Anda di halaman 1dari 18

PROSES ADAPTASI PSIKOLOGI

PADA BAYI DAN ANAK SESUAI


TAHAP PERKEMBANGAN

Shendy Zaeni Kurniawan


172141007
PEMBAHASAN
A. Keadaan psikologi bayi & anak
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan psikologi
C. Masalah-masalah psikologi pada anak
D. Kebutuhan bimbingan psikologi
E. Perkembangan psikologi pada anak
A. KEADAAN PSIKOLOGI BAYI & ANAK
Bayi baru lahir  emosi tampak dalam bentuk sederhana
Bertambahnya usia  reaksi emosional lebih dapat teridentifikasi &
rangsangan emosional dapat timbul karena berbagai hal
Ada 2 ciri khusus emosi pada bayi :
1. Pertama, emosi bayi yang merupakan reaksi perilaku berlebihan
yang disebabkan rasa marah & takut. Emosi tersebut singkat
tetapi kuat, sering muncul namun dapat berubah menjadi emosi
yang lain bila perhatiannya dialihkan.
2. Kedua, emosi yang lebih mudah terkondisi dibanding periode
lain. Selama setahun pertama, bayi dalam keadaan seimbang
yang membuat bayi tampak ramah, mudah dirawat &
menyenangkan.
 Sekitar pertengahan tahun kedua, emosi yang awalnya seimbang
berubah menjadi tidak seimbang sehingga bayi menjadi rewel, tidak
kooperatif dan sulit dihadapi.
 Sebelum masa bayi berakhir keseimbangan kembali lagi dan bayi
memperlihatkan perilaku sosial yang menyenangkan.
 Dalam situasi sosialnya perilaku yang diperlihatkan pada bayi,
mempengaruhi penyesuaian pribadi dan sosialnya. Dasar-dasar
penyesuaian diri cenderung menetap sampai besar, sehingga ini
adalah alasan perlunya bayi diberikan penyesuaian diri dengan baik.
 Masa bayi sering disebut periode kritis dalam perkembangan
kepribadian, karena pada masa inilah dasar kepribadian dewasa
akan dibangun.
 Penelitian tentang menetapnya sifat kepribadian selama bertahun-
tahun menunjukkan bahwa pola yang dibentuk pada awal kehidupan
hampir tidak berubah ketika anak bertumbuh besar. Tetapi
temperamen anak tidaklah kekal, dalam perkembangannya keadaan
lingkungan dapat memperbesar, menghilangkan atau mengubah reaksi
dan perilaku.
Beberapa hal penting berkaitan dengan keadaan psikologi anak :
a. Awal masa anak ditandai dengan moralitas paksaan, dimana
anak belajar mematuhi peraturan secara otomatis berdasar
hukuman dan pujian.
b. Minat anak meliputi agama, tubuh manusia, seks, pakaian, cita-
cita, pekerjaan masa depan.
c. Anak diharapkan menguasai peran seks. Anak laki-laki
berperilaku semestinya, demikian juga dengan anak perempuan.
Diharapkan penggolongan peran seks mempengaruhi penampilan,
perilaku, cita-cita, minat dan sikap terhadap lawan jenis.
d. Hubungan antar keluarga sangat penting untuk perkembangan
konsep diri anak.
e. Kebahagiaan anak lebih bergantung pada keadaan di rumah,
meskipun keadaan di luar rumah tidak boleh diabaikan. Kondisi
yang menimbulkan rasa bahagia akan terus berlanjut pada tahun
berikutnya terutama bila 3 faktor kebahagiaan terpenuhi yaitu,
penerimaan/dukungan, kasih sayang & prestasi.
f. Awal masa anak dianggap sebagai saat belajar untuk mencapai
berbagai keterampilan dan mencoba hal baru.
g. Anak yang lebih besar mengendalikan ungkapan emosi secara
terbuka.
h. Pada masa akhir anak, sebagian anak mengembangkan kode
moral yang dipengaruhi oleh standar moral kelompoknya.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERKEMBANGAN PSIKOLOGI
 Teori perkembangan manusia berdasarkan :
a. Aliran Nativisme  Menekankan pada faktor bawaan (genetik)
dimana anak kecil adalah orang dewasa yang bertubuh kecil dan
berpendapat bahwa pendidikan serta lingkungan tidak akan
mengubah perkembangan psikologi seseorang. Tokoh dalam aliran ini
adalah Plato, Descertes, Scpenhaur.
b. Aliran Empirisme  Berpendapat bahwa manusia lahir seperti
kertas putih yang bersih tanpa tulisan dan coretan, yang membentuk
seseorang adalah lingkungan, bawaan (genetik) tidak memberikan
sumbangan sama sekali. Tokoh dalam aliran ini adalah John Locke
(1632-1704).
c. Teori Konvergensi  Berpendapat bahwa bawaan (genetik) dan
lingkungan memberi sumbangan yang sama besar pada psikologi
seseorang. William Stern (1871-1938) mengemukakan bahwa bakat
berperan penting, tetapi bakat tersebut harus berada atau
menemukan lingkungan yang sesuai agar dapat berkembang secara
maksimal.
 Faktor yang mempengaruhi perkembangan seseorang :
Faktor Endogen
Adalah faktor yang dibawa sejak lahir, misal yang berhubungan dengan
temperamen (emosi & tingkah laku), cairan sanguinis (darah), flegmatis
(lendir), cholerikus (empedu), melancholis (black bile; empedu hitam). Istilah
tersebut berkaitan dengan tipe kepribadian individu menurut Claudius
Galen.
Faktor Eksogen
Adalah faktor yang berasal dari luar individu yaitu pengalaman,
pendidikan, alam sekitar.
C. MASALAH-MASALAH PSIKOLOGI PADA ANAK
1. Gangguan belajar membaca (disfleksia)
2. Gangguan belajar menulis (disgrafia)
3. Gangguan belajar mengeja (disortografia)
4. Gangguan belajar matematika (diskalkulia)
5. Gangguan konsentrasi dan hiperaktifitas (attention deficit hyperactivity
disorder)
6. Gangguan dalam mengakses informasi panca indera (autisme)
7. Takut/minder bersosialisasi (separation anxiety/social anxiety)
8. Ketakutan yang berlebihan (phobia)
D. KEBUTUHAN BIMBINGAN PSIKOLOGI
 Bimbingan psikologi dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi
kebutuhan yang berdasar pada deskripsi seseorang atau kelompok
yang memang membutuhkan bimbingan psikologi.
 Bimbingan psikologi yang diberikan harus sesuai landasan psikologi.
Landasan psikologi merupakan landasan yang dapat memberikan
pemahaman bagi konselor tentang perilaku individu yang menjadi
sasaran layanan. Beberapa hal yang harus dikuasai konselor adalah
tentang :
1. Motif & motivasi
2. Bawaan & Lingkungan
3. Perkembangan Individu
4. Belajar
5. Kepribadian
2. Bawaan & Lingkungan :
1. Motif & Motivasi : Berhubungan Seseorang memiliki sesuatu yang
dengan dorongan yang akhirnya memang sudah ada sejak lahir &
menggerakkan perilaku pengalaman yang didapat dari
lingkungan

