Anda di halaman 1dari 8

Penanganan Kesalahan Dan

Help Dokumentasi
Kelompok Tim 9 Teknik Informatika – C
Sore
M. Rizky Andhika Desi Rahmawan
Sri Rahayu Fahrur Rozi
Sarjupandia Roby Haris

STMIK Kaputama Binjai


Jln. Veteran No 4A – 9A, Binjai
Sumatera Utara
Daftar Isi
1. Penanganan Kesalahan
2. Help dan Dokumentasi
3. Jenis Help dan Dokumentasi
4. Knowledge Representation
5. Merancang Help dan Dokumentasi
Penanganan Kesalahan
Setiap sistem yang dibuat pasti, akan timbul suatu kesalahan pada sistem
(errorr). Karena di dalam pembuatan sistem juga dikenal istilah “Tak ada
Sistem Yang Sempurna”. Semakin besar sistem yang dibuat, semakin
banyak kesalahan yang dapat timbul.

Karena itu dibuat suatu penanganan kesalahan agar bisa membuat sistem
( User Interface ) tersebut berjalan baik yang mana tujuannya adalah :

 Meminimalkan kesalahan dari User.


 Memaksimalkan pengenalan, mengurangi hafalan.
 Uji dan memantau kesalahan-kesalahan dan memperbaikinya.
 Menyediakan fungsi “undo” dan pembatalan dari proses yang sedang
berjalan.
 Menyediakan kemudahan recovery dari kesalahan.
Help Dan Dokumentasi
Rancangan sistem yang baik adalah rancangan sistem yang di
mana pengguna dapat langsung menggunakan sistem dengan
mudah (User Friendly). Tapi akan lebih membantu lagi bagi
pengguna, bila program bantuan (help) tetap disediakan ke
dalam sistem. Inilah yang dinamakan sistem bantuan (Help)
dan dokumentasi.
Help dan Dokumentasi memiliki beberapa sifat yaitu :

 Availability.
 Accuracy dan completeness.
 Consistency.
 Flexibility.
 Robustness
 Unobtrusiveness
Jenis Help dan Dokumentasi
Jenis help dan dokumentasi dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :
1. Paper-based (tercetak) Keunggulannya yaitu :
 Pengguna dapat menggunakannya di luar masa pengerjaan tugas.
 Pengguna dapat menuliskan catatan tertentu yang diperoleh saat
menjalankan sistem.

2. Computer-based. Terbagi beberapa jenis yaitu :


 Command assistance.
 Command prompts.
 Online documentation.
 Context sensitive help.
Knowledge Representation
Ada tiga Knowledege Representation
1. User Modelling. Terbagi 3 model yaitu :
 Quantification. Model yang sederhana dari user modelling.
 Stereotypes. Berbasiskan pada karakteristik user, seperti membuat
perbedaan antara user baru dan user yang ahli.
 Overlay Models. Merupakan model yang ideal yang membandingkan
perilaku user. Hasilnya ditampilkan dalam dua model atau perbedaan.

2. Domain dan Task Modelling


 Pendekatan yang umum dari masalah ini adalah untuk mewakili tugas
user dari urutan perintah yang tersedia untuk mengeksekusinya.

3. Modelling Advisory Strategy


 Sistem ini kadang disebut dengan intelligent help yang membuat
modelling advisory atau strategi tutorial.
Merancang Help dan Dokumentasi
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang
help dan dokumentasi yaitu :

 Perancangan seharusnya tidak seperti “add-on”


pada sistem. Secara ideal seharusnya merupakan
bagian integral dalam sistem.

 Perancangan harus memperhatikan isi dari bantuan


dan konteks sebelum teknologi tersedia.
Terima Kasih
Sekian Presentasi dari Kelompok Kami.
Sukses selalu bagi kita semua.