Anda di halaman 1dari 7

MOCHAMAD ARY FAKHRULRAZI

071001400099
Adalah Suatu sifat batuan reservoir, untuk dapat
melewatkan fluida melalui pori-pori yang berhubungan
tanpa merusak partikel pembentuk atau kerangka
batuan tersebut.
-permeabilitas terbagi atas 3 yaitu:
 Permeabilitas absolut
 Permeabilitas efektif
 Permeabilitas relatif
Permeabilitas (md) Keterangan
 0-5 ketat (tight)
 5-10 cukup (fair)
 10-100 baik (good)
 100-1000 baik sekali (very good)
 Suatu kemampuan fluida reservoir yang dapat
mengalir melalui pori-pori batuan dengan sangat
rendah yaitu diantara 0-5md.
 Cara mengatasi low permeability adalah dengan cara melakukan
fracturing pada batuan reservoir tersebut agar membuka lebih
besar permeability batuannya tersebut dan gas yang dihasilkan
juga akan lebih banyak atau meningkatkan produksi gas
tersebut.
 Fracturing itu sendiri terbagi atas acid fracturing dan hydraulic
fracturing.
 Acid fracturing ini menggunakan asam dengan tekanan
melebihi tekanan rekah agar membentuk rekahan baru pada
zona prospek
 Hydraulic fracturing ini membuat rekahan baru dengan fluida
perekah yang memiliki tekanan melebihi tekanan rekah,
didalam fluida perekah terdapat propan yang berfungsi untuk
menahan rekahan agar tidak kembali menutup kembali akibat
tekanan overburden.
 Cara mengetahui fracture itu berhasil adalah di cek
dengan well test.
 Reservoir yang sering mengalami low permeability
adalah reservoir delisa
 Di indonesia daerah yang banyak terdapat low
permeability adalah pada daerah sumatra selatan.