Anda di halaman 1dari 39

C.

MENENTUKAN AKAR MASALAH


( Dengan pendekatan Fish Bone)

1. KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KELUARGA BERENCANA

1.1 Masih tingginya Drop Out K1-K4

MANUSIA DANA METODE


Masyarakat
menganggap cukup Masyarakat kurang
Bumil malas mahal periksa ke informasi
memeriksakan ke Sarkes sarkes

Keadaan ekonomi Pendekatan petugas


Pengetahuan bumil &
masyarakat rendah kurang
keluarga kurang Masih
Tingginya
Akses ke sarkes kurang Kebiasaan periksa ke
Drop Out
dukun K1-K4

Transportasi terbatas Sosial budaya yang salah

SARANA LINGKUNGAN
1.2 Masih ditemukan kematian ibu dan bayi

MANUSIA DANA METODE

Masyarakat menganggap
Kurangnya koordinasi
Kurangnya pengetahuan ibu cukup mahal periksa ke
antar petugas
tentang komplikasi kehamilan sarkes

Masih
Bumil malas memeriksakan ke Keadaan ekonomi Petugas kurang aktif ke ditemukan
Sarkes masyarakat rendah masyarakat kematian
ibu dan bayi
Leaflet / poster tentang komplikasi
Pendekatan petugas
kehamilan dan bayi masih kurang
kurang

Bahan untuk penyuluhan


Sosial budaya yang salah
dari Dinkes terbatas

SARANA LINGKUNGAN
1.3 Masih Tingginya Jumlah peserta KB yang drop out semua metode

MANUSIA DANA METODE

Anggapan ber KB itu Masyarakat kurang


Kurangnya pengetahuan ibu bayar informasi
tentang KB
Masih
Kurangnya kesadaran ibu untuk Keadaan ekonomi Tingginya
Pendekatan petugas ke
menjadi akseptor KB Aktif masyarakat rendah Jumlah
masyarakatk kurang maksimal
peserta KB
Keterbatasan stok alkon Anggapan banyak anak yang drop out
banyak rezeki masih ada semua metode

Distribusi dari BKKBN


Sosial budaya yang salah
berkurang

SARANA LINGKUNGAN
2. UPAYA PERBAIKAN GIZI

2.1 Masih ditemukannya BUMIL KEK

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya PMT Bumil Penyuluhan dan


Petugas kurang aktif KEK pelacakan bumil KEK
kurang

Kurangnya pengetahuan ibu Kurangnya koordinasi antara


tentang komplikasi kehamilan Terbatasnya dana Masih
petugas dan masyarakat ditemukannya
Kurangnya sarana & prasarana Berkembangnya mitos BUMIL KEK
penyuluhan yang salah

Terbatasnya Sarana & prasarana


penyuluhan Pengaruh budaya yang tinggi

SARANA LINGKUNGAN
2.2 Masih kurangnya Pemberian PMT Pemulihan balita gizi kurang

MANUSIA DANA METODE

Masalah gizi anak masih


dianggap remeh & ortu belum Kurangnya PMT Kurangnya pelacakan
tahu cara mengolah bahan Pemulihan balita gizi kurang
makanan yang benar Masih
kurangnya
Terbatasnya dana Pendekatan petugas ke Pemberian
Pengetahuan masyarakat kurang masyarakatk kurang maksimal PMT
Pemulihan
Mobilisasi ke desa kurang Kemampuan masyarakat
balita gizi
untuk beli bahan makanan
kurang
yang baik terbatas

Transportasi terbatas Rendahnya Sosial


ekonomi

SARANA LINGKUNGAN
2.3 Masih ditemukannya BALITA BAWAH GARIS MERAH

MANUSIA DANA METODE

Masalah gizi anak masih Kurangnya PMT Kurangnya pelacakan


dianggap remeh Pemulihan Balita BGM

Masih
ditemukann
Terbatasnya dana Petugas di lapangan kurang
Pengetahuan masyarakat kurang ya BALITA
aktif
BAWAH
Mobilisasi ke desa kurang Kesadaran masyarakat GARIS
tentang kesehatan MERAH
lingkungan kurang

Kurangnya Sarana & prasarana untuk


penyuluhan

SARANA LINGKUNGAN
3. UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR

3.1 Masih Tingginya insiden Diare

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya kesadaran Masyarakat


Sosialisasi ke masyarakat
masyarakat untuk menjaga menganggap cukup
kurang
kebersihan & kesehatannnya mahal periksa ke sarkes

