Anda di halaman 1dari 10

Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang

disebabkan oleh bakteri spiroseta. Treponema


Pallidum penularan biasanya melalui kontak
seksual, tetapi ada beberapa contoh lain seperti
kontak langsung dan konginetal sifilis (penularan
melalui ibu ke anak dalam uterus). Penyakit Sifilis
merupakan penyakit kelamin yang bersifat kronis
dan menahun, tetapi masih merupakan penyakit
yang berbahaya karena dapat menyarang seluruh
organ tubuh termasuk sistem peredaran darah
dan saraf.
1. Untuk mendeteksi adanya antibodi
Treponema Pallidum pada
plasma/serum/whole blood pada pasien.
Rapid test strip immunoassay untuk
mendeteksi antibody(Ig G dan ig M) Treponema
Pallidum dalam serum,plasma,whole blood.
Antigen sifilis rekombinan terdapat pada
daerah garis test, kemudian bereaksi dengan
antigen sifilis yang melapisi partikel pada
daerah test. Campuran ini akan bergerak
secara kromatografi sepanjang garis test dan
akan bereaksi dengan antigen sifilis pada test
strip.
Alat :
1.Dropper disposible
2. Tabung reaksi
3. Pipet tets
4. Centrifuge
5. Sifilis test strip
6. Test card
Bahan :
1.Serum
2. Buffersulotion
 Menyiapkan alat dan bahan
 Membuka penutup perekat pada alas untuk
meletakkan teststrip
 Membuka pembungkus strip dan
menempelkan strip pada alas untuk
meletakan test strip.
 Meneteskan 2 tetes serum
mengguakandropper ke daerah test
 Meneteskan 1 tetes buffer solution ke derah
test
 Diamkan selama 10 menit. Catat hasil.
Probandus :“Y“
Jenis kelamin : laki laki
Hasil : negatif ( - )
(+) positif = terdapat garis merah pada control dan test.

(-) negatif =hanya terdapat garis merah pada control.

(invalid) = hanya terdapat garis merah pada test.


Uji Treponema merupakan uji yang spesifik
terhadap silis, karena mendeteksi langsung Ab
terhadap Ag Treponema Pallidum. Biasanya uji ini
digunakan untuk mengkonfirmasi uji non
treponema dan untuk menilai respon bakteri
treponema tersebut. walapun pengobatan secara
dini diberikan namun uji treponema dapat
memberi hasil positif seumur hidup.
Pada praktikum ini dapat digunakan sampel
serum,plasma,whole blood. Pada pemeriksaan
test strip sifilis diteteskan 2 tetes serum dan 1
tetes buffer. Meskipun perbedaan anara serum
dan pasien tetapi memiliki volume yang sama.
Pembacaan pada strip ini dilakukan 10 menit
setelah serum diteteskan. Penambahan buffer
untuk mengantarkan serum ke zona rekasi.
Probandus didapatkan hasil “ negatif “ karena
serum tidak mengandung antibody sifilis.