2
r r n - (r -1) =n – r +1
Berdasarkan Prinsip Perkalian, diperoleh
P(n,r)  n  (n 1 )  (n  2 )    n  (r 1 )
Jika n,r   untuk 0  r  n maka Pn, r  
n!
(n  r )!
Bukti :
Jika n, r   untuk 1  r  n, berdasarka n teorema 1 diperoleh :
P(n,r)  n  n  1 n  2 ...  n  (r  1) 
n!

(n  r )!
untuk r = n, maka persamaan menjadi
n! n!
karena   1, untuk n    kita bisa memperoleh rumus bahwa
(n  0)! n!
n!
P(n, r )  juga terpenuhi untuk r  0
(n  r )!
Tentukan permutasi dari 3 huruf yang berbeda,
misalnya ABC !

Penyelesaian
Permutasi dari huruf ABC adalah
ABC, ACB,
BAC, BCA,
CAB, CBA.
Sehingga terdapat 6 permutasi dari huruf ABC.
Tentukan permutasi-3 dari 5 huruf yang berbeda, misalnya
ABCDE!
Permutasi-3 dari huruf ABCDE adalah:
 ABC ,ABD ,ABE, ACB ,ACD ,ACE Sehingga banyak permutasi-3
 ADB ,ADC ,ADE, AEB ,AEC ,AED dari 5 huruf ABCDE adalah 60
 BAC ,BAD ,BAE ,BCA ,BCD ,BCE Karena r = 3 dan n = 5 maka
 BDA ,BDC ,BDE, BEA, BEC ,BED permutasi-3 dari 5 huruf
 CAB ,CAD ,CAE ,CBA ,CBD, CBE ABCDE adalah
 CDA, CDB ,CDE ,CEA ,CEB ,CED
 DAB ,DAC ,DAE ,DBA ,DBC ,DBE P(5,3)  5!  5!  60
 DCA ,DCB, DCE ,DEA ,DEB ,DEC (5  3)! 2!
 EAB ,EAC ,EAD ,EBA ,EBC ,EBD
 ECA ,ECB, ECD, EDA ,EDB ,EDC
Berapa banyak permutasi dari huruf
ABCDEFGH jika huruf “ABC” harus selalu
muncul bersama?
Penyelesaian :
Karena huruf ABC harus selalu muncul
bersama, maka huruf ABC bisa dinyatakan
sebagai satu unsur. Dengan demikian terdapat 6
unsur yang dipermutasikan, sehingga banyaknya
permutasi adalah
6!  6  5  4  3 2 1  720 cara
1. Seorang sales ditugaskan untuk pegi ke 8 kota
berbeda. Dia dapat memulai pada satu kota
tertentu dan kemudian pergi ke tujuh kota
lainnya. Banyaknya kemungkinan cara (rute)
seorang sales untuk berpergian di kota-kota
tersebut???
Misalkan ada sebuah pertandingan yang
memperebutkan hadiah berupa medali emas,
perak dan perunggu. Berapa banyak susunan
berbeda untuk memenangkan pertandingan
tersebut yang berupa ketiga medali tersebut
jika terdapat 8 pelari ?
Berapa banyak String yang dapat dibentuk
terdiri dari 4 huruf berbeda dan diikuti
dengan 3 angka yang berbeda pula ??
Tentukan banyaknya susunan 3 huruf
berbeda yang dapat diperoleh dari kata
SMART???
Berapa banyak permutasi dari cara duduk
yang dapat terjadi jika 8 orang disediakan 4
buah kursi, sedangkan satu orang di
antaranya selalu duduk d kursi tertentu ??
Misalkan dari 4 bersaudara Ali (A), Budi (B), Cahya (C),
dan Doni (D) diundang 2 orang diantaranya untuk rapat
keluarga.
• Ada berapa cara undangan itu dapat dipenuhi?
• Bagaimana jika yang diundang adalah 3 orang dari 4
bersaudara itu?
Contoh 1: AB, AC sampai CD di atas disebut kombinasi 2 elemen dari 4 elemen. 4 
Penulisan kombinasi 2 dari 4 elemen dapat dilambangkan C( 4, 2 )  4 C2  C24   
 2
 
C( 4, 2)  6
Dari kedua contoh itu diperoleh :

C( 4,3)  4
 Selanjutnya dalam hubungannya dengan permutasi dan penggunaan
notasi faktorial penurunan rumusnya dilakukan seperti berikut.
Perhatikan bahwa :
P( 4, 2)  4  3  12  6  2! C( 4, 2)  2!
P( 4,3)  4  3  2  24  4  3! C( 4,3)  3!
artinya,
P( 4, 2)  C( 4, 2)  2!
P( 4,3)  C( 4,3)  3!