Masih
Keadaan ekonomi
Pengetahuan masyarakat kurang
masyarakat rendah
Petugas kurang aktif Tingginya
insiden
Mobilisasi ke desa kurang Diare
Lingkungan kotor

Kurangnya Sarana & prasarana untuk Kesadaran masyarakat


penyuluhan tentang kesehatan
lingkungan kurang
SARANA LINGKUNGAN
3.2 Masih Tingginya Cakupan penemuan penderita Pnemonia balita

MANUSIA DANA METODE

Masyarakat
Masyarakat menganggap Kurangnya penyuluhan
menganggap cukup
remeh tentang keluhan batuk tentang pnemonia
mahal periksa ke sarkes
pada balita
Masih
Keadaan ekonomi Tingginya
Pengetahuan orang tua yang rendah Petugas kurang aktif
masyarakat rendah Cakupan
penemuan
Kurangnya sarana & prasarana penderita
penyuluhan Adanya pencemaran udara di Pnemonia
lingkungan sekitar balita

Terbatasnya Sarana & prasarana Kesadaran masyarakat


penyuluhan tentang kesehatan
lingkungan kurang
SARANA LINGKUNGAN
3.3 Masih ditemukannya kasus Kusta

MANUSIA DANA METODE

Masyarakat Kurangnya Sosialisasi


Pengetahuan masyarakat kurang menganggap cukup penyakit kusta di
mahal periksa ke sarkes masyarakat

Masih
Perasaan malu untuk kontak di nakes Penghasilan masyarakat Kurangnya koordinasi
ditemuka
masih rendah petugas dan masyarakat
nnya
Stigma di masyarakat bahwa kasus
Mobilisasi ke desa kurang kusta adalah penyakit Kusta
kutukan

Transportasi terbatas Kurangnya dukungan dari


stoke holder

SARANA LINGKUNGAN
3.4 Rendahnya Proporsi Pasien TB Paru BTA Positif diantara suspek TB

MANUSIA DANA METODE

Masyarakat menganggap Mobilisasi ke desa Kurangnya Sosialisasi


remeh tentang keluhan batuk kurang penyakit kusta di
masyarakat
Rendahnya
Proporsi
Pengetahuan masyarakat kurang Terbatasnya uang Kurangnya koordinasi Pasien TB
transport petugas petugas dan masyarakat Paru BTA
Positif
Kurangnya sarana & prasarana penyuluhan Jarak ke sarana pemeriksaan diantara
terlalu jauh suspek TB

Kurangnya intervensi dari Dinkes Wilayah yang terlalu luas

SARANA LINGKUNGAN
3.5 Belum ada Kegiatan dalam Pencegahan dan penaggulangan PMS dan HIV / AIDS

MANUSIA DANA METODE

Mobilisasi ke desa Tidak adanya sosialisasi


Program belum berjalan kurang penyakit PMS dan HIV /
maksimal AIDS di masyarakat Belum ada
Kegiatan
dalam
Kurangnya pengetahuan ttg HIV/AIDS Tidak tersedianya alokasi Belum ada petugas khusus Pencegahan
khusus untuk petugas program HIV AIDS dan
Kurangnya sarana & prasarana penyuluhan Stigma negatif di penaggulang
masyarakat tentang PMS an PMS dan
dan HIV / AIDS HIV / AIDS

Kurangnya intervensi dari Dinkes Kurangnya dukungan dari


stoke holder

SARANA LINGKUNGAN
3.6 Masih Tingginya Insidens kasus DBD

MANUSIA DANA METODE

Mobilisasi ke desa Sosialisasi ke


Kebiasaan/ pola hidup kurang masyarakat kurang
masyarakat yang kurang sehat

Kurangnya koordinasi Masih


Pengetahuan masyarakat kurang Terbatasnya uang
petugas & masyarakat Tingginya
transport petugas
Insidens
Kurangnya kepedulian kasus DBD
Kurangnya sarana & prasarana untuk fogging masyarakat tentang
kebersihan lingkungan

Supply dari Dinas terbatas


Kondisi cuaca yang
tidak bisa diprediksi

SARANA LINGKUNGAN
3.7 Masih ditemukannya Drop Out DPT /HB 1 – Campak, DPT /HB 1 - DPT/HB 3

