Anda di halaman 1dari 15

R. M.

Maizels
University of Glasgow,UK
 Di negara maju, dimana kasus infeksi
helminth rendah, kasus asma terjadi pada
lebih dari 10% anak – anak.
 Demikian juga penyakit autoimun seperti
diabetes melitus tipe 1, dan inflammatory
bowel disease terus melonjak.
 Individu
yang tinggal di lingkungan yang
bebas dari parasit akan kehilangan
kemampuan untuk memodulasi sistem imun
sehingga mudah terkena penyakit.
 Tahun 1968, Greenwood memaparkan insiden
yang rendah pada rheumatoid arthritis dan
kelainan autoimun lain di negara – negara
afrika yang tinggi prevalensi infeksi
parasitnya.
 Baru – baru ini diketahui pula anak sekolah
yang terinfeksi cacing schistosoma di Gabon,
menunjukkan kejadian yang sedikit terhadap
dermatitis alergi.
 Lebih banyak dimodulasi oleh T helper 2
 Induksi sel B untuk menghasilkan IgG4 dan
IgE
 Sitokin dominan IL 4 dan IL 10
 Konsekuensi dari ditekannya respon imun
serta meningkatnya kemampuan regulatori
sistem imun, anak yang terinfeksi helminth
lebih tidak mudah responsif terhadap vaksin
mikroba, lebih mudah menerima jaringan
transplant, dan mengurangi kemampuan host
dalam melawan berbagai pathogen, misal
tuberkulosis.
 Penanda autoimun seperti anti–nuclear
antibodies (ANA) pada penduduk Zimbabwe
ditemukan bahwa, orang yang terinfeksi
schistosoma memilikititer ANA yang rendah
 Titer ANA berbanding terbalik dengan kadar
sitokin IL 10.
 Penelitian pada 12 pasien multiple sklerosis di
Argentina yang juga terinfeksi berbagai infeksi cacing
gastrointestinal.
 Hampir semua sembuh dalam 4 tahun, namun tidak
pada pasien MS yang tidak terinfeksi cacing.
 Pasien yang terinfeksi, menunjukkan penurunan
sitokin inflamasi dan peningkatan IL 10 dan
transforming growth factor (TGF)-β, dan juga
peningkatan sel B regulator.
 Rata – rata penyembuhan pasien MS yang tidak
terinfeksi sampai pada tahun keenam.
 Dilakukan follow up pada pasien yang sembuh,
apabila meminum obat antihelmintes, dapat
mencetuskan kekambuhan akibat penurunan kadar
IL-10 dan TGF-β.
 Contoh kasus lain pada pasien kolitis
ulseratif, pasien dilakukan infeksi secara
sengaja dengan Trichuris trichiura, dan
mengalami penyembuhan.
 Hal ini dimodulasi akibat peningkatan
kemampuan sel T , perbaikan fungsi barrier,
dan perbaikan jaringan melalui aktivitas
sitokin IL-22.
 Produksi mucus juga meningkat akibat respon
terhadap sitokin IL-4 dan IL-13
 Yang paling banyak digunakan adalah jenis
cacing cambuk (whipworm) yang menginfeksi
babi, yaitu Trichiuris .
 Cacing ini dapat berkembang di usus manusia
dan dapat dikeluarkan dalam 6 minggu.
 Infeksi dengan Triciuris suis adalah dengan
menggunakan T. suis ova (TSO)
 Terapi ini sedang diteliti pada kedua bentuk
penyakit IBD yaitu Crohn disease dan Kolitis
ulseratif
 Tarepi dengan parasit Necator americanus
dilakukan pada penderita asma di United
Kingdom
 Penderita asma yang terinfeksi Necator
americanus mengalami peningkatan fungsi
saluran napas
 Namun hasil penelitian tidak terdapat
perbedaan yang signifikan biala dibandingkan
dengan pasien yang tidak terinfeksi Necator
americanus.