Dengan pemikiran yang sama, ternyata secara umum berlaku bahwa


P( n,r )
P( n ,r )  C( n ,r )  r ! artinya C( n , r ) 
r!
 Kombinasi r elemen dari n elemen adalah :
 jumlah pemilihan yang tidak terurut r elemen yang
diambil dari n buah elemen
 Kombinasi merupakan bentuk khusus dari permutasi
 Perbedaan permutasi dengan kombinasi :
 Permutasi : urutan kemunculan diperhitungkan
 Kombinasi : urutan kemunculan diabaikan
 Jumlah pemilihan yang tidak terurut dari r elemen yang
diambil dari n elemen disebut dengan kombinasi-r :
 n n!
C (n, r )  C    Crn 
r n  r !r !
• C(n,r) dibaca “n diambil r” atau r objek diambil dari n buah objek

Matematika Diskrit 26
Teorema 2 : Kombinasi r elemen dari n elemen
Jika n    dan r   untuk 0  r  n, maka
n!
C (n, r ) 
(n  r )! r!
Bukti
• Permutasi-r dari suatu himpunan dengan n elemen dapat
diperoleh dengan cara membentuk kombinasi-r dan
kemudian mengurutkan elemen pada setiap kombinasi-r
tsb (dapat dilakukan dalam P(r,r) cara).
• Jadi, P(n,r) = C(n,r) . P(r,r)
• Ini berarti bahwa
n!
P(n, r ) (n  r )! n!
C (n, r )   
P(r , r ) r! (n  r )! r! 27
Jika n,r   untuk r  n maka C(n,r)  C n, n  r 

Bukti :
n!
Berdasarkan teorema 2 : C (n, r ) 
(n  r )! r!
dan
n!
C ( n, n  r ) 
n  (n  r ) !(n  r )!
n!

r!( n  r )!

Jadi, C(n,r)  Cn, n  r 


Tentukan kombinasi-3 dari 5 huruf yang
berbeda, misalnya ABCDE.
Kombinasi-3 dari huruf ABCDE adalah

Solusi:
ABC, ABD, ABE ,ACD ,ACE, ADE,
BCD, BCE, BDE,
CDE.
sehingga banyaknya kombinasi-3 dari 5 huruf
ABCDE adalah 10.
Berapa banyak cara sebuah panitia yang terdiri
dari 4 orang bisa dipilih dari 6 orang
Solusi :
 Karena panitia yang terdiri dari 4 orang merupakan susunan
yang tidak terurut, maka masalah ini merupakan kombinasi-
4 dari 6 unsur yang tersedia. Sehingga dengan mengunakan
Teorema 2 dimana n = 6 dan r = 4 diperoleh:

 Jadi terdapat 15 cara untuk membentuk sebuah panitia yang


terdiri dari 4 orang bisa dipilih dari 6 orang
Berapa banyak cara sebuah panitia yang terdiri dari 2
mahasiswa dan 3 mahasiswi yang bisa dipilih dari 5 mahasiswa
dan 6 mahasiswi?
 Pertama, memilih 2 mahasiswa dari 5 mahasiswa yang ada,
yaitu:

 Kedua, memilih 3 mahasiswi dari 6 mahasiswi yang ada,


yaitu:

Sehingga terdapat 10 x 20 = 200 cara untuk membentuk sebuah panitia yang


terdiri dari 2 mahasiswa dan 3 mahasiswi yang bisa dipilih dari 5 mahasiswa
dan 6 mahasiswi
Ada berapa banyak string biner panjang n
yang memuat tepat r buah angka 1?

Solusi
Bila kita memperhatikan semua kemungkinan
posisi r angka 1 dalam string, maka mereka akan
membentuk suatu kombinasi-r dari {1,2,3, …,n}.
Jadi terdapat C(n,r) string biner panjang n yang
memuat tepat r buah angka 1.