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya Animo masyarakat Mobilisasi ke desa Kurangnya


untuk imunisasi kurang Penyuluhan

Masih
ditemukan
Kurangnya dukungan suami & Terbatasnya uang Jadwal posyandu nya Drop
keluarga transport petugas tidak tetap Out DPT
Terbatasnya persediaan vaksin Stigma yang salah tentang /HB 1 –
di puskesmas kejadian lanjutan setelah Campak,
imunisasi di masyarakat DPT /HB 1 -
DPT/HB 3

Supply vaksin dari Dinkes Pengaruh budaya


terbatas yang tinggi

SARANA LINGKUNGAN
3.8 Rendahnya cakupan UCI Desa

MANUSIA DANA METODE

Jumlah balita yang imunisasi Mobilisasi ke desa Kurangnya


berkurang kurang penyuluhan di
posyandu

Adanya kekhawatiran tentang Terbatasnya uang Kurangnya perencanaan Rendahnya


efek imuunisasi pada balita transport petugas dari petugas cakupan UCI
Jarak ke sasaran imunisasi Desa
Terbatasnya vaksin carier di
puskesmas terlalu jauh

Supply vaksin carier dari Wilayah terlalu luas


Dinkes terbatas

SARANA LINGKUNGAN
3.9 Rendahnya cakupan Imunisasi TT 5 pada WUS (15 - 45 tahun) & Imunisasi T2 plus bumil (15-49
tahun)
MANUSIA DANA METODE

Masyarakat meremehkan Kurangnya sosialisasi


Mobilisasi ke desa
manfaat imunisasi TT tentang imunisasi TT
kurang
Rendahny
a cakupan
Rendahnya pengetahuan Terbatasnya uang Pedekatan petugas ke Imunisasi
masyarkat transport petugas masyarakat kurang TT 5 pada
WUS
Terbatasnya vaksin carier di Stigma yang salah (15 - 45
puskesmas tentang imunisasi TT di tahun) &
masyarakat Imunisasi
T2 plus
Supply vaksin carier dari Pengaruh budaya yang bumil (15-
Dinkes terbatas tinggi 49 tahun)

SARANA LINGKUNGAN
3.10.`Pengumpulan Laporan W2 (mingguan ) yang tepat waktu belum optimal

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya kesadaran petugas Mobilisasi Kurangnya koordinasi


pengumpulan laporan antar petugas
terbatas

Pengumpulan
Beban kerja petugas terlalu Terbatasnya dana Jangka waktu pengumpulan Laporan W2
tinggi data yang terbatas (mingguan )
yang tepat
Keterbatasan petugas dalam Wilayah yang terlalu waktu belum
memanfaatkan teknologi luas optimal

Sarana teknologi yang semakin


canggih

SARANA LINGKUNGAN
4. PROMKES
4.1` Kurangnya Cakupan Pengkajian, intervensi & Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga Sehat

MANUSIA DANA METODE

Kurang pekanya masyarakat


Masyarakat kurang
terhadap PHBS Mobilisasi ke desa kurang
informasi
` Kurangnya
Cakupan
Pengkajian,
Kurangnya pengetahuan PHBS Terbatasnya uang Kurangnya Sosialisasi intervensi &
transport petugas/ kader Linsek Penyuluhan
Perilaku Hidup
Kurangnya media penyuluhan Kurangnya kepedulian
Bersih dan Sehat
masyarakat tentang PHBS pada Tatanan
di lingkungannnya Rumah Tangga
Sehat
Masyarakat kurang antusias Kurangnya Kebiasaan
mendengarkan penyuluhan karena PHBS pada Tatanan
bahan tidak menarik Rumah Tangga
SARANA LINGKUNGAN
4.2 Kurangnya Penyuluhan NAPZA

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya koordinasi
Petugas kurang aktif Mobilisasi Kurang petugas & linsek terkait
memberikan penyuluhan

Tidak
Terbatasnya Dana Pendekatan kurang adanya
Beban kerja tinggi
Penyuluhan
NAPZA
Kurangnya bahan penyuluhan
Wilayah terlalu luas

Pengadaan dari Dinkes terbatas

SARANA LINGKUNGAN
5. KESEHATAN LIGKUNGAN

5.1 Rendahnya Pengawasan Sarana Air Bersih ( SAB ) & Sarana Air Bersih yang memenuhi syarat kesehatan

MANUSIA DANA METODE

Masyarakat malas ber Kurangnya koordinasi


Mobilisasi kurang petugas & masyarakat
PHBS
Rendahnya
Pengawasan
Kesehatan dianggap sepele Terbatasnya petugas ke Sarana Air
Terbatasnya dana lapangan Bersih ( SAB )
& Sarana Air
Sarana & prasarana kurang Pengawasan terbatas Bersih yang
memenuhi
syarat
kesehatan
Pengadaan sarana & prasarana
dari Dinkes terbatas Luasnya cakupan wilayah

