Anda di halaman 1dari 31

HANDOUT IKA

10 PENYAKIT TERBANYAK DAN PENYAKIT LAINNYA DI


BAGIAN ANAK RSUD BANGKINANG

Kepanitraan Senior FK Universitas Abdurrab


Periode 13 Februari-22 April 2017
NAMA-NAMA KOAS

1. Aulia Lestari
2. Laura Citra Pratiwi
3. Fitri Handayani
4. Yunis Eka Shinta
5. Desi Kartika Sari
6. Dewi Suspita A
7. Tiara Sri Annisa
8. Vera Ronika
Daftar Isi

10 Penyakit Terbanyak :

1. Diare Akut
2. Kejang Demam
3. Demam Berdarah Dengue
4. Bronkopneumonia
5. Febris thyphoid
6. Asma Bronkiale
7. Laringitis Akut / CROUP / Batuk Rejan
8. Sindroma Nefrotik
9. Glomerulonefritis Akut
10. Morbili
Handout IKA

1.DIARE AKUT
Oleh:
Aulia Lestari
1511901041

Pembimbing:
dr. Rahayu Suharmadji, Sp.A
DEFINISI

Diare merupakan
• perubahan frekuensi BAB > 3 kali/hari
• dan perubahan konsistensi tinja jadi cair
dengan atau tanpa lendir dan darah,

• Diare Akut :berlangsung < 2 minggu


ETIOLOGI

Etiologi diare dibagi beberapa faktor :

1. Faktor infeksi
a. Infeksi Parenteral : Infeksi di bagian tubuh lain diluar alat pencernaan
contohnya OMA, Tonsilofaringitis, stomatitis, bronkitis,
Bronkopneumonia, Ensefalitis dan sebagainya. (bakteri, virus, jamur)

Karena adanya rangsangan PS nervus 10 yang ada di sal. Nafas


masih bersatu gastrointestinal sehingga peristaltik usus meningkat

Keadaan ini terutama pada bayi dan anak berumur dibawah 2 tahun.
b. infeksi enteral : Infeksi yang masuk melalui oral ke
gastrointestinal atau kuman/virus yang menjadi patogen di
saluran cerna.

Bakteri Virus Parasit, protozoa

• Shigella spp., Salmonella • Rotavirus, Adenovirus, Virus • Entamoeba histolytica,


spp., Escherecia coli, Vibrio Norwalk, Astrovirus, Giardia lamblia, Balantidium
cholera, Vibrio Calicivirus, Coronavirus, coli ; cacing perut :
parahaemoliticus, Minirotavirus Ascariasis, Trichuris
Aeromonas hidrophilia, truchiura, Strongiloides
Bacillus cereus, stercoralis ; jamur : Candida
Campylobacter jejuni, spp
Clostridium difficile,
Clostridium perfringens,
Staphylococcus aureus,
Yersinia enterocolitica.
2. Faktor Malabsorbsi
a. Malabsorbsi Karbohidrat : disakarida
(intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa),
monosakarida (intoleransi glukosa, fruktosa dan
galaktosa). Pada bayi dan anak tersering ialah
intoleransi Laktosa.
b. Malabsorbsi Lemak
c. Malabsorbsi Protein
3. Faktor Makanan :
makanan basi, beracun,
alergi terhadap makanan

4. Faktor Psikologis : Rasa takut dan cemas.


Biasanya terjadi pada anak usia > 5 tahun
KLASIFIKASI

Menurut mekanisme :

• Diare sekretorik : meningkatnya sekresi air dan


elektrolit dari usus

• Diare invasif : Terjadi akibat invasi mikroorganisme


dalam mukosa usus sehingga menimbulkan kerusakan
pada mukosa usus

• Diare osmotik : Meningkatnya tekanan osmotik


intralumen dari usus halus
GAMBARAN USUS
PATOFISIOLOGI
PARENTERAL
Tonsilofaringitis + OMA + Bronkitis + dll