3. Perkembangan Individu :
Memahami berbagai aspek 4. Belajar : Upaya untuk menguasai
perkembangan individu serta sesuatu yang baru dengan
melihar arah perkembangannya memanfaatkan yang sudah ada
dan keterkaitannya dengan pada diri individu
faktor bawaan & lingkungan

5. Kepribadian : Organisasi dinamis


dalam individu sebagai sistem
psikofisis yang menentukan
caranya dalam menyesuaikan
diri terhadap lingkungan
E. PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PADA ANAK
1. Masa Pra Sekolah : 3-4 tahun (toddler) / 4-5 tahun pra-sekolah
2. Masa Sekolah : 7-12 tahun, terbagi menjadi dua kelompok usia
 Usia 7-9 tahun
 Usia 10-12 tahun
3. Masa Pubertas
Pra Sekolah, perkembangan psikologinya meliputi :
a. Berpikir secara urut & sistematis
b. Dapat diajarkan etika moral
c. Mudah ngambek, perilaku agresif
d. Pengayaan gerak/keterampilan
e. Melatih keterampilan dasar yang benar
f. Bentuk bermain kompetisi dengan variasi gerak
g. Tumbuhkan rasa senang pada olahraga
h. Menanamkan sikap & kebiasaan yang baik
i. Pandai meniru/mencontoh gerakan sulit
Masa Sekolah (usia 7-9 tahun), perkembangan psikologinya
meliputi :
a. Berimajinasi serta menyenangi suara & gerak ritmik
b. Menyukai pengulangan aktifitas
c. Menyukai aktifitas kompetitif
d. Rasa ingin tahu yang besar
e. Menginginkan sesuatu yang diinginkan/dibutuhkan
f. Meningkatnya minat pada permainan yang diorganisasikan tapi
belum siap untuk permainan yang rumit
g. Cenderung membandingkan dirinya dengan teman, mudah
merasa rendah diri bila ada kekurangan diri
h. Mudah gembira bila dipuji, mudah sedih bila dikritik
i. Senang meniru idola
j. Selalu ingin persetujuan orang dewasa tentang yang diperbuat
Masa Sekolah (usia 10-12 tahun), perkembangan psikologinya
meliputi :
a. Menyukai permainan yang aktif
b. Meningkatnya minat pada olahraga yang kompetitif
c. Bangga bila menguasai keterampilan
d. Selalu berbuat sesuatu untuk memperoleh perhatian orang
dewasa dan akan berusaha sebaik-baiknya bila mendapat
dorongan
e. Memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap orang dewasa
f. Puas bila mampu mencapai sesuatu dan membenci
kegagalan/berbuat kesalahan
g. Memuja kepahlawanan yang kuat
h. Mudah gembira
i. Emosi tidak stabil
j. Mulai memahami waktu dan ingin mencapai sesuatu pada
waktunya
Pubertas, perkembangan psikologinya meliputi :
a. Sering merasa gelisah & resah
b. Terkadang konflik batin dengan orang tua
c. Minat meluas dan tidak menetap
d. Pergaulan mulai berkelompok namun merasa asing
e. Mulai mengenal lawan jenis
SEKIAN & TERIMAKASIH