32
 Di aljabar, penjumlahan dua suku, seperti a + b,
disebut Binomial.
 Teorema Binomial memberikan bentuk ekspansi dari pangkat
binomial (a + b)n, untuk setiap n bilangan bulat tidak negatif
dan semua bilangan real a dan b.
 Untuk menentukan koefisien-koefisien ekspansi binomial
seperti (a + b)7, tanpa perlu mengekspansinya. Ingat kembali
rumus-rumus yang sudah kita kenal:

a+b=b+a
(a + b)2 = a2 + 2ab + b2
(a + b)3 = a3 + 3a2b + 3ab2 + b
Salah satu cara memandang perpangkatan seperti ini adalah sebagai
berikut. Untuk menjabarkan (x + y)3 , sesuai dengan definisi perpangakatan
bulat, kalikan (x + y)(x + y)(x + y) dengan memilih x atau y dari setiap
faktor. Hasil ekspansi diperoleh dengan menjumlahkan semua
kemungkinan mengalikan tiga faktor (masing-masing x atau y), seperti
disajikan pada tabel di bawah ini.
(x + y)3 Faktor yang dipilih
(x+y) x x x y x y y y
(x+y) x x y x y x y y
(x+y) x y x x y y x y
hasil x3 x2 y x2 y x2 y xy2 xy2 xy2 y3
kali
Jumlah
x3 + 3x2 y + 3xy2 + y3
Perhatikan, oleh karena setiap suku merupakan hasil kali tiga faktor, maka jumlah
pangkat pada setiap faktor adalah 3. Koefisien pada setiap faktor adalah banyaknya
cara memilih a (atau b) dari tiga faktor ”(a+b)”. Misalnya, koefisien a2b sama dengan
banyaknya cara memilih aa (atau 2a) dari tiga faktor yang dikalikan, yakni C(3, 2) = 3,
seperti ditunjukkan pada tabel di atas. Dengan memeriksa semua kemungkinan,
diperoleh
Misalkan x dan y adalah peubah, dan n adalah
bilangan bulat tak-negatif, maka
n
 n  n  j j  n  n  n  n 1  n  n 1  n  n n
x  y     x y    x    x y      xy    x y
n

j 0  j  0 1  n  1  n

Bukti
Menghitung banyaknya xn-jyj , untuk suatu j = 0,1,2,…,n, sama
dengan memilih (n - j) buah x dari n suku (sehingga j suku
lainnya dalam perkalian adalah y).
Jadi koefisien xn-j yj adalah C(n,n-j).
Misal n bilangan bulat tidak negatif. Maka
n
n
 
k 
k 0 
 2
n


Bukti :
Dengan teorema binomial, pilih x=1 dan y=1
n
 n  n
n
2  1  1    1 1    
nk k
n n

k 0  k  k 0  k 
Misal n bilangan bulat tidak negatif, maka
n
n
 (1)    0
k

k 0 k 
Bukti :
Dengan teorema binomial, pilih x=-1 dan y=1
n
 n  n
n
0  0   1  1     (1) 1    (1) k
k nk
n n

k 0  k  k 0  k 
Misal n bilangan bulat tidak negatif. Maka
n
n k
 2    3
k

Bukti : k 0 k 
dengan teorema binomial, pilih x=1 dan y=2
n
 n  nk k n
n k
3  1  2     (1) 2    2
n n

k 0  k  k 0  k 
Jadi n
n k
  
k 
k 0 
2  3 n
.

1. Apakah penjabaran dari (x + y)4 ?
n
 n  n j j
x  y 
4
   jx y
j 0  
 4  4  4  4 1 1  4  4  2 2  4  4 3 3  4  4  4 4
 0 x   1x y    2
x y 
 3
x y  
 4
x y
         
 x 4  4 x 3 y  6 x 2 y 2  4 xy3  y 4

2. Berapakah koefisien binomial x12y13 dari (x + y)25 ?


Menghitung koefisien binomial dari xn-j yj adalah C(n, n-j)
Diketahui : n = 25, n-j=12, j=13.
25! 25!
C (25,13)    5.200.300
(25  13)!13! 12!13!
3. Berapakah koefisien binomial x12y13 dari (2x - 3y)25 ?
Diketahui : (2x - 3y)25 = (2x + (-3y))25
misal : a = 2x dan b = -3y
Dengan menggunakan teorema binomial
n
 n  n j j
a  b     a b
n

j 0  j 

 
25 25
Koefisien x 12y13 , ambil
2 x  (3 y)     (2 x) (3 y) ,
25 25 j j

j 0  j  j=13 diperoleh
 25  2513 25!
 (2) (3)13   (2)12 (3)13
 13  12!13!
Diskusi 5
1). Koefisien x4 dari (2x x1)10

Jawaban : -15360
Identitas Pascal

Misal n dan k bilangan bulat positif, n  k.