Memacu parasimpatis Nervus Vagus


dari saluran nafas atas

Ke
Parasimpatis usus meningkat

Diare
ENTERAL

cs
Manifestasi klinis

PARENTERAL

OMA Bronkitis tonsilofaringitis


Sulit menelan tidak tidak Ada
Sesak Tidak Ada Tidak
Telinga berdenging Ada Tidak Tidak
Nyeri telinga Ada Tidak Tidak
Nyeri perut Ada Ada Ada
ENTERAL
Pemeriksaan Fisik
PEMERIKSAAN PENUNJANG

• Darah untuk mengetahui infeksi parenteral dan enteral:


a. darah lengkap (hb, leukosit, HT,
trombosit)
b. gula darah, elektrolit diare berat
• Feses : makroskopik & mikroskopik untuk mengetahui bakteri atau
kuman atau karena malabsorbsi
KRITERIA DIAGNOSIS

Skor ini untuk mengetahui tingkat dehidrasi


Skor Mourice King
Bagian Tubuh NILAI
Yang Diperiksa 0 1 2
Keadaan Umum Sehat Gelisah cengeng, Mengigau,
apatis, ngantuk koma/syok
Turgor Normal Sedikit, kurang Sangat kurang
Mata Nomral Sedikit cekung Sangat cekung
UUB Normal Sedikit cekung Sangat cekung
Mulut Normal Kering Kering, sianosis
Denyut Nadi Kuat < 120 Sedang (120-140) Lemah > 140

Score : 0-2 dehidrasi ringan/ 3-6 dehidrasi sedang/ 7-12 Dehidrasi berat
DIAGNOSIS/ACESSMENT

a. GEA / DIARE AKUT-


- TANPA DEHIDRASI
- DEHIDRASI RINGAN
- DEHIDRASI SEDANG
- DEHIDRASI BERAT
b. Tonsilofaringitis, OMA (Parenteral)
Tifus abdominalis, shigella, dll (Enteral)
Alergi susu sapi (Malabsorbsi)
Ketakutan karena faktor psikologis
DIAGNOSIS BANDING

• Diare Akut et causa parenteral (tonsilofaringitis, OMA,


Bronkitis)
• Diare Akut et causa Enteral (bakteri, virus, jamur, parasit)
• Diare akut et causa malabsorbsi makanan (intoleransi susu,
makanan basi)
• Diare akut et causa psikologis (rasa cemas)
Penatalaksaan

Terapi komprehensif terdiri dari :


I. Medikamentosa : obat etiologi, obat suportif, obat
simtomatif
II. Dietetik : sesuai tingkat /status gizi anak
III. Terapi edukasi : orangtua dan keluarga
Terapi Medikamentosa

etiologi simtomatis suportif

1. Resusitasi cairan Demam : Parasetamol Vitamin atau uruborensia


2. a. Parenteral 2.a. antipilek
AB/viral antivirus
b. enteral b.kloramfenikol,
AB/ virus antivirus antivirus
zink attafulgit (pemekat
elbio berak)
c. malabsorbsi
susu rendah laktosis
d. psikis
antipsikis
TERAPI REHIDRASI CAIRAN

a. Diare tanpa dehidrasi


b. Diare ringan/sedang
c. Dehidrasi berat
Terapi Dietetik

Gizi baik Gizi kurang Gizi buruk


1. Bentuk Makanan biasa Makanan biasa Makanan lunak
makanan

2. Komposisi
a. karbohidrat 100 kkal/bb/hari 200-400 kkal/BB/Hari 400-600 kkal/BB/hari
b. protein 2-3 gr/bb/hari 3-4 gr/bb/hari 4-5 gr/bb/hari
Terapi Edukasi

Langkah promotif/preventif:
• ASI tetap diberikan
• Kebersihan perorangan, cuci tangan sebelum makan
• Kebersihan lingkungan, buang air besar di jamban
• Memberikan makanan penyapihan yang benar
• Penyediaan air minum yang bersih
• Selalu memasak makanan
Daftar Pustaka
1. Sastroasmoro, S., Dan Ismail, S. Dasar-Dasar Metodologi
Penelitian Klinis. Jakarta: Binarupa Aksara; 1995
2. Depkes, R. I. Pedoman Pemberantasan Penyakit Diare.
Jakarta: Ditjen Ppm Dan Pl; 2005

TERIMA KASIH