SARANA LINGKUNGAN
5.3 Kurangnya cakupan Penyehatan Makanan dan Minuman

MANUSIA DANA METODE

Petugas kurang aktif Mobilisasi kurang Masyarakat kurang


informasi
Kurangnya
Kurangnya koordinasi cakupan
Beban kerja Tinggi Terbatasnya Dana Penyehatan
petugas & masyarakat
Makanan
dan
Sarana & prasarana kurang
Pengawasan terbatas Minuman

Pengadaan sarana & Luasnya cakupan wilayah


prasarana dari Dinkes
terbatas
SARANA LINGKUNGAN
5.4 Rendahnya Pembinaan Tempat-tempat umum (TTU)

MANUSIA DANA METODE

Kurang pekanya Mobilisasi kurang


Masyarakat kurang
masyarakat terhadap PHBS
informasi

Rendahnya
Terbatasnya Dana Kurangnya koordinasi
Kurang pengetahuan tentang PHBs Pembinaan
petugas & masyarakat
Tempat-
tempat
Bahan untuk pembinaan kurang Kurang tertibnya
umum (TTU)
pengelolaan TTU

Pengadaan terbatas Luasnya cakupan wilayah

SARANA LINGKUNGAN
5.5 Kurangnya Jumlah klien yang sudah mendapat intervensi/tindak lanjut yang diperlukan Dalam Klinik Sanitasi

MANUSIA DANA METODE

Petugas kurang aktif Mobilisasi kurang Masyarakat kurang


informasi Kurangnya
Jumlah klien
yang sudah
Kurangnya koordinasi mendapat
Terbatasnya petugas Terbatasnya Dana
petugas lintas program intervensi/tindak
lanjut yang
Rendahnya Kebiasaan
Tidak adanya sarana & prasarana diperlukan
masyarakat untuk hidup
Dalam Klinik
bersih
Sanitasi

Tidak ada klinik sanitasi Luasnya cakupan wilayah

SARANA LINGKUNGAN
5.6 Rendahnya Jumlah Desa/Kelurahan yang sudah ODF (Open Defecation Free)

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya
Masyakat tidak mampu sosialisasi
Masyarakat malas ber membuat jamban petugas &
PHBS masyarakat
Rendahnya
Terbatasnya dana Jumlah
kesehatan dianggap sepele Kurangnya pendekatan
Desa/Keluraha
petugas & Linsek
n yang sudah
ODF (Open
Kurangnya bahan & media penyuluhan Masyarakat kurang peduli Defecation
dengan lingkungan Free)

Terbatasnya pemgadaan dari dinkes


Lahan terbatas

SARANA LINGKUNGAN
6. UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN
6.1 Tidak ada Pelayanan PONED

MANUSIA DANA METODE

Belum adanya tempat Belum koordinasi &


Belum ada petugas yang untuk PONED Sosialisasi
terlatih

Dana terbatas Belum ada MOU dengan Tidak ada


dr kandungan & dr anak Pelayanan
PONED
Belum adanya sarana & prasarana yg memadai Belum ada pengelolaan
tempat

Tidak ada tempat PONED


Lahan terbatas

SARANA LINGKUNGAN
6.2 Rendahnya Jumlah pralansia dan lansia baru yang dilayani kesehatannya sesuai standar

MANUSIA DANA METODE

Mobilisasi kurang Posyandu Lansia terbatas


Kurangnya kesadaran lansia
hanya di 2 desa saja
tentang kesehatannya
Rendahnya
Jumlah
Lansia kurang pengetahuan Terbatasnya Dana Kurangnya koordinasi pralansia dan
tentang kesehatan petugas & linsek lansia baru
Terbatasnya alat & obat yang dilayani
sasaran terlalu banyak & kesehatannya
kader terbatas sesuai standar

Terbatasnya pengadaan alat


&obat dari Dinkes Wilayah terlalu luas

SARANA LINGKUNGAN
6.3 Rendahnya cakupan Kesehatan Jiwa

MANUSIA DANA METODE

Mobilisasi kurang
Petugas kurang aktif Kurangnya sosialisasi

Rendahnya
Petugas yg berkompeten terbatas Terbatasnya Dana Kerjasama petugas antar cakupan
program & linsek kurang Kesehatan
Stigma di masyarakat Jiwas
Sarana & prasarana terbatas
yang salah tentang
kesehatan jiwa

