Anda di halaman 1dari 11

Kajian Kelayakan Usaha

Kajian Kelayakan Usaha


 Memilih Unit Usaha BUM Desa sangat penting
 Banyak BUM Desa yang mati suri karena
POTENSI DESA
salah memilih Unit Usaha
 Dibutuhkan konsolidasi yang matang, tidak
tergesa-gesa
 Oleh karena itu sebelum menjalankan suatu
PENENTUAN JENIS
kegiatan usaha terlebih dahulu harus
USAHA BUMDES
dipertimbangkan matang-matang kelayakan
dari jenis usaha yang akan dijalankan itu
 pengetahuan tentang Kajian Kelayakan Usaha
sangat penting, karena dalam memulai suatu
usaha tidak cukup hanya mengandalkan
pengalaman dan insting (naluri) saja KEBUTUHAN
MASYARAKAT
Apa Itu Kajian Kelayakan Usaha
 kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang dapat
diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha
 Hasil dari kegiatan kajian kelayakan usaha sangat berguna
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan
keputusan, apakah menerima atau menolak suatu gagasan
usaha yang direncanakan.
 usaha dikatakan layak apabila terdapat kemungkinan untuk
memperoleh manfaat atau benefit ketika kegiatan usaha itu
benar-benar dijalankan.
 Pada dasarnya kajian kelayakan usaha dapat dilaksanakan
untuk mendirikan usaha baru atau dapat pula dalam rangka
pengembangan usaha yang sudah ada
Manfaat
 Terpilihnya jenis usaha yang dapat menghasilkan ke
manfaatan paling besar atau paling layak untuk dilaksa-
nakan.
 Dapat memperkecil risiko kegagalan usaha atau mencegah
kerugian.
 Tersedianya data dan informasi tentang kelayakan usaha
akan memudahkan dalam menyusun perencanaan usaha
 Meningkatnya kemampuan atau keterampilan warga desa
dalam mengelola usaha ekonomi secara rasional dan
modern.
 Tersedianya informasi tentang prospek usaha yang dapat
menarik warga desa dan pihak lain untuk mendukung
pengembangan usaha.
Tujuan
 Memperhitungkan keadaan internal desa (potensi desa dan
kebutuhan masyarakat) dan eksternal desa (peluang dan
ancaman pengembangan usaha) sebagai acuan dalam
perencanaan usaha ekonomi desa,
 Memantapkan gagasan usaha ekonomi,
 Merencanakan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama
untuk menyiapkan orang-orang yang berkualitas sebagai
pengelola unit usaha,
 Merancang organisasi unit usaha,
 Memperhitungkan peluang dan risiko usaha,
 Menentukan jenis usaha yang memungkinkan dan
menguntungkan untuk dijalankan.
MENEMUKENALI POTENSI DESA &
KEBUTUHAN MASYARAKAT

POTENSI DESA

PENENTUAN JENIS
USAHA BUMDES

KEBUTUHAN
MASYARAKAT
POTENSI DESA
Adalah keseluruhan sumber daya yang dimiliki atau
digunakan oleh desa baik sumber daya manusia,
sumber daya alam dan kelembagaan maupun
prasarana dan sarana untuk mendukung percepatan
kesejahteraan masyarakat. Sebagai contoh, potensi
desa itu berupa: sumber air bersih, sungai, keindahan
alam, jumlah penduduk, mata pencaharian
penduduk, hasil pertanian/perkebunan/kehutanan,
hasil industri/kerajinan rumahtangga, pasar desa,
prasarana jalan, kesenian daerah, keuangan
pemerintah desa dan lain-lain.
Menemukenali potensi desa
 Kegiatan yang dilakukan adalah mengidentifikasi (mengenali)
dan menginventarisasi (mencatat) potensi yang dimiliki desa.
 Berdasar pada Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data
Profil Desa
 Salah satu sumber data yang sangat penting untuk
mengidentifikasi potensi desa adalah dokumen profil desa.
 Semakin baik kualitas penyusunan profil desa, maka akan
sangat membantu dalam mengenali potensi desa dengan
tepat.
 Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengenali potensi desa
adalah dengan pengamatan langsung terhadap keadaan desa
dan menjaring informasi dari warga desa.
MENGENALI KEBUTUHAN MASYARAKAT

 Kegiatan ini dilakukan dengan cara menanyakan langsung


kepada warga desa / Kelompok tertentu tentang jenis
kebutuhan berupa barang atau jasa yang mereka harapkan
dapat dilayani
 Dapat pula dilakukan dengan cara mengamati atau bertanya
secara langsung. Misal : kepada pemilik toko dan pedagang di
pasar mengenai jenis barang yang laris terjual
 Langkah ini sangat diperlukan untuk memperoleh informasi
tentang kebutuhan warga desa maupun masyarakat
SEHINGGA semakin tepat dalam mengenali kebutuhan calon
konsumen, maka Unit Usaha yang ditawarkan berpeluang
besar dapat diterima (BERKELANJUTAN)
Key points Pengembangan Bumdes
 Bumdes bisa maju dengan dukungan kuat dari Kepala Desa dan pemerintah desa yang efektif.
Sejak awal perlu dibangun persamaan visi dan persepsi antara pemerintah desa dan pengelola
bumdes.
 Bumdes bisa maju dengan adanya dukungan dan partisipasi masyarakat. Pendirian bumdes
harus berbasis problem atau potenai yang ada di masyarakat. Bumdes jgn sampai bersaing
atau bahkan menghilangkan pemain-pemain ekonomi dari masyarakat. Bumdes sejak awal
harus menyerap aspirasi dan komitmen dari warga lewat Musdes.
 Bumdes harus diisi oleh orang-orang yg memiliki jiwa entepreneur dan memiliki skill
manejerial.
 Pemetaan potensi dan perencanaan yang matang harus dilakukan oleh pengelola bumdes
dalam rangka menerapkan praktik bisnis yg sehat.
 Peran dan fungsi bumdes tidak bisa hanya mencari profit semata, tetapi juga sebagai
perpanjangan tangan pemdes dalam pelayanan kepada masyarakat dan mengambil layanan-
layanan yang tidak menarik diambil oleh swasta. Inilah yang dimaksud dengan bisnis sosial
atau social enterprise yaitu menyelesaikan masalah-masalah sosial dengan pendekatan bisnis.
 Struktur dan kelembagaan bumdes perlu disesuaikan dengan kepentingan. Kalau masih
beroperasi skala desa cukup dengan perdes. Kalau ada kerjasama bisnis dengan pihak ketiga
atau mau ekspansi keluar wilayah perlu dipikirkan untuk berbadan hukum PT atau Koperasi.
 Manajemen Bumdes harus didasarkan pada proses Plan Do Check Action.
 Bumdes harus melek digital. Pemasaran dan pengelolaan keuangan perlu didukung teknologi
informasi dan akuntansi yang tepat.
 Kedepan antar bumdes harapannya bisa saling bekerjasama untuk saling memasarkan produk
satu dengan yang lain, bertukar informasi dan bentuk-bentuk kerjasama
DESA ADALAH KEKUATAN SEJATI NEGARA …
DESA ADALAH MASA DEPAN KITA…..
DESA ADALAH KENYATAAN…
KOTA ADALAH PERTUMBUHAN…
DESA HARUS JADI KEKUATAN EKONOMI NEGARA
( IWAN FALS)

Terimakasih