Anda di halaman 1dari 9

POLITIK LUAR NEGERI BEBAS

AKTIF

Novi Dwi Hardiyanti-2016


 Apa yang dimaksud dengan politik luar negeri
Indonesia yang bebas aktif?
 Apa contoh-contoh peranan politik luar
negeri Indonesia dalam dunia Internasional?
Latar Belakang

 Kebijakan politik luar negeri Indonesia tidak


bisa dilepaskan dari sejarah kelahirannya dan
perkembangan nasional serta internasional.
Kemerdekaan yang kita peroleh harus dijaga,
dipertahankan, dan diisi dengan
pembangunan.
Definisi Politik Luar Negeri
Indonesia Yang Bebas Aktif
 Politik luar negeri merupakan salah satu sarana pencapaian
kepentingan nasional dalam pergaulan antarbangsa. Politik
luar negeri adalah suatu arah kebijakan negara untuk
mengatur hubungan dengan luar negeri. Politik luar negeri
merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digunakan
untuk kepentingan nasional dalam lingkup dunia
internasional.
 Bangsa Indonesia menganut sistem politik luar negeri yang
bebas aktif. Bebas dalam pengertian bahwa Indonesia tidak
memihak pada kekuatan-kekuatan yang tidak sesuai dengan
kepribadian bangsa, tidak memihakn kepada salah satu blok,
dan berusaha menempuh cara sendiri dalam menyelesaikan
masalah-masalah internasional.
Tujuan Politik luar negeri
indonesia yang bebas aktif
 Meningkatkan persaudaraan antar bangsa sebagai
perwujudan yang tertera dalam butir-butir pancasila.
 Ikut melaksanakan ketertiban dunia atas dasar
kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
 Menjalin kerja sama yang baik dengan negara lain di
bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
 Mempertahankan kemerdekaan dan menjaga
keselamatan negara.
Landasan Politik Luar Negeri
Republik Indonesia
 Landasan idiil, yaitu pancasila. Bangsa Indonesia
menyadari bahwa semua manusia mempunyai
kedudukan dan martabat yang sama meskipun
mempunyai asal usul keturunan yang berbeda.
 Landasan konstitusional,yaitu:
1. Pembukaan UUD 1945 alinea pertama.
2. Pembukaan UUD 1945 alinea ke empat.
3. Batang tubuh UUD 1945.
Perwakilan Republik Indonesia dalam
Membina Hubungan dengan Negara Lain
Perwakilan Diplomatik, pertukaran diplomatic antarnegara,
yang dilakukan dengan cara menempatkan pejabat dinegara
penerima.

 Tugas dari perwakilan diplomatik:

1. Menyelenggarakan hubungan dengan Negara lain.


2. Mengadakan perundingan masalah-masalah yang dihadapi kedua
Negara dan berusaha menyelesaikannya.
3. Mengurus kepentingan Negara serta warga negaranya di negara lain.
4. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan
sipil, pemberian paspor, dan sebagainya.
 Perwakilan konsuler
merupakan wakil negara pengirim
yang melaksanakan tugas dalam bidang-
bidang tertentu sesuai dengan kepentingan
negara pengirim.
 Tugas perwakilan konsuler adalah
meningkatkan kerja sama kedua Negara
diberbagai bidang melalui pengumpulan
informasi dari Negara pengirimnya, seperti
bidang perdagangan, pendidikan, dan
kebudayaan. Hasil pengumpulan informasi
disebarluaskan kepada masyarakat luas
dinegara penerima.
Contoh Peranan Politik Luar Negeri
Indonesia dalam Dunia Internasional
 Hubungan Bilateral Indonesia dengan Afrika
 Pengiriman Kontingen Garuda Indonesia
 Asia Pacific Economic Cooperation (APEC)
 Indonesia sebagai Anggota Perserikatan
Bangsa-bangsa (PBB)