Terbatasnya transportasi Belum ada dukungan dari


masyarakat

SARANA LINGKUNGAN
6.4 Kurangnya Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kader dalam Kesehatan Olah Raga

MANUSIA DANA METODE

Kesadaran masyarakat Estimasi dana kegiatan Kurangnya sosialisasi


untuk berolahraga minim terlalu besar
Kurangnya
Pemberdayaan
Terbatasnya dana Koordinasi petugas lintas masyarakat
Petugas kurang aktif
program & linsek terkait kurang melalui
pelatihan kader
dalam
Keterbatasan sarana & prasarana Lahan terbatas Kesehatan Olah
Raga

Kurang dukungan
Sarana & prasarana dari desa dengan pihak terkait
terbatas

SARANA LINGKUNGAN
6.5 Rendahnya cakupan Murid SD/Mi mendapat perawatan kesehatan gigi
paripurna
MANUSIA DANA METODE

Kurangnya peran serta ortu & Masyarakat


guru untuk pemeriksaan gigi menganggap cukup Kurangnya sosialisasi
muridnya mahal periksa ke sarkes

Rendahnya
Kurangnya pengetahuan ortu & Status ekonomi masyarakat Kurangnya koordinasi cakupan Murid
guru tentang kesehatan gigi menengah kebawah petugas & guru SD/Mi mendapat
perawatan
kesehatan gigi
Keterbatasan sarana & prasarana Sasaran terlalu banyak paripurna

Terbatasnya transportasi Jarak sasaran &


sarkes yang jauh

SARANA LINGKUNGAN
6.6 Kurangnya Cakupan Bumil yang mendapat perawatan kesehatan gigi

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya kesadaran bumil Masyarakat


untuk memeriksakan kesehatan menganggap cukup Kurangnya penyuluhan
giginya mahal periksa ke sarkes

Kurangnya
Rendahnya pengetahuan bumil tentang Status ekonomi masyarakat Kurangnya pendekatan Cakupan
pengaruh kesehatan gigi untuk kehamilannya menengah kebawah antara petugas dg bumil Bumil yang
mendapat
perawatan
Kurangnya media penyuluhan Wilayah terlalu luas
kesehatan gigi

Terbatasnya pengadaan dari Efisiensi waktu


Dinkes petugas ke lapangan
terbatas
SARANA LINGKUNGAN
6.8 Kurangnya Pemberdayaan masyarakat dalam PHBS ( Institusi pendidikan, Sarkes & TTU )

MANUSIA DANA METODE

Kurang pekanya masy. Mobilisasi petugas kurang


terhadap PHBS Kurangnya pelatihan kader
optimal

Kurangnya
Pemberdayaan
Terbatasnya alokasi khusus Kurangnya koordinasi
Kurangnya pengetahuan PHBS masyarakat
untuk petugas petugas dengan kader
dalam PHBS
( Institusi
Terbatasnya sarana & prasarana Sasaran terlalu
pendidikan,
banyak
Sarkes & TTU )

Wilayah terlalu luas

SARANA LINGKUNGAN
6.9 Rendahnya strata Polindes Purnama, Mandiri

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya pembinaan Mobilisasi petugas Kurangnya koordinasi


petugas di pustu & kurang antar petugas
polindes

Rendahnya
Petugas Promkes kurang aktif Terbatasnya alokasi khusus Pendekatan kurang strata
untuk petugas Polindes
Purnama,
Terbatasnya sarana & prasarana di pustu & polindes Wilayah terlalu luas
Mandiri

SARANA LINGKUNGAN
7. MANAJEMEN

7.1 Kurang optimalnya manajemen operasional puskesmas

MANUSIA DANA METODE

Pengelolaan
petugas kurang aktif manajemen kurang kurangnya koordinasi
optimal antar petugas

Kurang
Terbatasnya petugas yang optimalnya
Terbatasnya dana pendekatan kurang
berkompeten manajemen
operasional
Pemanfaatan sarana & prasarana kurang optimal Pengelolaan tata puskesmas
ruang belum optimal