Maka, C(n+1,k) = C(n,k-1) + C(n,k).

Bukti
• Pandang T himpunan dengan n+1 elemen, aT.
• Misal S = T-{a}.
• Ada C(n+1,k) buah subhimpunan dari T yang
mempunyai k elemen.
• Suatu subhimpunan dari T dgn k elemen dapat memuat a
dan (k-1) elemen S atau memuat k elemen S tanpa
memuat a.
• Jadi, C(n+1,k) = C(n,k-1)+C(n,k).
Misal m, n dan r bilangan bulat positif, m  r dan n  r.
Maka, r
C (m  n, r )   C (m, r  k )C (n, k )
k 0
Bukti
• Pandang dua himpunan A dengan m elemen dan B dengan n
elemen.
• Maka banyaknya cara untuk memilih r elemen dari AUB adalah
C(m+n,r).
• Cara lain untuk memilih r elemen dari AUB adalah dengan
memilih k elemen dari B dan kemudian r-k elemen dari A, dengan k
bilangan bulat, 0 ≤ k ≤ r.
• Banyaknya cara untuk melakukan pemilihan tersebut adalah
C(m,r-k)C(n,k).
• Jadi banyaknya cara untuk memilih r elemen dari AUB adalah
r

 C (m, r  k )C (n, k )
k 0
 Jika n adalah bilangan bulat bukan negatif, maka
n
C (2n, n)   C (n, k ) 
2

k 0

Bukti
Dengan menggunakan identitas vandermode,
untuk m=r=n
C (m  n, r )  C (n  n, n)  C (2n, n) Dari persamaan terakhir
n menggunakan identitas diperoleh
  C (n, n  k )C (n, k )
k 0
n C (n, k )  C (n, n  k )
  C (n, k ) 
2

k 0
Misal m, n dan r bilangan bulat positif, m  r dan n  r. Maka

n
C (n  1, r  1)   C ( j, r )
j r
Bukti :
Berdasarkan contoh 4 (string biner) ruas kiri C ( n  1, r  1) artinya menghitung
bit string dengan panjang (n + 1) yang memuat (r + 1) angka 1.
Kita lihat pada ruas sisi kanan menghitung banyak objek yang sama dengan
memperhatikan lokasi yang mungkin untuk angka terakhir 1 yang memuat (r+1)
angka 1. Hal ini mungkin bisa terjadi pada posisi r + 1, r + 2,…,atau n + 1. lebih
lanjut. Jika urutan terakhir k bit maka ada r angka 1 antara posisi k-1 yang pertama.
Sehingga menurut contoh 4 terdapat C ( k  1, r ) bit string.untuk r 1  k  n 1
Kita peroleh bahwa ada
n
C (n  1, r  1)   C ( j, r )
Bit string dengan panjang n yang memuat
r+1 angka 1
j r
A. C(11, 4) = cara untuk membentuk perwakilan yang beranggotakn 5 orang
sedemikian sehingga A selalu termasuk di dalamnya.
B. C(11, 5) = cara untuk membentuk perwakilan yang beranggotakn 5 orang
sedemikian sehingga A tidak termasuk di dalamnya.
C. C(10, 4) = 70 cara untuk membentuk perwakilan yang beranggotakan 5
orang sedemikian sehingga A termasuk di dalamnya, tetapi B tidak.
D. C(10, 4) = 70 cara untuk membentuk perwakilan yang beranggotakan 5
orang sedemikian sehingga B termasuk di dalamnya, tetapi A tidak.
E. C(10, 3) = 56 cara untuk membentuk perwakilan yang beranggotakan 5
orang sedemikian sehingga A dan B selalu termasuk di dalamnya.
F. Jumlah cara membentuk perwakilan sedemikian sehingga setidaknya salah
satu dari A atau B termasuk di dalamnya = jumlah cara membentuk
perwakilan sehingga A termasuk di dalamnya, B tidak + jumlah cara
membentuk perwakilan sehingga B termasuk di dalamnya, A tidak + jumlah
cara membentuk perwakilan sehingga A dan B termasuk di dalamnya = 70 +
70 + 56 = 196
Solusi :
Banyak permutasi dari huruf-huruf A,B,C,D,E,F,G dan H yang memuat
a) string "ED"?
b) string "CDE"?
c) string "BA" dan "FGH"?
d) string "AB", DE, dan GH?
e) string "CAB" dan "BED"?
f ) string "BCA" dan "ABF"?
solusi
Solusi