Terbatasnya sarana & prasarana Lahan terbatas

SARANA LINGKUNGAN
7.2 Kurang optimalnya manajemen obat di puskesmas

MANUSIA DANA METODE

Tidak semua petugas di kamar Tidak tersedianya


kurangnya koordinasi
obat berkompeten dalam gudang arsip obat
antar a petugas kamar
manajemen obat
obat & gudang
Kurang
optimalnya
Terbatasnya petugas farmasi Dana terbatas pendekatan kurang manajemen
obat di
Pemanfaatan sarana & prasarana kurang optimal Tidak tersedianya puskesmas
ruangan khusus arsip
obat

Lahan terbatas
Terbatasnya sarana & prasarana

SARANA LINGKUNGAN
7.3 Kurang optimalnya manajemen ketenagaan di puskesmas

MANUSIA DANA METODE

Dana pengeluaran di Pembagian beban kerja


petugas kurang aktif
Puskesmas terlalu besar petugas kurang merata

Kurang
Petugas yang Besarnya jumlah kurangnya koordinasi optimalnya
berkompeten terbatas pegawai antar petugas manajemen
ketenagaan di
Kurang kondusifnya puskesmas
Pemanfaatan sarana & prasarana kurang optimal lingkungan kerja

Lahan terbatas

SARANA LINGKUNGAN
7.4 Kurang optimalnya manajemen pengelolaan barang

MANUSIA DANA METODE

Terbatasnya petugas Kurang optimalnya


yang berkompeten Kurangnya pengawasan
tempat pengelolaan
dalam mengelola barang alokasi barang
barang

Kurang
Beban kerja petugas pengelola Kurangnya koordinasi antar optimalnya
Terbatasnya dana
barang tinggi petugas manajemen
pengelolaan
Kurangnya sarana & prasarana pengelolaan barang Tata kelola barang barang
kurang optimal

Jumlah barang melebihi Lahan terbatas


kapasitas tempat

SARANA LINGKUNGAN
8. UPAYA PENGOBATAN

8.1 Kurangnya cakupan Pemeriksaan Protein Urine pada ibu hamil

MANUSIA DANA METODE

Kurangnya kesadaran bumil Masyarakat


untuk memeriksakan menganggap cukup
Kurangnya penyuluhan
kehamilannya ( khususnya lab ) mahal periksa ke sarkes

Rendahnya pengetahuan bumil tentang Dana hanya dialokasikan untuk Kurangnya pendekatan Rendahnya
pengaruh protein urine untuk kehamilannya persiapan persalinan saja petugas dg bumil Pemeriksaan
Protein
Terbatasnya alat & bahan laborat Sasaran terlalu Urine pada
banyak ibu hamil

Pengadaan kurang
Jarak ke sarkes terlalu
jauh
SARANA LINGKUNGAN
9. Upaya Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja

9.1 Minimnya Jumlah kader yang dilatih tentang kesehatan

MANUSIA DANA METODE

Petugas kurang aktif Kurangnya pelatihan


untuk melatih kader Mobilisasi ke desa kurang
untuk kader

Minimnya
Terbatasnya uang Jumlah kader
Beban kerja petugas terlalu tinggi Kader yang aktif terbatas
transport petugas/ kader yang dilatih
Kurangnya Sarana & prasarana untuk pelatihan tentang
Wilayah terlalu luas
kesehatan

SARANA LINGKUNGAN
9.2 Belum Terpenuhinya Cakupan pelayanan kesehatan remaja

MANUSIA DANA METODE

Sasaran tinggi, Petugas Kurangnya koordinasi


terbatas Mobilisasi petugas kurang petugas dengan pihak
sekolah

Belum
Penyuluhan oleh petugas Terbatasnya dana Pendekatan kurang Terpenuhinya
kurang Cakupan
pelayanan
Sarana & prasarana kurang memadai Letak geografis yang sulit kesehatan
& sasaran yg banyak remaja

Terbatasnya bahan untuk Wilayah terlalu luas


penyuluhan sehingga
murid kurang tertarik
SARANA LINGKUNGAN
1. Pelayanan belum jelas alur dan pembiayaan

MANUSIA DANA METODE

Sasaran tinggi, Petugas Kurangnya koordinasi


terbatas Mobilisasi petugas kurang petugas dengan pihak
sekolah

Belum
Penyuluhan oleh petugas Terbatasnya dana Pendekatan kurang Terpenuhinya
kurang Cakupan
pelayanan
Sarana & prasarana kurang memadai Letak geografis yang sulit kesehatan
& sasaran yg banyak remaja

Terbatasnya bahan untuk Wilayah terlalu luas


penyuluhan sehingga
murid kurang tertarik
SARANA LINGKUNGAN